Ruang belajar menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah. Pendidikan adalah nomor satu dan harus diprioritaskan, baik di sekolah maupun di rumah. Di sekolah, mungkin semuan fasilitasnya serba ada dan tinggal pakai. Sementara di rumah, orang tua bisa menata ruang belajar khusus agar ia bisa belajar dengan tenang di ruangannya sendiri.

Tentu memang tidak mudah mengatur penataan ruang khusus belajar karena kebutuhan furniturenya juga kurang lebih sama dengan ruangan lain. Perlu meja, kursi, dan aksesoris tambahan lainnya. Namun, apapun yang terjadi, anak adalah prioritas utama orang tua termasuk pendidikannya.

Kenapa Penting Menata Ruang Belajar untuk Anak?

Kenapa penting ruang belajar anak dibuat sebagus mungkin? Jawabannya adalah guna memaksimalkan semangat belajarnya. Bahkan sekalipun sudah punya ruang belajar khusus, menatanya dengan baik agar semakin nyaman juga penting.

Ada beberapa tujuan ynag hendak dicapai dengan mengatur penataan ruang belajar si kecil. Salah satunya berkaitan dengan semangat belajarnya yang harus tetap dipacu agar tidak mengalami penurunan. Dengan memberikan fasilitas terbaik berupa ruang tamu dan seisinya maka harapannya juga semangat belajarnya meningkat dan prestasinya terus menanjak.

Jadi pada intinya, menata ruang belajar anak dengan baik sangatlah penting untuk mendukung prestasinya. Mood belajar anak yang seringkali timbul tenggelam setiap saat jangan sampai sia-sia karena suasana ruang belajar mereka yang tidak kondusif. Disinilah peran orang tua untuk harus kreatif dalam menciptakan ruang belajar yang menyenangkan baginya.

Menata ruang belajar, ruang belajar nyaman, ruang belajar yang nyaman, desain ruang belajar anak
menata ruang belajar – diminimalis.com

Tips Menata Ruang Belajar yang Nyaman untuk Anak

Pada artikel kali ini, diminimalis akan mengulas beberapa tips terbaik dalam menata ruang belajar anak. Berikut diantaranya:

1. Dekorasi Ruangan yang Suportif

Guna menambah kesan ruangan khusus untuk belajar yang suportif, Anda bisa menambahkan aksesoris pendukung pelajarannya. Misalnya dengan menambahklan poster perkalian, pembagian, aksara, atau daftar istilah. Bisa juga dengan meletakkan karpet baru bermotif sains, lukisan, atau lainnya yang sejenis.

Anda juga dapat memasang board berbahan gabus yang berguna untuk menempel catatan tugas atau target lainnya. Ajarkan juga mereka untuk mengelola pekerjaan rumah dengan menggantung kalender pribadi di atas meja.

ruang belajar nyaman, ruang belajar yang nyaman, desain ruang belajar anak
menata ruang belajar_pastikan cahaya yang maksimal – diminimalis.com

2. Atur Pencahayaan terbaik

Ciri ruang belajar yang ideal salah satunya adalah adanya pencahayaan yang mendukung. Pencahayaan yang baik pada ruang belajar akan mendukung aktivitas apapun yang dilakukannya di ruangan. Pencahayaan yang dimaksud ini adalah lampu utama ruangan. Ini penting untuk menunjang aktivitas selain membaca atau menulis. Jadi, buatlah lampu penerangan utama secerah mungkin asal tidak silau.

Termasuk penting juga pencahayaan jarak dekat yang mengarah pada meja belajar, tambahkan lampu dengan performa terbaik. Ini akan membantu penglihatannya saat menulis, membaca, atau mengerjakan pekerjaan rumah secara efisien.

Dampak dari pencahayaan yang tidak maksimal adalah bisa merusak mata dalam jangka panjang. Jadi, pencahayaan bisa sekaligus langkah preventif dalam menjaga mata anak Anda tetap sehat kedepannya. Sebab, bila sudah terlambat, tidak mudah untuk memulihkannya kembali alias harus memakai kacamata.

3. Tambahkan Jam dinding atau jam duduk

Jangan lupa aksesoris tambahan yang berkaitan dengan manajemen waktu juga harus terfasilitasi. Jika tadi sudah ada kalender maka sekarang jangan lupakan tambahan jam dinding atau jam weker.

Keberadaan jam pada ruang belajar berguna untuk mengajarkan mereka dalam mengatur manajemen waktunya sendiri. Anak akan terbiasa tahu kapan harus belajar dan kapan saatnya istirahat atau bermain.

4. Jauhkan dari Hal-hal yang Mengganggu

Kita tahu bahwa dunia anak-anak adalah bermain. Sehingga, jika Anda ingin anak Anda fokus belajar jangan sekali-kali dekatkan dengan hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasinya.

Salah satu cara mendesain ruang belajar anak adalah dengan menjauhkannya dari TV, radio atau gagdet sebelum waktu belajar selesai. Perhatian mereka yang mudah teralihkan jelas akan membuat konsentarsi belajarnya buyar. Sebaliknya, letakkan beberapa buku kesukaan anak yang bisa membuat mereka menikmati menghabiskan waktu di ruang belajar.

5. Libatkan Anak

Hal lain yang tak kalah penting adalah melibatkan anak dalam proses pengaturan ruang belajarnya. Ini penting sebab ia yang akan memakainya selama berjam jam dan setiap hari.

Libatkan anak dalam mendesain detail ruangan belajarnya termasuk penambahan setiap aksesorisnya. Ketika bisa mendekorasi ruang belajar nyaman dengan baik dan mendukung imajinasi positifnya, maka kami yakin ia akan betah berlama-lama di ruang belajar.

6. Atur penataan kombinasi warna

Dalam mendesain ruang belajar untuk anak, sebaiknya gunakan warna cat yang lembut atau warna pastel pada dindingnya. Penentuan warna berpengaruh terhadap daya tangkap dan mood si kecil selama bergulat dengan buku.

Warna pastel yang lembut akan membuat otak anak lebih rileks sehingga apa yang dipelajarinya dapat dengan mudah masuk ke otak. Selain itu, penentuan warna terbaik juga akan berpengaruh terhadap tampilan ruangan. Anak-anak akan sangat suka jika warna yang dipilih sesuai dengan ekspektasi. Jadi kuncinya adalah komunikasikan dengannya jika ia sudah cukup besar dan bisa memilih.

Jadi, mungkin demikian dulu pembahasan singkat tentang tips menata ruang belajar yang nyaman untuk buah hati Anda. Jangan lupa hal-hal kecil seperti keterlibatan anak dalam penentuan keputusan dekorasi ruangan. Sebab biasanya anak akan marah jika keinginannya tidak dituruti. Terakhir, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. (ls) editted by RN26122020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *