Ide Merancang Ruang Baca di Rumah, Agar Anak Betah Belajar

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat hendak merancang ruang baca di rumah diantaranya adalah soal efektivitas efisiensi. Jika belum ada rak buku, maka merancang ruang baca di rumah bisa sekaligus dengan nuansa perpustakaan pribadi pada umumnya.

Sebelum masuk pembahasan soal bagaimana membuat ruang baca yang representatif, alangkah baiknya Anda analisis dulu. Jika Anda belum punya ruang perpustakaan cukup luas untuk sekaligus ada ruang bacanya maka lebih baik tetap buat ruang khusus meski terpisah.

Harapannya nanti antara ruang baca dan perpustakaan saling melengkapi. Jika area perpustakaan rumah Anda sudah ada space untuk area baca maka sepertinya tidak perlu ada ruang baca khusus.

Lain lagi kalau mungkin perpustakaan mini di rumah Anda lokasinya sempit misalnya ada di bawah tangga, sehingga kurang nyaman untuk membaca buku. Maka, recommended sekali dibuat ruang baca khusus.

Nah, lalu seperti apa ruang baca tersebut sebaiknya didesain? tetap baguskah jika dibuat terpisah jauh dari area pajangan buku? Mari kita perdalam di topik bahasan kali ini.

Perlu Tidaknya Membuat Ruang Baca di Rumah

Topik ini sudah sedikit kita singgung di awal, yaitu bagaimana menentukan keputusan apakah merancang ruang baca di rumah itu perlu atau tidak.

Bila perpustakaan pribadi di rumah Anda bisa sekaligus dijadikan tempat yang kondusif untuk membaca, maka sebaiknya tidak usah buat ruang baca khusus.

Namun, bila perpustakaan Anda ada di tempat dengan space kecil, sepertinya perlu tempat yang kondusif khusus untuk membaca buku.

Merancang Ruang Baca di Rumah, model ruang baca, desain ruang baca anak,, rancangan ruang baca, desain ruang baca di rumah, desain ruang baca mungil

ruang baca dengan kursi klasik yang nyaman untuk bersantai sambil membaca buku – diminimalis.com

Mesti dipahami bahwa meski antara perpustakaan pribadi dengan ruang baca saling terkait, namun dalam konsep desain rumah minimalis, bisa dibuat terpisah. Perpustakaan pribadi bisa Anda fokuskan sebagai tempat menyimpan buku-buku saja.

Baca: Mendesain Perpustakaan Pribadi di Rumah dengan Simpel dan Mudah

Sementara ruang baca bisa dibuat khusus bertujuan untuk menghadirkan kenyamanan semaksimal mungkin ketika hendak menikmati buku bacaan.

Jadi, kita bisa bedakan, perpustakaan memiliki fungsi dasar sebagai tempat menyimpan buku, lokasinya bisa dimana saja asal bisa untuk menempatkan rak. Sedangkan ruang baca, tak harus jadi satu dengan perpustakaan, asal dirancang dengan desain yang nyaman, dan sirkulasi udaranya bagus maka sudah cukup.

Nah, jadi kesimpulannya bagaimana perlukah dibuat ruang khusus untuk membaca di rumah? Semua tergantung Anda lagi sebetulnya, coba lihat space di rumah Anda adakah tempat yang strategis dan tidak terpakai keperluan lain? Jika ada maka sebaiknya iya, buat saja ruang khusus untuk membaca dan aktivitas literasi lainnya.

Kami cenderung merekomendasikannya tidak lain adalah agar Anda nyaman saat baca buku. Atau jika Anda punya anak kecil jadi lebih betah baca buku. Bukankah ini akan jadi hal baik untuk keluarga kecil Anda?

Tips Merancang Ruang Baca di Rumah

Setelah Anda memutuskan untuk akhirnya akan membuat dan merancang ruang baca di rumah, maka ada beberapa hal yang harus Anda siapkan. Diantaranya, adalah menentukan dimana lokasi penempatannya hingga apa saja yang perlu ada di dalam ruangan tersebut.

Tips berikut akan membantu Anda menemukan ide yang tepat bagaimana merancang ruang baca di rumah yang nyaman untuk anak dan siapapun. Kita tahu bahwa ruang baca identik dengan fokus maka segala sesuatunya harus serba diatur untuk mendukung hal-hal tersebut.

1. Dekat dengan rak buku dan jendela

Adakalanya untuk mencari referensi dari buku tertentu, Anda perlu bolak-balik ke rak yang akan melelahkan jika jaraknya terlalu jauh. Jadi, tips pertama adalah merancang ruang baca di rumah denga perpustakaan agar jaraknya tidak terlalu jauh.

Tentukan lokasi terdekat dari tempat pajangan buku agar keterjangkauannya lebih baik. Selain dekat dengan rak, akan lebih baik juga apabila dibuatkan bukaan berupa jendela. Selain mendapat pencahayaan alami yang sehat, sirkulasi udara juga bagus dan ini baik untuk menjaga fokus Anda selama membaca.

2. Tempatkan kursi dan meja yang nyaman

rancangan ruang baca, desain ruang baca di rumah, desain ruang baca mungil

ruang baca dengan kursi yang nyaman – diminimalis.com

Tips merancang ruang baca di rumah selanjutnya kita bicara soal furniture apa saja yang perlu ditambahkan dan bagaimana penataannya. Pada ruang baca sebaiknya minimal ada meja dan kursi untuk menunjang aktivitas membaca. Cari model kursi dan meja yang nyaman yang ada tempat kaki di bagian bawahnya.

Kursi dan meja yang nyaman tentu akan mampu meningkatkan mood Anda. Usahakan antara meja dan krusi dibuat ergonomis, tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu rendah.

Dengan menerapkan ini maka Anda akan semakin rileks saat membaca dan bisa berlama-lama menikmati berbagai buku bacaan dengan khusyuk.

3. Sediakan lampu baca yang bersahabat dengan mata.

Selanjutnya untuk mengakomodir aktivitas baca malam hari, maka pencahayaan dari lampu penerangan perlu diatur.

Pilihlah lampu yang terang, tidak memancarkan radiasi berbahaya untuk mata seperti ultraviolet (UV) dan infrared (IR). Perhatikan juga posisi dan penempatan pencahayaan lampunya. Apakah akan memasang stand lamp atau wall lamp. Posisikan bola lampu yang memancarkan cahaya sedikit lebih tinggi dari alis mata.

Akan lebih baik bila Anda memilih lampu yang dilengkapi kontrol tingkat pencahayaan dan dapat diputar hingga 300 derajat. Dengan begitu, posisi lampu bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Sediakan sofa panjang

Mungkin Anda ingin rehat sejenak dari aktivitas membaca buku yang tebal, mungkin, dan Anda perlu tempat nyaman untuk rebahan. Nah, sofa ini bisa jadi fasilitas terbaik untuk Anda. Selain itu, jika Anda sering bersama anak, posisi santai sembari rebahan di sofa dan membacakan cerita untuknya bisa lebih nyaman dilakukan di atas sofa.

Jadi, coba lengkapi ruang baca Anda dengan furniture yang mampu menunjang aktivitas Anda membaca. Tidak harus super langkap, cukup yang sekiranya penting-penting saja.

5. Minimalisasi aksesoris yang kurang perlu

Terakhir, agar ruang baca rancangan Anda berfungsi maksimal maka sebaiknya tidak usah ada banyak aksesoris. Cukup tambahkan seperlunya saja untuk menghindarkan Anda dari susah fokus saat tengah asyik menikmati buku bacaan.

Pada intinya, merancang ruang baca di rumah yang kondusif dan representatif di rumah Anda cukup mudah. Ikutilah prinsip ruang nyaman pada umumnya, jauhkan dari segala pemicu yang membuat konsentrasi hilang. Semoga apa yang kami sampaikan di artikel ini bermanfaat untuk Anda. Sampai jumpa di lain kesempatan. (ls) editted by RN 21062020


Comment