Tinggal di Desa atau Kota, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

tinggal di desa atau kota, masing-maisng memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri - diminimalis.com

Tinggal di desa atau kota asing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Itupun relatif bagi setiap orang, tergantung kepentingan dan tujuannya. Keuntungan tinggal di desa kadang tidak begitu diperhatikan oleh kebanyakan orang. Hal ini dikarenakan, banyak yang berpendapat bahwa daerah perkotaan memiliki peluang yang lebih menjanjikan, baik untuk pekerjaan ataupun usaha. Sedangkan bila tinggal di perkotaan, Anda akan dihadapkan pada tingkat kebisingan yang tinggi serta angka kriminalitas yang tidak bisa diremehkan.

Kita tentu tidak bisa memungkiri fakta tersebut, namun pada era digital seperti saat ini, banyak sekali peluang bisnis yang bisa dilakukan tanpa harus berdomisili di lingkunagan perkotaan. Di satu sisi juga sudah banyak warga desa yang bisa menjalankan bisnisnya dengan mengandalkan internet sebagai media interaksi dengan relasi termasuk transaksi bisnis.

Tinggal di desa atau kota, lebih enak Tinggal di desa atau kota, keuntungan hidup di desa
tinggal di desa atau kota, masing-maisng memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri – diminimalis.com

Tinggal di desa atau kota mana yang sebaiknya dipilih?

Pada kesempatan kali ini, dimiimalis akan mengulas beberapa konsekuensi tinggal di desa dan di kota, diantaranya yaitu:

1. Harga Tanah di Desa Masih Murah

Harga sepetak tanah yang ada di desa jauh lebih murah dibanding dengan tanah di kota. Anda bisa mendapat selisih harga yang tinggi ketika Anda membeli tanah di area pedesaan. Selisih dari anggaran tersebut, bisa Anda alokasikan untuk keperluan lainnya.

keuntungan tinggal di desa, keuntungan dan kerugian tinggal di desa, keuntungan tinggal di kota
suasana pemukiaman di desa yang sejuk dan segar -dimiimalis.com

2. Udara di Desa yang Masih Bersih

Di desa, lokasi tempat tinggal Anda masih sangat bersih dibanding dengan daerah perkotaan. Masih banyak pepohonan dan lahan hijau yang bisa mengurangi polusi udara. Selain itu, sumber air di desa lebih bersih dan lebih sehat, tentu saja hal ini berdampak baik bagi kesehatan Anda dan keluarga.

3. Di desa Jauh dari Kemacetan yang Menyebabkan stres

Suasana kota yang bising akibat banyaknya kendaraan yang berlalu lalang, adalah salah satu penyebab kebosanan dan stres. Efek stres ini akan Anda alami bila Anda sering terjebak macet dan selalu menghirup udara kotor akibat polusi. Bila Anda tinggal di desa, Anda tidak akan terjebak macet dan mendapat kualitas udara yag sehat, hal ini akan membuat Anda benar-benar merasa segar dan rileks.

4. Tinggal di Kota Sebaiknya Memilih wilayah dengan Ketersediaan ruang terbuka hijau

Semakin meningkatnya infrastruktur membuat area ini semakin sulit dijumpai. Ruang hijau terbuka sangat bermanfaat untuk tetap memberikan kualitas udara yang baik. Ruang ini dapat dibuat di beberapa perumahan perkotaan dan juga difungsikan sebagai taman bermain anak-anak.

5. Carilah Lingkungan Perkotaan yang kondusif

Rumah di perkotaan rawan terhadap tindak kejahatan seperti pencurian dan perampokan. Sebelum memutuskan untuk tinggal di perkotaan sebaiknya kenali lingkungan sekitar terlebih dahulu. Hal ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memilih hunian yang aman untuk keluarga.

Demikian penjelasan dan uraian kami tentang pertimbangan memilih tinggal di desa atau kota. Anda juga bisa membaca artikel kami tentang tips memilih lokasi rumah minimalis untuk investasi dan tempat tinggal di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls)

Tips memilih lokasi rumah minimalis untuk investasi dan tempat tinggal

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.