Seorang arsitek biasa melakukan pekerjaan yang bersifat detail soal pembangunan rumah. Pada tahapan pekerjaan arsitektur, ada beberapa hal yang memerlukan persiapan matang.

Tidak hanya perssiapan, saat proses pelaksanaannya juga tidak mudah alias butuh performa kerja yang bagus dari sisi pekerja maupun seumber daya yang ada.

Apa saja sih sebenarnya tahapan pekerjaan arsitektur yang bisa diterapkan saat merancang bangunan rumah hingga jadi? Apa yang menyebabkan layanan jasa arsitek cukup mahal dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal harus melakukan berbagai proses yang tidak sebentar? Mari kita bahas pada artikel kali ini ya.

tahapan pekerjaan arsitektur
Tahapan pekerjaan arsitektur yang perlu diperhitungkan sebelum membangun rumah- diminimalis.com

Tahapan Pekerjaan Arsitektur dan Hal Penting Lainnya Sebelum Membangun Rumah

Desain rumah dengan konsep minimalis kini semakin banyak saja yang menginginkannya, terlebih untuk warga yang tinggal di area perkotaan dengan ketersediaan lahan yang terbatas.

Dalam membangun rumah tentu banyak biaya dan juga diperlukan desain yang bagus agar rumah yang dihasilkan juga bagus pula. Dibalik megahnya sebuah bangunan rumah ternyata ada beberapa tahapan pekerjaan arsitektur yang dikerjakan mulai dari nol.

Seorang arsitek pemikirannya memang sedikit berbeda dengan orang awam pada umumnya. Karena berkaitan dengan apa saja yang perlu diperhatikan dan disiapkan guna merancang rumah hingga jadi. Diantaranya adalah:

Memastikan Kondisi Tanah Siap Dibangun

Hal pertama yang diperhatikan pada tahapan pekerjaan arsitektur dalam membangun rumah ialah memastikan keadaan anah yang akan ditempati untuk membangun rumah tersebut aman dan siap digali.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam menentukan langkah-langkah selanjutnya nanti saat membangun rumah. Sebagai contoh, apabila lokasi tanah tempat tersebut memiliki karakter yang gembur, maka perlu dilakukan pemadatan terlebih dulu.

Pentingnya mengkaji kondisi tanah adalah agar pondasi yang dibangun di atasnya bisa sekuat mungkin. Jika kurang padat maka cepat atau lambat akan berpengaruh terhadap kekuatan bangunan rumah yang berdiri di atasnya.

Memperhitungkan Luas Tanah

Luas tanah juga perlu dilihat dan diukur oleh para arsitek. Hal ini bertujuan untuk memperhitungkan ukuran bangunan yang akan dibuat di atasnya. Hal ini meliputi bagian depan, samping, dan belakang rumah.

Luas tanah yang akan dijadikan area pembangunan juga harus dipisah antara luas bangunan dan sisanya sebagai halaman atau taman. Hal ini penting dialokasikan karena yang namanya rumah pasti memerlukan space khusus untuk jadi area masuk pintu rumah.

Menentukan Lay Out Desainnya

Desain rumah menjadi hal yang sangat penting untuk dirancang sejak awal oleh seorang arsitek. Dengan memperhatikan luas tanah pada tahap sebelumnya maka seharusnya bisa ditentukan bagaimana desain terbaik yang akan digunakan.

Ada banyak ide yang bisa diterapkan dalam menentukan desain rumah yang akan dipakai. Jika Anda seorang arsitek pasti di bangku kuliah sudah ada mata kuliah khusus tentang perancangan desain, jadi tinggal praktekkan.

Menentukan Tema Rumah 

Yang arsitek pikirkan, yang arsitek pikirkan saat membangun rumah, pikiran arsitek saat merancang mendesain rumah
tema rumah menjadi salah satu hal utama pada rancangan seorang arsitek – diminimalis.com

Nah untuk tema rumah ini sifatnya lebih kepada calon pemilik yang menentukan. Menentukan tema untuk rumah yang akan dibangun juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sebab, biasanya tema yang akan diusung tersebut akan membutuhkan perlengkapan yang kompleks. Seperti beberapa ornamen atau hiasan yang diletakkan pada bagian dalam maupun luar ruangan.

Merencanakan Sistem Instalasi Listrik 

Instalasi listrik juga menjadi hal yang sangat penting untuk direncanakan. Bila instalasi listrik tidak direncanakan sejak awal, maka bisa mengacaukan keindahan rumah sebab jadi berantakan karena kabel terlihat tidak beraturan.

Merencanakan Sistem Instalasi Air dan Saluran Sanitasi

Merencanakan instalasi air merupakan elemen penting dalam membangun sebuah rumah. Para arsitek akan memperhitungkan air yang akan dipakai pemilik rumah.

Jenis Instalasi airnya akan disesuaikan dengan model rumah yang dibangun. Apakah model sumur bor atau PAM tergantung juga dari permintaan.

Baca juga: Rekomendasi Film Bertema Arsitek yang Cocok untuk Arsitektur Muda

Mengatur Tahap Eksekusi Pembangunan

Setelah beberapa hal tersebut di atas sudah terlaksana dengan baik. Maka tahapan pekerjaan arsitektur selanjutnya yang perlu dipikirkan ialah memulai tahap pembangunan.

Dengan pedoman desain rumah yang telah dipegang maka selanjutnya arsitek tinggal menentukan tahap pembangunan yang diperlukan. Termasuk estimasi waktu dan rencana pengadaan material dalam pembuatan rumah yang dimaksud.

Termasuk juga didalamnya pembicaraan seputar SDM atau jumlah pekerja yang dibutuhkan nantinya. Jika semuanya sudah siap dan terjadi kesepakatan maka PR nya tinggal langsung eksekusi.

Nah, kini Anda sudah tau kan apa saja tahapan pekerjaan arsitektur saat proses merancang sebuah bangunan rumah. Merancang rumah tidak hanya sekedar terlihat bagus dan mewah, akan tetapi fungsi dari semua itu jelas dan bermanfaat.

Untuk memudahkan Anda dalam membangun rumah modern minimalis kini Anda bisa menggunakan jasa arsitek yang lebih bisa terjamin hasil pengerjaannya. Bahkan jika hanya sekedar berkonsultasi saja pun bisa. Semoga bermanfaat. (ls) editted by RN05082021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *