oleh

Pengertian desain interior dan seluk beluknya yang harus Anda ketahui

Pengertian desain interior sendiri adalah satu dari banyak hal yang justru kurang populer di kalangan masyarakat saat ini. Lebih banyak orang fokus pada apa yang disebut dengan bangunan fisik/objek desainnya. Padahal bangunan rumah dengan segala isinya adalah salah satu bagian kecil dari desain interior.

Nah, lalu apa sebenarnya pengertian desain interior secara teori dan apa saja yang termasuk ke dalam kategori desain interior tersebut?

pengertian desain interior-diminimalis.com
Apa itu desain interior?

Pengertian Desain Interior

Desain interior ialah suatu ilmu yang mempelajari tentang perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia.

Desain interior juga berarti salah satu bidang studi keilmuan yang didasarkan pada ilmu desain yang bertujuan untuk dapat menciptakan suatu lingkungan binaan (ruang dalam) beserta elemen-elemen pendukungnya, baik fisik maupun nonfisik.

Dengan maksud agar kualitas kehidupan manusia yang berada didalamnya menjadi lebih baik.

Baca juga: Menata Interior Rumah Mungil Semudah Ini, Mau Coba?

Prinsip Desain Interior

Desain interior juga memiliki beberapa konsep/prinsip yang selalu melekat.

1. Proporsi dan skala

Prinsip ini berhubungan dengan bentuk dan ukuran suatu objek agar terlihat lebih seimbang. Misalnya sebuah ruangan dengan luas 3×2 meter tidak bisa dimasuki furniture yang sama atau lebih besar dari ukuran luasnya.

2. Warna

Warna merupakan salah satu elemen keindahan yang tidak bisa dilepas dari sebuah tampilan. Elemen warna pada sebuah desain interior akan mempengaruhi psikologis orang yang ada pada ruangan tersebut.

3. Vocal point

pengertian desain interior-diminimalis.com

Ruangan didesain dengan beragam cara untuk mendapatkan kesan indah yang eye catching. Vocal Point atau bisa juga disebut dengan daya tarik ruangan bisa diciptakan sendiri oleh perancangnya, bisa berupa tata ruang, desain pintu atau penempatan item dekorasi tertentu.

4. Ritme

Ritme merupakan pengulangan semua pola visual objek dalam hal ini rumah. Misalnya saja warna ruangan yang serasi dengan warna rumah secara keseluruhan.

5. Detail

Detail yang dimaksud disini berkaitan dengan tata letak perabotan atau dekorasi. Misalnya pemilihan tirai, letak pot bunga, tata cahaya ruangan dan sebagainya.

6. Keseimbangan

Keseimbangan yang dimaksud ialah bahwa desain interior setidaknya juga mengandung prinsip keseimbangan. Yang mana perhatian terhadap keserasian tampilan perlu diutamakan.

Jenis-jenis perancangan interior

pengertian desain interior-diminimalis.com

Pekerjaan desain interior dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Pertama, perancangan interior tetap
Perancangan interior tetap dimulai dari merencanakan denah bangunan, lay-out, floor plan, ceiling plan, potongan, aksonometri, detail, perspektif, animasi, dan teknis presentasi lainnya.

Kedua, perancangan interior bergerak (moveable),
Perancangan interior bergerak merupakan perancangan yang bersifat mikro, seperti misalnya pembuatan desain furniture, desain produk, desain landscape interior, handycraft, dan lain-lain.

Ketiga, perancangan dekoratif
Perancangan ini bersifat menghias, seperti misalnya menghias ruangan untuk acara ulang tahun, pernikahan dan pesta.

Ruang Lingkup Tata Ruang Interior

pengertian desain interior-diminimalis.com

Dalam penataan ruang interior terdapat hal-hal yang terkait seperti:

a. Geometri/Ukuran

Geometri atau ukuran erat kaitannya dengan interior karena akan berpengaruh terhadap rancangan yang akan dibuat. Aspek-aspek yang dipertimbangkan yaitu: Bentuk: meliputi bagaimana orientasi ruang dan karakteristiknya; dan Dimensi: ukuran, sirkulasi, ruang gerak, dan sebagainya.

b. Material

Aspek ini mempunyai peranan besar terhadap rancangan interior, yakni mempengaruhi tampilan atau visual pada ruang. Hal-hal yang meliputi aspek material yaitu:

– Bahan: bahan yang diaplikasikan pada elemen-elemen pembentuk, contoh: keramik, parket kayu
– Tekstur: pola atau alur yang dapat dirasakan oleh kulit, contoh: dinding yang halus, plesteran kasar
– Warna: memberikan tampilan visual yang secara tidak langsung dapat menggambarkan karakter atau emosi dari ruang.

c. Furniture

Perabot/furniture merupakan alat atau objek yang digunakan sebagai penunjang kegiatan dalam ruang. Peletakannya disesuaikan dengan luas dan sirkulasi ruang. Ukurannya sendiri dibuat standar untuk kenyamanan pengguna, hanya bentuknya saja yang bervariasi.

Furniture ada dua jenis, yaitu:
– Furniture utama : digunakan sebagai penunjang kegiatan, contoh: meja, kursi, sofa, tempat tidur;
– Furniture tambahan: digunakan sebagai pelengkap dari furniture utama, kotak alat tulis pada meja kerja.

d. Pencahayaan

Pencahayaan dapat mempengaruhi karakter ruang. Intensitas cahaya juga ditentukan oleh jenis kegiatan yang ada pada ruang tersebut untuk kenyaman. Contoh: ruang kerja dengan penerangan yang cukup, ruang tidur dengan lampu temaram agar bisa beristirahat tanpa merasa silau.

e. Dekorasi

Elemen ini berupa hiasan seperti kaligrafi, vas bunga dan lain-lain.

Dari sekian banyak uraian tentang pengertian desain interior dan seluk beluknya diketahui bahwa desain interior yang baik setidaknya harus memperhatikan tampilan dan kenyamanan penggunanya.

Demikianlah ulasan kami seputar pengertian desain interior, ruang lingkup, dan aspek-aspeknya. Semoga bisa menambah wawasan dan referensi Anda. Salam diminimalis. (rn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.