Siapa bilang interior rumah hanya bisa didesain dengan motif dan warna-warna polos biasa saja. Menghadirkan warna dan motif lain ternyata bisa juga lho. Nggak percaya? Coba sih padu padankan furniture dengan motif batik dalam ruangan yang Anda inginkan. Motif batik dalam ruangan bisa diterapkan pada berbagai elemen pendukung dekorasi seperti taplak meja, bantal sofa, bahkan hiasan dinding.

Nah, jika Anda masih ragu untuk menerapkan motif batik ke dalam ruangan, mungkin Anda hanya perlu menemukan referensi penerapannya yang pas. Nanti di artikel ini akan kita bahas mengenai berbagai contoh penerapan motif batik dalam ruangan yang berbeda. Seperti penerapan pada ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, atau ruangan lainnya yang diperlukan.

Sebelumnya mari kita bicara soal kenapa motif batik cocok untuk Anda usung di rumah minimalis Anda.

Penerapan Motif Batik dalam Ruangan, Kelebihan dan Kekurangannya

Sekali lagi, motif batik dalam ruangan bisa diterapkan pada media apapun, baik pada kain penutup maupun furniture. Sederhananya, motif batik dapat diaplikasikan pada taplak meja, kain pelapis sofa atau aksesori lain di dalam ruangan.

Tanpa perlu diperdebatkan, motif, pola, dan warna batik inilah yang diharapkan mampu membuat ruangan tampil berbeda. Batik dalam interior ruangan akan terlihat lebih cantik dan mempesona.

Namun begitu, harus ada keseimbangan dalam penerapan motif batik dalam ruangan. Sebab, tidak mungkin jika seluruh elemen ruangan dibuat pola batik, harus ada sebagiannya saja yang tidak tersentuh pola-pola corak batik.

motif batik dalam ruangan, aplikasi batik dalam interior, dekorasi menggunakan kain batik
furnitura klasik dengan ornamen batik, menambah kesan kolosal yang indah – diminimalis.com

Pengaturan Pola Motif Batik dalam Berbagai Ruangan Minimalis

Bila Anda berminat untuk menggunakan batik sebagai salah satu aksen dalam interior rumah, perhatikan padu-padan atau komposisi warna yang digunakan. Untuk menambahkan kesan ceria, Anda dapat menggunakan batik berwarna cerah. Sementara untuk motif, bila ingin menghadirkan kesan yang kekinian, pilihlah motif yang cenderung modern.

Kain batik sendiri dapat dibingkai dan dipajang sebagai hiasan atau aksesori dalam ruangan. Motif dan polanya sudah memungkinkan untuk membuat ruangan terlihat cantik dan penuh warna. Motif batik juga tidak harus berdiri sendiri, Anda dapat menggabungkan dengan unsur-unsur western, atau sekadar memadukannya dengan kain polos. Kesan dan tampilan yang dihasilkan tentu akan berbeda dengan penggunaan motif tanpa sentuhan modifikasi unsur lain.

motif batik dalam ruangan
ruang santai dengan sentuhan ornamen batik membuat suasana semakin indah – diminimalis.com

Pertimbangkan pula gaya atau tema ruangan, serta sesuaikan pilihan motif dan warna yang digunakan. Untuk menghindari kesan terlalu ramai, motif batik tidak harus ditempatkan dalam keseluruhan ruangan. Meski batik dapat diletakkan di mana saja, tetapi sebagai bentuk penghargaan dan kesopanan, akan lebih baik jika ornamen batik tidak ditempatkan di lantai.

Untuk lebih mempercantik sebuah interior ruangan, motif batik bisa digali lagi untuk menambah atmosfer etnik dari sebuah bangunan yang kini sedang digemari. Motif batik tersebut bisa disesuaikani dengan dinding, plafon, furnitur, pencahayaan atau asesoris pendukung lain. Penerapan pola batik lainnya juga bisa Anda terapkan pada teralis jendela, partisi pembatas antar ruangan, atau benda-benda lain sebagai menghiasi dinding.

Untuk tampilan interior bergaya etnik konteporer, padu padan motif batik dengan elemen modern perlu dijaga agar tetap proporsional sehingga kesan etniknya tidak terlalu “kuat atau mendominasi”. Misal pada satu ruangan duduk bergaya modern, motif batik hanya perlu diterapkan pada pola wallpaper dan pernak-pernik penghias meja, sehingga kesan modern ruangan tersebut tetap menonjol.

Tips Mengatur Aplikasi Motif Batik pada Berbagai Ruangan

Setiap ruangan dalam rumah tentu memiliki fungsi dan ciri khas tersendiri. Untuk itu, diperlukan penataan yang berbeda satu sama lain. Dalam hal pengaplikasian motif batik, ada beberapa ruangan yang perlu diatur secara matang. Berikut penjelasannya:

1. Ruang tamu

Ruangan yang satu ini paling sakral mengingat fungsinya yang dipakai untuk menyambut tamu yang mana merupakan orang non keluarga. Penting untuk diperhatikan ketika hendak menerapkan motif batik pada ruang tamu.

Pertama, Anda bisa menerapkan motif batik pada sofa atau bantalnya.

Kedua, jika ingin menerapkan motif batik pada dinding maka bisa diaplikasikan pada hiasan dinding yang menggantung.

Tidak perlu berlebihan menambahkan motif batik pada ruang tamu, karena bisa terkesan jomplang dan kurnag enak dipadang.

2. Ruang makan

Pada ruang makan, motif batik bisa aplikasikan pada taplak meja atau sarung kursi jika ada. Pada lampu gantung atau hiasan dinding di sekeliling meja makan juga bisa. Hal terpenting dari penerapan motif batik pada ruang makan adalah agar jangan sampai membuat selera bersantap jadi berkurang. Jadi, usahakan agar seimbang.

3. Ruang keluarga

Di ruang keluarga, kenyamanan adalah segalanya. Jadi, dalam mengaplikasikan motif batik mau tidak mau berorientasi pada kenyamanan Anda dan keluarga. Motif batik dalam ruangan ini bisa diaplikasikan pada sofa dan bantal jika bukan konsep lesehan. Hiasan dinding juga bisa jadi tambahan jika terasa tidak ada yang bisa diotak atik lagi.

Tiga ruangan di atas adalah contoh yang cukup bagus untuk bagaimana mengaplikasikan motif batik dalam ruangan. Pada prinsipnya, hadirkan keseimbangan saat hendak menerapkan motif batik. Tidak peduli seberapa cantik motif batik yang diusung, jika tidak diterapkan pada media yang tepat juga hasilnya akan kurang estetis. Jadi selalu utamakan keserasian agar menghasilkan kenyamanan. Selamat mencoba!

Baik, itu dia ulasan kami tentang tips menerapkan motif batik dalam ruangan rumah minimalis Anda. Semoga bermanfaat. (ls) editted by RN06012021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *