Cara Praktis Mengupas Cat Tembok dan Rekomendasi Peralatan yang Tepat

Mengupas cat tembok biasanya dilakukan ketika Anda akan mengganti cat lama dengan yang baru. Baik karena faktor cat lama yang sudah rusak, pudar, berjamur atau karena faktor ‘bosan’.

Dengan mengupas cat tembok lama, diharapkan nantinya akan menghasilkan warna  yang lebih baik. Berbeda ketika cat yang baru langsung diaplikasikan tanpa mengupas cat tembok lama terlebih dahulu, biasanya cat akan cepat rusak lagi.

mengupas cat tembok
Mengupas cat – diminimalis.com

Tidak semua orang mengetahui cara mengupas cat tembok lama yang benar. Mengupas cat tembok merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah. Dikarenakan faktor perbedaan tembok yang terkena paparan sinar matahari, ada tembok yang mudah dibersihkan, ada pula yang tidak.

Permasalahan pada Cat Tembok

Terkadang cat tembok mengalami berbagai masalah yang membuat tembok harus dilakukan perbaikan atau pengecatan ulang. Anda perlu mengetahui penyebab kerusakan pada cat tembok untuk mengurangi risiko masalah yang baru. Berikut penjelasannya.

1. Cat yang Mengelupas

Cat yang mengelupas pada tembok biasanya disebabkan karena sebelumnya tembok yang akan di cat menggunakan acian yang kurang berkualitas. Sedangkan pengelupasan tembok yang tidak mempunyai pengaruh pada acian, bisa disebabkan karena terdapat kandungan minyak pada tembok.

Namun, apabila cat yang ikut terkelupas disertai dengan acian, ini berarti kualitas acian yang kurang baik. Cara ini bisa diperbaiki dengan mengelupas cat menggunakan ampelas.

2. Cat yang Menggelembung

Penggelembungan pada dinding tembok ini terjadi karena pada saat pengecatan acian belum kering sempurna dan proses pengecatan ulang yang terlalu terburu-buru.

Cara untuk mengatasi permasalahan ini bisa dengan menghilangkan cat lama kemudian acian pada tembok yang bermasalah diampelas. Jika sudah bersih Anda dapat mengecatnya kembali.

3. Pengapuran

Pengapuran ini terjadi karena cat yang digunakan tidak mempunyai ketahanan terhadap cuaca dan sinar matahari. Kesalahan ini bisa juga karena kekeliruan penggunaan cat interior yang seharusnya digunakan untuk cat eksterior.

4. Penggumpalan

Tembok Anda yang mengalami penggumpalan biasanya disebabkan karena nilai alkalinitas yang terlalu tinggi. Nilai ini ketika proses pengecatan mulai bereaksi yang kemudian membuat hasil cat tidak maksimal.

Anda dapat mengatasinya dengan mengupas cat lama, kemudian dinding yang menggumpal dibersihkan dari debu, lalu gunakan cat yang menggunakan alkali killer. Setelah itu Anda dapat melakukan pengecatan ulang.

5. Pengkristalan

Proses pengkristalan terjadi karena adanya proses alkali yang mengandung garam yang kemudian menjalar pada permukaan cat tembok. Proses ini akan berlangsung cepat, apabila terjadi dalam lingkungan lembab.

Cara untuk mengatasi pengkristalan ini sama dengan cara mengatasi pada cat yang mengalami masalah penggumpalan.

6. Bercak Air

Adanya bercak air di tembok dapat disebabkan karena adanya rembesan air pada dinding. Rembesan air ini terjadi karena kebocoran talang air, dinding yang terkena hujan, atau rembesan air yang berasal dari luar.

Bercak air dapat diatasi dengan menghilangkan cat lama, setelah itu lapisi dengan cat tembok waterproofing untuk bagian yang mengalami bercak tadi. Kemudian setelah kering, lakukan pengecatan ulang.

Permasalahan cat tembok dapat menjadi masalah yang serius apabila tidak diatasi dengan bijak. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah mengganti atau mengupas cat tembok lama dengan yang baru.

Cara Mengupas Cat Tembok Lama yang Praktis

Dibawah ini diminimalis akan mengulas tentang cara mengupas cat tembok lama yang praktis dengan beberapa peralatan.

Halaman selanjutnya menggunakan paint remover


Comment