Mendesain Ruang Belajar Anak Agar Konsentrasi Belajar Meningkat

ruang belajar yang memanfaatkan area di bawah tangga - diminimalis.com

Mendesain ruang belajar anak bisa dibilang gampang-gampang susah. Tidak sedikit para orang tua yang bingung untuk mengatur ruang belajar yang nyaman untuk anak. Kesulitan yang biasanya dihadapi adalah memanfaatkan ruang sempit dengan baik. Mendesain ruang belajar memang membutuhkan kreatifitas agar anak tidak cepat bosan. Oleh karena itu,kali ini Diminimalis ingin berbagi sedikit informasi seputar desain ruang belajar anak.

Mendesain ruang belajar anak, desain ruang belajar anak, dekorasi ruang belajar
ruang belajar yang memanfaatkan area di bawah tangga – diminimalis.com

Mendesain ruang belajar anak untuk memaksimalkan produktifitas beajara mereka

Saat mendesain ruang belajar anak sebaiknya memperhatikan faktor-faktor yang dapat membuat konsentrasi belajar meningkat. Dengan konsentrasi yang meningkat, anak akan lebih mudah memahami materi pelajaran sekolah. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah memikirkan kebutuhan anak untuk belajar. Sisakan satu ruangan yang jauh dari tempat-tempat yang menimbulkan suara gaduh. Ruang kosong tersebut membuat anak lebih fokus belajar. Anda juga dapat membuat partisi atau sekat pemisah ruangan untuk menciptakan ruangan yang lebih luas.

ruang belajar nyaman, ruang belajar yang nyaman, desain ruang belajar anak
ruang belajar dengan sirkulasi udara dan cahaya alami yang maksimal – diminimalis.com

2. Buatkan satu jendela pada ruang belajar tersebut untuk mendapatkan pencahayaan yang baik. Selain itu, ruang belajar dengan jendela akan memperlancar sirkulasi udara sehingga ruangan menjadi sejuk

3. Jika ruang belajar anak berada di kamar tidur, gunakan warna cat dinding yang lebih lembut dan tenang seperti warna biru dan hijau. Dua warna ini terbukti dapat meningkatkan optimisme dan relaksasi sehingga sangat baik untuk otak. Jangan lupa untuk metakkan papan schedule atau memo dan kalender.

4. Terkadang anak belajar di atas lantai. Sebaiknya gunakan penutup lantai yang mudah perawatannya dan tidak terlalu mahal seperti penutup laminasi atau vinyl. Penutup tersebut mudah dibersihkan sehingga Anda tidak perlu khawatir anak akan terkena kuman penyakit.

5. Jika Anda ingin memantau kondisi anak saat belajar, Anda bisa membuat ruang kerja berdekatan dengan ruang belajar. Anda bisa membuat pintu kayu WPC (Wood Plastic Composite) sebagai pemisah ruangan sehingga konsentrasi anak tidak teralihkan oleh aktivitas kerja Anda.

6. Buatlah ruang penyimpanan untuk meletakkan alat-alat belajar teratur. Gunakan tempat sampah daur ulang atau kotak bekas untuk menyimpan bolpoint, pensil, penghapus, dan penggaris yang disusun secara vertikal lalu diberi tanda di setiap kotaknya. Penyusunan secara vertikal membuat ruang belajar terlihat lebih simple dan rapi.

Demikian ulasan kami tentang beberapa cara untuk mendesain ruang belajar anak, Anda juga bisa membaca artikel kami tentang beberapa desain ruang belajar nyaman untuk yang cocok buah hati Anda di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls)

Ruang belajar nyaman untuk meningkatkan prestasi buah hati Anda

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.