Tips Merawat AC yang Benar Agar Awet dan Tetap Dingin

AC sebagai pendingin suhu ruangan sangat perlu untuk dirawat secara rutin agar performanya tetap optimal. Ada beberapa tips merawat AC yang mudah dilakukan jika sekedar ingin membuatnya tetap awet dan berfungsi dengan baik.

Namun sebelumnya harus dipahami, bahwa pada dasarnya tidak ada barang elektronik yang aktif dipakai akan terus awet. Pasti ada yang namanya penyusutan fungsi dan kerusakan yang terjadi akibat pemakaiannya yang kontinu. Namun, untuk memperpanjang masa pakainya tentu ada banyak upaya yang bisa dilakukan.

By the way, sebelum membahas soal tips merawat AC dengan benar, mari kita bicara dulu soal fungsi dasar dan teknis menghemat penggunaan AC itu sendiri.

Fungsi dan Kegunaan Dasar AC di Rumah

Saat ini, penggunaan barang elektronik di setiap rumah sudah menjadi sebuah kebutuhan primer. Termasuk juga pemasangan AC dalam sebuah ruangan dalam rumah. Bagaimanapun juga, AC sudah jadi barang vital yang dibutuhkan untuk menyeimbangkan antara suhu tubuh dengan ruangan.

Sebagaimana pada artikel-artikel sebelumnya, kita masih membahas soal konsekuensi tinggal di wilayah beriklim tropis. Diantara konsekuensi tersebut adalah bahwa Anda harus selalu siap menghadapi 2 musim yang datang silih berganti; musim panas dan penghujan.

Di saat memasuki musim hujan, Anda harus siap jika rumah bocor, selokan banjir, dan hal kurang baik lainnya akibat guyuran hujan yang terus menerus. Sementara saat musim panas, Anda pun harus siap menghadapi konsekuensi lainnya. Yaitu, udara kering dan suhu yang tinggi setiap harinya. Tidak hanya panas di luar rumah tentunya, namun juga berefek ke dalam ruangan.

Disinilah, kehadiran AC menjadi penting dan tidak heran jika menjelma jadi kebutuhan yang vital untuk mengendalikan ruangan panas agar sejuk dipakai beraktivitas. Namun tentunya, ketergantungan terhadap penggunaan AC semestinya juga harus diimbangi dengan pemahaman tentang cara menggunakannya.

Jangan sampai, ketidakpahaman tentang cara pemakaiannya, membuat AC di rumah Anda menjadi cepat rusak alias tidak awet. Harus diingat bahwa tujuan memasang AC adalah agar suhu udara bisa distabilkan. Sehingga, jika terus-terusan dinyalakan sepanjang hari maka bisa jadi akan mempercepat umur AC itu sendiri. Bagian yang rusak tentu adalah mesinnya.

Anda tidak ingin terus–terusan mengeluarkan biaya untuk menyervis AC anda kan? Disinilah pentingnya memahami penggunaan AC yang efektif dan tahu banyak tips merawat AC dengan benar.

tips merawat ac, tips merawat ac rumah, cara merawat ac,cara merawat ac biar awet,
Tips merawat AC_ bersihkan secara rutin supaya awet – diminimalis.com

6 Tips Merawat AC Supaya Tetap Dingin dan Awet

Bagi Anda yang selalu menggunakan AC setiap hari, maka seharusnya tahu persis bagaimana cara merawatnya. Dengan memahami cara merawat AC yang benar, maka Anda setidaknya akan terhindar dari kerusakan atau hal buruk lainnya pada performa AC Anda.

Langsung saja, berikut ini kami ulas beberapa poin tentang tips merawat AC ruangan agar tetap awet dan menyejukkan.

1. Baca dan pelajari buku petunjuk penggunaan AC dengan cermat

Tips merawat AC yang pertama belum soal teknis, namun lebih pada mencermati buku manual. Bila Anda membeli AC baru pasti ada buku manual penggunaan dan kartu garansi resminya. Pelajarilah buku manual dan kartu garansi tersebut untuk berjaga-jaga agar suatu saat terjadi kerusakan insidental pada AC Anda, bisa segera dicarikan solusinya.

Bila kartu garansi masih berlaku pada saat akan servis pertama, bawa dan tunjukkan kepada divisi servis brand. Hal ini agar perangkat AC dan komponennya terjamin perbaikan dan pembersihannya di tempat yang resmi. Namun apabila masa garansi sudah habis, alternatifnya Anda bisa menghubungi jasa servic AC panggilan terbaik dan profesional.

tips merawat ac, tips merawat ac rumah, cara merawat ac,cara merawat ac biar awet,
Tips merawat AC_perhatikan daya listrik yang digunakan – diminimalis.com

2. Hindari menyetel suhu di bawah 22 derajat Celsius

Mengatur suhu di bawah 22 derajat akan membuat mesin AC bekerja ekstra terus-menerus dan tentu saja boros energi. Harus dipahami kembali bahwa fungsi dasar AC hanyalah pengatur suhu ruangan, bukan pendingin. Alangkah baiknya bila Anda mengatur suhu -nya sesuai dengan standar kenyamanan suhu ruangan pada umumnya, yaitu 25 derajat celcius.

3. Perhatikan daya listrik selama pemakaian AC

Tips merawat AC selanjutnya adalah perhatian terhadap pemakaian daya listriknya. Anda harus cermat soal ini agar tagihan listrik bulanan tidak jeblok atau Anda tidak ingin bolak balik isi token listrik.

Apabila satu unit AC membutuhkan daya 1.300 watt untuk menyala, sedangkan daya yang terpasang hanya 1300 watt, maka sebaiknya tambah daya listriknya minimal 1000 watt lagi. Hal ini penting agar ketika AC dinyalakan, perangkat elektronik lainnya juga masih bisa nyala bersamaan.

Soal ini, sebenarnya juga opsional karena di awal sebelum membeli unit AC, Anda juga bisa memilih AC dengan PK rendah agar setidaknya tidak terlalu boros. Memilih ukuran PK juga tentu saja harus menyesuaikan dengan ukuran ruangan yang akan dipasangi dulu. Anda bisa pelajari soal ini di internet; cara menentukan ukuran PK AC untuk ruangan ukuran sekian-sekian.

4. Nyalakan timer/pengatur waktu

Meski sepele, mengatur waktu nyala AC juga penting dilakukan. Waktu yang baik untuk AC menyala maksimal-nya adalah 5 jam. Setelah itu, biarkan AC mati otomatis melalui timer untuk mendinginkan mesin yang sudah menyala berjam-jam tersebut. Jika sudah melewati masa hibernasi, Anda bisa nyalakan kembali saat dibutuhkan. Ini adalah salah satu cara bijak menggunakan AC yang sudah banyak dipraktekkan oleh orang-orang yang lebih dulu tahu.

5. Sebelum AC dinyalakan, pastikan semua bukaan ruangan tertutup rapat

Selanjutnya, tips merawat AC agar awet adalah memastikan efektivitas kinerjanya. Sebelum menekan tombol ON pada remote AC, pastikan Anda sudah menutup semua ventilasi ruangan, jendela, dan pintu utama. Tujuannya adalah agar udara dari luar tidak bisa masuk dan kesejukan udara yang ditiupkan oleh AC bisa tersebar ke seluruh sudut ruangan secara optimal.

Bila AC sudah tidak digunakan/dimatikan, bukalah kembali ventilasi dan pintu ruangan lebar-lebar. Hal ini diperlukan untuk mengganti udara di dalam ruangan dengan udara segar dari luar ruangan, sehingga kondisi udaranya lebih sehat.

6. Lakukan pembersihan AC secara rutin dan berkala.

Bila AC digunakan pada ruangan dengan banyak debu bertebaran, maka pembersihan dapat dilakukan 2 kali seminggu. Namun, bila AC tersebut digunakan pada tempat dan ruangan yang jarang berdebu, maka pembersihannya dapat dilakukan 1-2 bulan sekali, atau menyesuaikan.

Utamakan pembersihan pada bagian filter udara, karena lokasi tersebut merupakan alat vital AC yang berfungsi mengatur pengoptimalan suhu. Jangan lupa periksa freon juga, apakah masih terisi penuh, kosong, atau malah ada indikasi kebocoran.

Lakukan pengecekan freon sekitar 6 bulan sekali. Kalau tidak sanggup membersihkannya sendiri, hubungi divisi layanan servis resmi sesuai merek AC yang Anda punyai. Biasanya, jika masih dalam masa garansi, petugas akan bersedia datang ke rumah Anda untuk mengecek AC Anda. Memang bisa jadi akan dikenakan biaya layanan, jadi selalu siapkan uang lelah secukupnya ya.

Mungkin itu saja dulu ulasan dari kami tentang tips merawat AC pada ruangan rumah minimalis. Apa yang kami sampaikan tentu masih hanya sebatas teori, jadi tugas Anda-lah yang mempraktekkannya agar sempurna. Jangan lupa, bahwa perawatan barang elektronik termasuk AC selalu penting untuk membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. Jadi, semoga AC Anda awet ya. Semoga bermanfaat. (ls.) editted by RN09022021

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.