Bagi para dokter, mendapatkan izin praktek mandiri di rumah adalah sebuah kebanggaan. Sekarang tinggal PR nya adalah bagaimana merancang rumah sekaligus tempat praktek dokter yang layak untuk para calon pasien/pengunjung.

Tidak mudah memang mematok standar fasilitas yang ada di rumah sakit/klinik besar untuk diterapkan di lingkungan rumah. Sebab kita tahu, rumah sejak awal memang fungsi dasarnya hanya sebagai tempat tinggal saja.

Jadi jika ingin menyulap rumah sekaligus tempat praktek dokter sudah pasti perlu perancangan khusus. Nah, kira-kira seperti apa idenya atau apa saja fasilitas yang harus disiapkan sebelum mulai menerima pengunjung? Yuk kita bahas.

Persiapan Penting Sebelum Mulai Mendesain Rumah Sekaligus Tempat Praktek Dokter

Satu hal yang harus dipahami bahwa tidak semua desain rumah bisa disulap jadi lokasi praktek dokter. Ada yang memang secara lay out sangat bagus untuk dibuat jadi tempat praktek namun ada juga yang tidak pas meskipun rumahnya bagus/mewah.

Jadi, hal pertama yang harus dipikirkan sebelum mulai merancang rumah sekaligus tempat praktek dokter adalah membayangkan lay out nya secara umum.

Memang, rumah yang sekaligus untuk praktek dokter sudah banyak kita jumpai dimana-mana. Namun, tak semuanya mampu menerapkan desain yang ideal. Untuk itulah pentingnya memperkirakan rumah idaman Anda ini cocok atau tidak.

Bila Anda, saudara, atau teman Anda juga berfprofesi sebagai dokter yang membuka praktek di rumah, ada baiknya untuk mempertimbangkan kebutuhan dasar sebuah tempat praktek dokter.

Rumah Sekaligus untuk Dokter Praktek, Rumah Sekaligus untuk praktek Dokter, desain rumah sekaligus tempat praktek dokter, desain tempat praktek dokter minimalis
Ide Desain Rumah sekaligus tempat praktek dokter, apakah bisa?- diminimalis.com

Sekedar menyediakan salah satu ruangan untuk praktek dan perlengkapannya, belum tentu tidak ada lagi hal-hal lain yang perlu disiapkan. Setelah semua perlengkapan praktek siap, setidaknya Anda perlu mendesain foyer rumah yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang tunggu pasien.

Kemudian disamping ruang praktek tempatkan meja kantor dan rak server yang nanti diperlukan untuk keperluan resepsionis. Masih ada juga beberapa space lain yang memerlukan alokasi fungsi yang tepat.

Ruangan-ruangan yang Harus ada pada Desain Rumah Sekaligus Tempat Praktek Dokter

Ketika Anda bisa membuka praktek dokter di rumah, tentunya pasien tak perlu jauh-jauh pergi ke puskesmas atau rumah sakit untuk berobat. Sedangkan, bagi dokter sendiri, akan bisa praktek di rumah dengan nyaman, diluar jam dinas adalah sebuah kebanggaan.

Kenyamanan bagi pasien dan dokter inilah yang nantinya akan memperlancar proses pemeriksaan kesehatan.

Mungkin akan terbayang di benak anda, konsekuensi membuka praktek dokter di rumah, membutuhkan lahan yang luas dan fasilitas kesehatan yang selengkap rumah sakit. Namun, kenyataannya tidak harus seperti itu.

Jika bisa mewujudkan desain rumah sekaligus tempat praktek dokter yang representatif saja sudah cukup. Yang terpenting adalah kenyamanan dokter dan pelayanan terhadap pasien tidak terabaikan.

Nah, setidaknya ada 3 ruang yang harus ada di rumah praktek dokter diantaranya adalah ruang resepsionis, ruang tunggu, dan ruang pemeriksaan. Berikut ini adalah penjelasan masing-masingnya.

1. Ruang resepsionis

Rumah Sekaligus untuk Dokter Praktek, Rumah Sekaligus untuk praktek Dokter, desain rumah sekaligus tempat praktek dokter, desain tempat praktek dokter minimalis
Ruang resepsionis yang didesain dengan konsep fun can cozy – diminimalis.com

Ruang pertama yang perlu ada adalah ruang resepsionis. Ruang ini difungsikan untuk pasien mengambil nomer antrian sebelum dipersilakan masuk ke ruang pemeriksaan.

Sebaiknya, ruang resepsionis ini hendaknya dirancang dengan memaksimalkan efisiensi ruangan. Tujuannya supaya pasien merasakan nyaman ketika mendaftarkan diri untuk berobat.

Ruang resepsionis lokasi idealnya ada di paling depan yang sekaligus sebagai meja pendaftaran. Di ruangan ini bisa juga sekaligus difungsikan untuk memeriksa tensi darah pasien, berat badan, dan keluhannya secara umum.

Ini bisa bermanfaat untuk mempermudah dokter dan peracik obat untuk menentukan keputusan yang tepat.

2. Ruang tunggu

Ruang tunggu juga penting untuk ada di sebuah klinik rumahan. Ruangan menunggu sebelum dipanggil pemeriksaan bisa diisi dengan kursi-kursi biasa saja. Bila perlu dan ini akan lebih baik, tambahkaruman TV atau tumpukan koran. Ini penting untuk membuat pasein atau keluarganya yang menunggu tidak merasa bosan.

Untuk mengantisipasi anak-anak yang juga bosan dan rewel di runag tunggu, ada baiknya juga Anda mendesain ruang bermain anak model mini outdoor. Ini akan sangat bermanfaat suapaya anak-anak yang bosan menunggu tidak merengek atau berlarian kesana- kemari.

3. Ruang pemeriksaan

Ini adalah ruangan paling vital dari ruangan sebelum-sebelumnya sebab disinilah dokter menjalankan fungsinya sebagai pemeriksa kesehatan pasien. Saking pentingnya ruangan ini, sebaiknya perlu dirancang sesuai standar rumah sakit/pusat kesehatan masyarakat [puskesmas].

Untuk mengurangi ketegangan di ruangan ini, hendaknya Anda beri sentuhan yang lebih santai. Anda bisa coba mengatur warna dinding interior dengan mengkreasikan warna yang berbeda seperti hijau muda, kuning, dan peach jadi satu.

Sediakan tempat duduk yang nyaman, AC, dan hiasan dinding yang dapat memberikan nuansa tenang dan santai. Jika pasien nyaman maka proses pemeriksaan juga bisa dipastikan berjalan lancar.

Selain 3 ruangan di atas, sebetulnya perlu juga ada tambahan ruangan lainnya seperti ruang farmasi dan kasir. Ruang farmasi bisa dipakai untuk memberikan racikan obat kepada pasien atau keluarganya termasuk memberikan pengarahan meminum dan nasehat terkait percepatan kesembuhan si pasien.

Sementara untuk ruang kasir bisa dibuat sederhana saja seperti hanya dengan meja dan laci untuk menerima transaksi dan kembalian uang. Jika mau dibuat lebih bagus juga bisa namun membutuhkan space khusus.

Bahkan, jika ingin menggabungkan antara ruang farmasi sekaligus kasir dimana transaksi pembayaran langsung di satu tempat juga sangat bisa. Tidak sedikit pemilik rumah sekaligus tempat praktek dokter yang menerapkan sistem ini.

Mungkin demikian saja ulasan dari kami tentang tips mendesain rumah sekaligus tempat praktek dokter yang semoga bisa Anda jadikan referensi. Semoga apa yang kami tulis kali ini bermanfaat untuk Anda.(ls) editted by RN04082021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *