by

Prospek Kerja Desain Interior yang Menggiurkan

Rumah menjadi sebuah hunian atau tempat untuk menghabiskan momen bersama keluarga tercinta. Oleh sebab itu, rumah harus dapat memberikan rasa nyaman serta menyenangkan saat ditinggali. Sayangnya, banyak hunian yang nampak mewah dari luar, tetapi bagian interior atau ruangan dalamnya jauh dari kesan rapi dan indah. Alhasil, penghuni rumah justru akan merasa tidak nyaman, sumpek, dan pengap.

Disinilah pentingnya belajar desain interior. Anda akan punya semacam kepekaan dan kehlian khusus dalam menata ruang dalam rumah. Sementara itu, prospek kerja desain interior sendiri cukup menjanjikan, sebab industri perumahan hampir tidak akan mengalami penurunan. Artinya, orang akan selalu butuh konsultan tentng tampilan desain dalam rumah mereka.

Prospek Kerja Desain Interior akan Selalu Dibutuhkan

prospek kerja desain interior.jpg1.jpg

Peran dari desain interior sangat penting untuk menciptakan sebuah ruangan yang nyaman, rapi, dan terlihat stylish. Dibutuhkan perencanaan yang matang dari segi furniture, material, gaya desain, warna, posisi atau tata letak, serta ukuran setiap ruangan. Untuk itu, banyak hal yang harus diperhatikan sebelum Anda membangun sebuah rumah.

Tidak semua orang mampu membuat planning yang matang untuk sebuah desain interior bangunan yang memukau. Dengan kata lain, Anda membutuhkan bantuan seseorang yang ahli di bidangnya yaitu desainer interior.

Profesi tersebut akan sangat membantu Anda dalam memvisualisasikan rumah impian sesuai dengan budget yang dimiliki. Peran yang diemban sangat penting sehingga tak heran jika prospek kerja desain interior sangat bagus di zaman yang modern ini.

Pengertian Desain Interior

Desain interior merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang perancangan karya seni yang berada di dalam bangunan. Bidang ilmu ini lebih fokus pada perannya dalam menciptakan ruang dalam beserta berbagai elemen pendukungnya baik berbentuk fisik maupun nonfisik. Kualitas dari kehidupan manusia yang berada di dalam bangunan tersebut akan semakin baik dengan perencanaan interior yang matang.

Perancangan sebuah interior meliputi seluruh arsitektur dalam bangunan yang terdiri dari 3 bentuk, yaitu interior tetap, bergerak, dan dekorasi sementara. Perancangan interior bersifat tetap, seperti floor plan, ceiling plan, layout atau tata letak, aksonometri, perpektif, dan denah bangunan.

Selanjutnya, perancangan interior bergerak atau moveable lebih bersifat mikro yaitu berupa desain furniture, produk, handycraft, dan landscape interior. Terakhir, perancangan yang bersifat sementara meliputi desain untuk dekorasi acara ulang tahun, pernikahan, ataupun pesta yang lain.  

Disiplin Ilmu Desain Interior di Perkuliahan

Prospek Kerja Desain Interior yang Menggiurkan 1

Pada dasarnya, seorang yang menggeluti bidang desain interior tidak hanya mempelajari tentang desain dan estetika saja. Namun, banyak disiplin ilmu yang harus dipelajari saat mempraktekkan peran tersebut di masyarakat. Beberapa keahlian dasar lain yang dipelajari di bangku kuliah, seperti matematika, IPA, ilmu sosial, rekayasa atau teknik, serta humanities. Mahasiswa Jurusan Desain Interior harus menguasai multidisiplin ilmu tersebut agar nantinya dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada klien.

Desainer interior yang akan membangun sebuah restoran harus mempelajari dahulu tentang selera pasar, tren yang berkembang, serta psikologi calon konsumen. Dibutuhkan sebuah riset yang mendalam agar interior yang akan diciptakan dapat memiliki daya tarik tersendiri.

Selain itu, gambaran lain tentang pentingnya cabang ilmu pendukung adalah ketika membangun sebuah rumah sakit. Seorang desainer harus memahami tentang alur tindakan medis, keilmuan medis praktis, serta interior yang dapat menunjang kegiatan medis.

Tidak bisa dipungkiri bahwa prospek kerja desain interior sangat luas karena memiliki peran yang sangat penting. Walaupun demikian, yang bersangkutan harus memiliki rasa percaya diri tinggi serta kemampuan berkomunikasi yang bagus karena banyak berinteraksi dengan klien.

Desainer interior juga harus berfikir kreatif dan inovatif agar mampu berkembang dalam arus modernisasi. Oleh sebab itu, seorang mahasiswa jurusan ini sering melakukan praktek kerja nyata baik yang bersifat internal maupun eksternal.

Dengan menguasai berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan tata interior maka secara otomatis prospek kerja desain interior semakin terbuka. Jika Anda tidak bekerja di sebuah perusahaan properti, Anda bisa usaha membuka jasa secara mandiri.

Baca: Rekomendasi Penyedia Jasa Desain Interior Jogja

Macam-macam Desain Interior

Prospek Kerja Desain Interior yang Menggiurkan 2

Terdapat bermacam-macam konsep desain interior yang berkembang di masyarakat. Terlihat jelas dari berbagai banguan rumah, kantor, apartemen, restoran, ataupun hotel yang berlomba-lomba menciptakan desain interior yang nyaman dan indah. Secara detail, berikut ini macam-macam gaya desain interior yang bisa menjadi pilihan.

1. Kontemporer

Konsep desain kontemporer sangat cocok bagi Anda yang tidak terlalu suka dengan hunian yang glamour. Gaya kontemporer yang berkembang di abad 21 ini lebih mengutamakan kebersihan serta tidak banyak hiasan yang digunakan sebagai interior bangunan. Material dari logam serta kaca menjadi andalan yang paling ditonjolkan dari konsep ini.  Warna yang dipilih juga cenderung netral, seperti putih, abu-abu, coklat, atau hitam.

2. Industrial

Desain interior bergaya industrial memiliki konsep yang unik dan nyentrik. Pasalnya, material yang digunakan dalam setiap interior bangunan lebih menonjolkan bahan mentah seperti batu bata, baja, atau kayu. Bagian dinding biasanya tidak dilakukan finishing dan langit-langit rumah dibuat tinggi. Konsep seperti ini memang jarang diminati karena kental dengan nuansa primitif.

3. Coastal atau Nautical

Bagi Anda yang menyukai interior yang terang dengan angin sepoi-sepoi bak di tepi pantai maka konsep ini cocok untuk dipilih. Gaya coastal cenderung menonjolkan material alam seperti motif laut ataupun kerajinan dari kayu. Warna biru atau putih banyak dipakai karena memberikan kesan yang lebih terang dan sejuk. Inspirasi yang muncul dari konsep coastal ini berasal dari laut, pasir pantai, ombak, langit, ataupun sinar matahari.

4. Elektrik

Konsep elektrik sangat cocok bagi pecinta seni interior karena tidak terpaku pada satu gaya desain saja. Akan tetapi, konsep ini merupakan perpaduan dari berbagai gaya yang berkembang di masyarakat. Kecocokan pola serta layout sangat diperhatikan sehingga menciptakan sebuah mix and match yang sangat mengagumkan. Anda bisa mengekspresikan diri dalam bentuk berbagai estetika ruangan yang indah.

5. Skandinavian

Konsep skandinavian merupakan gaya desain interior yang menonjolkan kesederhanaan dan kesan yang minimalis. Konsep ini terinspirasi dari alam, seperti pemandangan salju, laut, serta pegunungan dengan ciri khas berwarna putih atau material dari kayu. Segala furniture yang ditampilkan lebih menonjolkan nilai artistiknya dibanding fungsinya. Skandinavian banyak dipilih oleh orang-orang yang tidak terlalu suka kemewahan, namun desain interior bangunannya tetap nampak elegan dan bersahaja.

6. Pop Art

Desain interior berkonsep pop art ini lebih banyak diincar oleh kalangan anak muda. Warna yang ditampilkan cenderung cerah dan ramai agar terlihat mencolok dan menjadi pusat perhatian. Setiap elemen dekorasinya terlihat sangat ikonik serta terkesan lebih hidup dan bersifat dinamis.

7. Klasik

Konsep klasik berasal dari daerah Yunani dan Romawi Kuno yang lebih mengedepankan harmonisasi, susunan, dan keseimbangan yang sempurna.  Ciri khas dari gaya klasik adalah tangga yang megah, tungku api, serta meja yang besar. Dibutuhkan perhitungan yang sangat matang untuk menciptakan desain interior ini. Material yang digunakan juga jauh lebih banyak dengan waktu pengerjaan yang tidak sebentar.

Peluang/Prospek Kerja Desain Interior

Ini mungkin bisa jadi jawaban untuk Anda para calon mahasiswa yang sedang bingung menentukan jurusan. Desain interior bisa jadi jurusan yang sepi peminat karena memang jarang yang tahu prospek kerja desain interior itu sendiri. Banyak yang pesimis apakah setelah lulus kuliah akan dapat pekerjaan yang linear dengan jurusan yang diambil.

Perlu diketahu bahwa lowongan kerja yang tersedia untuk Jurusan Desain Interior masih sangat luas dan beragam. Prospek kerja desain interior sangat bagus dengan fee yang cukup menjanjikan. Perusahaan jasa interior bangunan sangat membutuhkan keahlian tersebut untuk menduduki jabatan sebagai marketing, pembuatan konsep desain interior, serta customer service. Semua profesi tersebut membutuhkan keahlian serta pengetahuan mendalam tentang berbagai produk dan material interior agar bisa melayani klien secara maksimal.

Selain itu, lulusan desain interior dapat mengembangkan karirnya sebagai konsultan desainer interior, penulis majalah interior, atau penyedia desain event organizer. Masih banyak lagi profesi yang bisa dilakukan oleh mahasiswa lulusan desain interior. Sehingga tidak ada alasan jika prospek kerja desain interior tertutup.

Kesuksesan karir dapat diraih saat menekuni ilmu di bidang desain interior. Selain income yang besar, terdapat kebanggan dan kepuasan tersendiri manakala klien merasa senang dengan hasil kinerja. Oleh sebab itu, teruslah belajar untuk mengembangkan kemampuan diri dan kreatifitas. Tingkatkan rasa percaya diri karena selalu ada persaingan meskipun prospek kerja desainer interior sangat besar di dunia properti. (Ditulis oleh Leli Ristiana: leli.ristiana@gmail.com)


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.