Menanam Tabulampot yang Tepat di Teras Rumah Minimalis

Menanam tabulampot merupakan hal yang semestinya bisa kita kerjakan sendiri, mengingat pentingnya peran tabulampot bagi kita pemilik rumah minimalis. Pada artikel kali ini, diminimalis akan ulas teknis menanam tabulampot supaya Anda bisa mendapat manfaat besar darinya meski memilki lahan yang sempit.

Dengan memiliki pemahaman dasar tentang penanaman dan perawatan tabulampot, kita bisa mendapatkan manfaat nutrisi dari buah yang dikonsumsi. Selain itu, rumah menjadi lebih segar karena banyaknya dedaunan yang memproduksi oksigen.

menanam tabulampot, menanam tabulampot mangga, menanam tabulampot anggur
pilihlah bibit yang berkualitas sebelum menanam tabulampot – diminimalis.com

Menanam Tabulampot di Teras Rumah Minimalis dengan Cara yang Tepat

Yang pertama harus Anda lakukan adalah menyiapkan media tanam. Media tanam berfungsi sebagai tempat tumbuhnya akar dan untuk menopang postur tanaman. Media tanam tabulampot harus bisa menyimpan air dan memasok nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Media tanam yang sering digunakan para hobi tanaman ini antara lain campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1. Bisa juga campuran tanah, pupuk kambing dan sekam padi dengan komposisi 1:1:1.

Tanah dan material organik di daerah tropis biasanya memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Bila bahan-bahan media tanam tersebut terlalu asam campurkan kapur pertanian atau dolomit ke dalamnya. Setelah menyiapkan media tanam, selanjutnya siapkan pot sebagai wadah.

Tabulampot Taman Minimalis, taman depan rumah, tanaman buah dalam pot, tanaman buah di dalam pot
tabulampot menggunakan pot tanah liat – diminimalis.com

Jenis pot bisa terbuat dari tanah liat, logam (drum), plastik, semen atau kayu. Pot dari berbahan tanah liat dan kayu sangat baik untuk tabulampot karena memiliki pori-pori sehingga kelembaban dan temperatur media tanam lebih stabil. Namun kelemahannya bahan-bahan tersebut rapuh dan mudah pecah.

Wadah tabulampot yang baik harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk aliran drainase dan memudahkan pengawasan agar akar tanaman tidak menembus tanah.

Fakta tentang Metode Tabulampot

Tanaman tabulampot ternyata mempunyai beberapa fakta yang dapat Anda rasakan kebermanfatannya. Berikut ini beberapa fakta tentang tanaman tabulampot:

Tanaman ini sangat cocok untuk pekarangan yang sempit.

Bagi Anda yang tinggal di perkotaan, metode ini sangat cocok untuk menanam tabulampot berisi tanaman kesukaan Anda. Tanaman ini tidak akan merusak pagar atau tanah di sekitar rumah karena tanaman ini hanya tumbuh di dalam pot.

Tidak hanya itu tanaman ini dapat di pindah-pindah sesuai keinginan Anda dengan ketentuan tetap mendapatkan sinar matahari.

Tidak semua buah yang di tanam pada tabulampot tumbuh secara optimal. 

Tidak semua tanaman buah dapat Anda tanam dalam metode ini. Beberapa tanaman buah yang dapat Anda jadikan referensi yaitu mangga, kelengkeng, apel, jeruk, rambutan, buah naga, sawo, belimbing, dan lain-lain. Jangan lupa untuk memindahkan tanaman ke dalam pot yang lebih besar jika sudah mulai tumbuh tinggi dan besar.

Tabulampot dapat digunakan untuk mempercantik rumah.

Anda yang sangat menyukai keindahan dengan asesoris tanaman hijau, menanam tabulampot dapat menjadi solusinya. Tanaman ini dapat tumbuh rimbun dan lebat yang akan menambah nilai estetika rumah Anda. Tidak hanya itu, tabulampot juga dapat berfungsi sebagai penyaring udara yang kotor dan pelindung dari paparan sinar matahari langsung.

Tabulampot mudah cepat berbuah, tapi tidak selebat yang ditanam di tanah. 

Menanam dengan metode ini dapat dengan cepat berbuah karena fase pertumbuhan vegetatif lebih pendek daripada fase pertumbuhan generatifnya. Fase vegetatif adalah fase pertumbuhan yang meliputi pertumbuhan daun, batang, dan akar. Sedangkan, fase generatif adalah fase yang meliputi pembungaan dan pembuahan.

Membutuhkan konsistensi dan ketelatenan untuk perawatan tabulampot. 

Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan metode menanam tabulampot ini, Anda harus rutin dalam melakukan perawatan seperti menyiram, membersihkan dari hama tanaman, dan memangkas batang yang sekiranya mengganggu. Hal ini dikarenakan tabulampot tidak bisa mendapatkan sendiri nutrisi dan unsur hara dari tanah. Sehingga pertumbuhannya tergantung dengan perawatan yang Anda lakukan.

Penanaman Bibit Tanaman

Berikut ini langkah-langkah untuk menanam bibit tanaman ke dalam wadah tabulampot:

  1. Siapkan bahan-bahan media tanam, kemudian ayak dan buang kerikil-kerikil yang ada didalamnya. Campurkan bahan-bahan itu hingga merata.
  1. Siapkan pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tanaman. Sebaiknya dimulai dari ukuran pot yang kecil. Sehingga apabila tanaman semakin besar pot bisa diganti, sekaligus sebagai penanda untuk meremajakan media tanam.
  1. Letakkan pecahan genteng pada dasar pot, satu lapis saja. Kemudian letakkan juga satu lapis ijuk atau sabut kelapa. Kemudian isi dengan media tanam yang sudah disiapkan hingga setengah tinggi pot.

Untuk mengurangi penguapan, pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman. Kemudian buka polybag bibit tanaman, letakkan tepat ditengah-tengah pot. Timbun dengan media tanam hingga pangkal batang.

Padatkan media tanam di sekitar pangkal batang, pastikan tanaman sudah kuat tertopang. Siram dengan air untuk mempertahankan kelembaban. Simpan tabulampot di tempat yang agak teduh untuk beradaptasi. Siram setiap pagi atau sore hari. Setelah satu minggu, letakkan tabulampot di tempat terbuka.

Perawatan Tabulamput yang Wajib Anda Ketahui

Tabulampot merupakan tanaman yang tidak berbuah dengan optimal apabila perawatan yang dilakukan kurang maksimal. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan perawatan yang maksimal untuk mendapatkan kualitas buah yang baik.

  1. Melakukan penyiraman secara berkala. Apabila tabulampot sudah mulai tumbuh besar, letakkan ditempat yang terbuka dan terpapar dengan sinar matahari langsung. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara berkala. Jika musim kemarau lakukan setiap hari pada pagi dan sore hari. Namun, jika musim penghujan Anda tidak perlu menyiram setiap hari, lakukan penyiraman apabila tanaman sudah mulai kering.
  2. Rutin melakukan pemangkasan. Tujuan dari dilakukannya pemangkasan adalah untuk membentuk tanaman. Selain itu, pemangkasan dilakukan agar tanaman mendapatkan sinar matahari secara langsung. Terdapat dua tipe pemangkasan yaitu pemangkasan produksi yang dilakukan pada tunas air dengan tujuan merangsang pembungaan tanaman. Sedangkan, pemangkasan peremajaan dilakukan pada tanaman yang sudah berumur tua. Beberapa cabang perlu dipangkas dan cukup menyisakan batang utamanya saja.
  3. Melakukan pemupukan secara teratur. Tujuan dari pemupukan adalah untuk mencukupi kandungan unsur hara dalam tanaman. Pemberian pupuk dapat Anda lakukan pada awal penanaman dan kemudian diberikan kembali setiap 4 bulan sekali.
  4. Mengganti media tanam. Saat tanaman mulai tumbuh besar, maka dibutuhkan ruang juga lebih besar. Saat memindahkan tanaman, Anda dapat melakukan pemangkasan dan peremajaan pada tanaman buah ini.
  5. Mengendalikan penyakit dan hama. Bibit yang unggul tentunya mempunyai kualitas yang baik dan lebih bebas dari serangan hama dan penyakit. Sehingga, langkah awal sebelum melakukan penanaman menggunakan metode ini, Anda perlu memilih bibit terbaik. Tidak hanya itu, Anda juga harus memperhatikan kebersihan pot dengan rutin membersihkan gulma pada tanaman.

Itulah beberapa ulasan kami tentang cara menanam tabulampot di taman rumah minimalis. Anda juga bisa membaca artikel terkait kami merawat tabulampot agar semakin tercerahkan. semoga bermanfaat. (ls) editted by AL21062020.


Comment