Gaya Desain Rumah Minimalis Klasik Model Joglo, Sarat Fungsi dan Nilai Filosofis

Rumah bergaya klasik memang selalu jadi idaman banyak orang. Memiliki rumah minimalis klasik bahkan bisa dikatakan seperti investasi di masa depan.

Satu dari sekian banyak model rumah klasik yang banyak diadopsi adalah rumah adat jawa yaitu joglo. Meski saat ini banyak orang sudah tak lagi paham makna filosofis dari model rumah joglo, namun nilai estetisnya tetap melekat sehingga banyak yang suka.

Konstruksi rangka bangunan joglo rumah adat jawa dapat dibedakan menjadi 4 bagian :

Muda (Nom): Joglo yang bentuk tampilannya cenderung memanjang dan meninggi (melar).

Tua (Tuwa): Joglo yang bentuk tampilannya cenderung pendek (tidak memanjang) dan atapnya tidak tegak/cenderung rebah (nadhah).

Laki-laki (lanangan): Joglo yang terlihat kokoh karena rangkanya relatif tebal.

Perempuan (wadon) : Joglo yang rangkanya relatif tipis.

rumah minimalis klasik sederhana, rumah minimalis klasik 2 lantai, rumah minimalis klasik terbaru, rumah minimalis klasik modern, rumah klasik modern
rumah minimalis klasik model joglo-diminimalis.com

Rumah joglo sendiri merupakan warisan budaya jawa yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu sehingga cukup layak untuk dilestarikan. Kelebihan dari gaya rumah joglo sendiri ada pada rancangan pasak dan sambungan yang bersifat kcnock down.

Setiap sambungan yang ada pada rumah joglo tersebut didesain supaya mampu memperkuat sambungan lain di bagian dalamnya. Dengan begitu tingkat kekuatannya lebih terjamin dan aman untuk dihuni dalam jangka waktu lama.

Bagian-bagian Rumah Minimalis Klasik Joglo

Meski model rumah joglo memiliki banyak kelebihan, namun banyak orang masih ragu untuk menggunakannya sebagai desain rumah. Alasannya, karena desain rumah joglo minimalis identik dengan kebutuhan lahan yang luas dan tampilannya susah disesuaikan dengan gaya modern saat ini.

Sebetulnya tidak ada yang salah bila banyak orang berfikir demikian. Karena memang dari dulu konsep pembangunannya selalu di lahan yang cukup luas. Tapi tidak perlu khawatir karena dengan tips yang kami rangkum, Anda tetap bisa mendapatkan nilai manfaat pada desain rumah joglo meski lahan yang Anda miliki tidak terlalu luas.

Sebelum kita bahas tipsnya, alangkah baiknya bila Anda mengetahui bagian dasar yang selalu ada pada rumah joglo tradisional, diantaranya:

1.  Pendopo

Pendopo merupakan bagian paling depan dari rumah joglo yang mana berupa ruangan luas tanpa sekat-sekat. Biasanya, pendopo digunakan sebagai tempat pertemuan untuk acara-acara.

Secara filosofis, pendopo yang ditopang  oleh empat pilar mengandung arti sebagai simbol penerimaan/keterbukaan untuk tamu tanpa melihat status sosial. Letaknya yang di bagian depan, dan tidak mempunyai dinding atau terbuka, memiliki filosofi bahwa orang Jawa selalu bersikap ramah, terbuka dan tidak pilih-pilih dalam hal menerima tamu.

Pada umumnya pendopo tidak di beri meja ataupun kursi. Hanya tikar untuk menerima tamu yang datang sehingga antara tamu dan yang punya rumah mempunyai kesetaraan dalam hal pembicaraan.

2. Pringgitan

Pringgitan adalah ruang antara pendhapa dan dalem sebagai tempat untuk pertunjukan wayang (ringgit). Bagian Pringgitan adalah bagian penghubung antara pendopo dan rumah dalem. Fungsi bagian pringgitan biasanya sebagai ruang tamu.

Baca juga: Desain Ruang Tamu Klasik yang Kekinian, Cocok untuk Rumah Minimalis

3. Dalem

Dalem adalah bagian tempat bersantai keluarga. Bagian ruangan yang bersifat lebih privasi.

4. Sentong

Sentong adalah ruangan untuk tempat istirahat atau yang kita kenal sebagai ruang kamar

5. Gandok tengen

6. Gandok kiwo

Gendok tengen dan gendok kiwo terletak di samping kanan dan kiri atau terletak di bagian belakang rumah. Arti kata gandok yaitu bergandengan yang berfungsi sebagai tempat menyimpan alat pertanian atau sebagai tempat menyimpan makanan.

Cara Memodifikasi Model Rumah Joglo Menjadi Minimalis Modern

rumah minimalis klasik sederhana, rumah minimalis klasik 2 lantai, rumah minimalis klasik terbaru, rumah minimalis klasik modern, rumah klasik modern
rumah minimalis klasik joglo, dengan pendopo sebagai ruang tamu-diminimalis.com

Dari enam  bagian rumah joglo yang kami sebut di atas, kita bisa “buang” bagian yang tidak terlalu urgen untuk konsep rumah minimalis klasik. Yaitu : Pringgitan, gandok tengen dan gandok kiwo. Maka, bagian yang tersisa untuk kita desain adalah: Pendopo, dalem dan sentong.

Pendopo merupakan bagian yang paling memberi ciri khas rumah joglo. Ini bisa difungsikan sebagai ruang tamu sekaligus ruang santai keluarga. Pilarnya tidak harus berasal dari kayu jati sebagaimana yang umum digunakan pada pendopo tradisional, namun bisa dengan cor semen.

Selanjutnya Anda bisa memberi ornamen kayu pada bagian luar pilar tersebut. Dengan modifikasi yang tepat seperti ini, tentunya akan menghasilkan tampilan yang luar biasa pada rumah minimalis klasik modern Anda.

Mungkin itu saja dulu ulasan dari kami tentang gaya desain rumah minimalis klasik dan tips memodifikasinya agar jadi bergaya modern. Semoga apa yang kami sampaikan kali bermanfaat untuk menambah referensi Anda (ls.) editted by RN12052021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.