10 Hal Penting Bagaimana Membuat Rumah Minimalis Modern yang Anti-Mainstream

by

Membangun atau membuat rumah minimalis memang bukan project yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang. Bukan apa-apa, kegiatan ini memang lebih condong pada spesialisasi seorang kontraktor atau tukang bangunan.

Namun meski begitu, memiliki rumah minimalis sudah bukan hal yang mustahil lagi untuk diwujudkan. Bahkan orang biasa seperti kita.

Syaratnya, mau terlibat dan terjun langsung dari mulai tahap konsep sampai dengan pengerjaannya.

Membuat Rumah Minimalis itu Gampang dan Murah Asal Mau Tahu Resepnya

Gambaran akan tempat tinggal yang ideal atau setidaknya nyaman untuk ditinggali menjadi sebuah harapan puncak ketika hendak membuat rumah.

Oleh karenanya, menjadi penting untuk dipersiapkan semua hal yang dibutuhkan.

Anda harus mau meluangkan waktu untuk turut mengawasi penyiapan lahan sampai dengan progress pengerjaannya. Dengan begitu, Anda akan tahu setiap detail permasalahan yang mungkin timbul saat pembangunan rumah minimalis Anda dilakukan.

Misalnya, Anda bisa langsung turun tangan jika ada masalah dengan penganggaran dan belanja material. Peran dan ilmu Anda berguna untuk meminimalisir kerugian, baik secara material maupun tenggang waktu pengerjaan.

10 Hal Penting Saat akan Membuat Rumah Minimalis

Untuk Anda yang baru saja menikah, mungkin dalam waktu dekat akan memerlukan rumah tinggal. Tipe rumah minimalis bisa jadi pilihan paling tepat untuk keluarga kecil Anda.

Nah, apa saja kira-kira yang harus Anda siapkan saat akan membangun rumah minimalis? Berikut kami rangkumkan untuk Anda.

membuat rumah minimalis

1. Kenali Karakter Tanah yang Akan Digarap

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah soal karakter tanah dimana Anda akan menempatkan rumah minimalis Anda tersebut.

Tanah yang hendak digunakan menjadi pondasi penting susunan bangunan di atasnya.

Periksa apakah tanah tersebut jenis tanah kering, basah, padat atau gembur. Pastikan juga berapa tingkat kemiringan, tinggi permukaan dari ruas jalan, kemudian berbatasan langsung dengan aliran sungai atau tidak, dan hal lain terkait dengan kondisi tanah.

Hal ini penting karena hal-hal di atas tersebut nantinya akan berpengaruh besar terhadap kualitas bangunan rumah.

diminimalis.com (desain rumah dan kolam renang minimalis)
Memahami kondisi tanah yang hendak dibangun – diminimalis.com

Jika tanah Anda gembur, maka perlu untuk dilakukan pemadatan terlebih dahulu sehingga pondasinya akan lebih kokoh.

Jika tanah Anda lebih rendah dari ruas jalan maka sepertinya perlu dilakukan pengurugan (penimbunan) tanah sehingga tingginya minimal sama atau lebih tinggi. Urgensinya, hal ini akan mampu mencegah debu dan air dari jalan agar tidak “berbondong-bondong” masuk ke rumah Anda.

Lagi, jika rumah Anda berbatasan dengan aliran sungai, maka perlu dipertimbangkan untuk membuat pondasi dan tembok penahan yang kokoh pada dinding sungai. Hal ini supaya tanah dan fondasi tidak mudah tergerus air yang bisa berakibat rumah Anda longsor.

Dengan memahami karakter tanah yang hendak dibangun, maka Anda akan memiliki dasar untuk mempertimbangkan tindakan perventif jika sewaktu-waktu ada masalah.

Jika Anda mampu mempersiapkannya tanahnya dengan baik mulai dari survei hingga pengolahan, dijamin rumah Anda akan awet hingga bertahun-tahun.

2. Menentukan Keperluan Tiap Ruangan

Bicara soal ruangan dalam rumah sangat penting sebab hampir tidak ada hunian yang tidak bersekat. Ruangan-ruanagn vital seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dan dapur wajib dipikirkan bagaimana lay out-nya.

Bermusyawarahlah dengan anggota keluarga yang lain, libatkan istri dan anak. Tampung aspirasi mereka, sebab mereka juga akan turut menjadi penghuninya.

Selain itu, jangan sungkan untuk bertanya kepada yang lebih ahli atau berpengalaman. Perkirakan luas bangunan yang hendak dibangun dan item keperluan setiap ruangan.

diminimalis.com (desain rumah dan kolam renang minimalis)
Denah rumah minimalis – diminimalis.com

Harus dipahami bahwa rumah dengan banyak ruangan cenderung memakan biaya lebih mahal. Sebab, bahan bangunan yang dibutuhkan lebih banyak plus memerlukan perawatan yang lebih ekstra.

Guna menghemat budget, buatlah ruangan yang multifungsi yang mana dapat difungsikan secara
fleksibel untuk keperluan yang lain.

Misalnya ruang tamu yang juga berfungsi sebagai ruang keluarga, atau dapur yang dipadukan dengan ruang makan. Pembuatan ruangan multifungsi ini sesuai dengan desain rumah tipe minimalis. Tidak butuh banyak ruangan, sehingga lebih hemat dalam penggunaan bahan bangunan.

Sedangkan untuk memisahkan antar fungsi, Anda bisa memilih perabot yang sesuai untuk keperluan tersebut. nAnda bisa melihat jenis-jenis perabot interior pada artikel jenis interior untuk keperluan rumah minimalis.

3. Menentukan Ukuran dan Denah Penataan Ruang

Ukuran dan denah ruangan menjadi penting sebab ini merupakan representasi desain rumah yang hendak Anda bangun. Termasuk juga sisa tanah untuk pengembangan jika masih terdapat sisa lahan yang belum dibangun.

Luas ruangan untuk masing-masing ruang perlu dipertimbangkan termasuk ruangan apa saja yang hendak dibuat serta dimana letaknya dalam rumah.

Penempatan ruang tamu umumnya di bagian depan, apakah akan terdapat teras, atau taman, atau bahkan langsung berhadapan dengan jalan semua itu opsional. Ruang keluarga tempat bersantai dan bercengkerama dengan anak istri bisa ditengah. Kamar tidur utama dimana Anda dan istri beristirahat, kamar tidur anak, dan perimbangkan juga apakah akan mengalokasikan kamar khusus untuk tamu atau tidak.

Kamar mandi dapat ditempatkan di bagian belakang, atau menjadi sekat antara dua ruangan yang sama jenisnya. Sementara dapur dan ruang makan dapat diefektifkan penggunaanya sehingga dapat menghemat tempat.

Jika Anda keluarga yang memiliki kendaraan roda 4 dan lebih suka memarkirnya di rumah, maka perlu juga untuk menyediakan carport atau garasi yang memadai. Alih-alih agar Anda tidak membiarkan mobil Anda terparkir di pinggir jalan tanpa perlindungan.

Jumlah lantai yang hendak dibangun juga turut perlu menjadi pertimbangan. Pemilihan besi rangka dan material lain perlu ada dalam list tersebut.

Perhatikan juga mengenai pencahayaan ruangan dan sirkulasi udara. Buat matahari masuk ke dalam rumah sebagai sumber pencahayaan alami. Dengan begitu, rumah Anda akan terlihat cerah dan sehat setiap harinya.

Hal ini penting terutama pada ruang kamar, jangan sampai ruang tersebut menjadi lembab dikarenakan tidak terdapat sinar matahari dan sirkulasi udara yang cukup, sehingga berefek pada kesehatan buah hati kita. Untuk keperluan ini, Anda dapat memanfaatkan jasa seorang arsitek yang terpercaya.

Anda bisa melihat contoh referensi pada artikel denah rumah minimalis.

4. Perencanaan Jalur Instalasi Listrik

Setelah Anda membuat desain dan denah rumah, selanjutnya Anda bisa instalasi jaringan listrik.

Perencanaan yang baik, menjadikan instalasi listrik di rumah Anda terlihat rapi dan efisien. Namun tetap memenuhi kebutuhan dan kenyamanan penggunaan, selain itu, Anda juga dapat menghemat penggunaan kabel dan komponen yang lain.

diminimalis.com (desain rumah dan kolam renang minimalis)
Stop kontak – diminimalis.com

Jalur listrik yang akan Anda buat, bisa mempertimbangkan peruntukan ruangan tersebut, apakah untuk ruang anak, ruang kerja, dapur, ruang tamu, kamar tidur, atau yang lain.

Untuk ruang keluarga (living room) dan ruang kerja biasanya memiliki jumlah outlet listrik atau stop kontak lebih banyak. Setidaknya dua atau lebih, atau kemudian bisa ditambah dengan penggunaan roll kabel. Meski itu berarti Anda harus membiarkan kabel listrik terlihat di tepian tembok bagian bawah ruang kerja Anda, namun itu adalah cara terbaiknya.

Penggunaan dan pemilihan jenis outlet juga perlu diperhatikan. Untuk Anda yang mempunyai anak kecil, hendaknya gunakan stop kontak yang memiliki pengaman untuk mencegah buah hati Anda tersetrum.

Sebagai langkah antisipatif ketika anak lepas dari pengawasan dan memasukkan jemari tangannya ke stop kontak, maka perlu diperhatikan tinggi pemasangannya dari lantai. dengan begitu buah hati Anda sulit dan tidak dapat mencapainya. Anda dapat melihat jenis-jenis perlengkapan listrik dan keperluannya pada artikel tentang instalasi listrik.

5. Jalur Instalasi Air serta Pembuangan Sanitasi

Tahap berikutnya pada tahap pembuatan rumah minimalis yaitu saluran air. Jika Anda menggunakan air dari PDAM maka Anda perlu memperhatikan jalur dari pipa PDAM, dan juga akses masuk dari jalur pipa tersebut. Di bagian ini lah kemudian biasanya PDAM akan memasang alat meterannya.

Jadi pastikan bahwa Anda telah merencanakaan tempatnya, dengan harapan Anda tidak harus memindahkannya di kemudian hari, karena jelas ini akan menambah biaya lagi.

Hal terkait pendaftaran pelanggan PDAM baru bisa Anda baca pada artikel pendaftaran pelanggan baru PDAM. Selain PDAM, Anda juga bisa memilih untuk menggunakan air sumur jika memang air tanah di tempat Anda layak untuk digunakan.

diminimalis.com (desain rumah dan kolam renang minimalis)
Saluran air dalam rumah – diminimalis.com

Anda bisa bertanya kepada tetangga Anda yang terlebih dahulu menempati rumah di komplek Anda.

Jika memang memungkinkan, maka Anda bisa mulai merencanakan untuk menggali sumur tanah, untuk sumber air Anda, yang kemudian bisa Anda tentukan hendak dibuat terbuka, atau lantas ditutup dengan pompa air sebagai alat untuk mengaksesnya.

Jika Anda memiliki dana berlebih, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan keduanya, sebagai alternatif jika salah sumber air bermasalah.

Selain saluran air bersih, jangan lupa juga untuk memperhatikan sanitasi terkait jalur pembuangan yang berasal dari toilet, kamar mandi, tempat cuci dapur, tempat cuci baju, wastafel dan juga saluran buangan air hujan dari atap.

Pembuatan septic tank yang baik menunjang kesehatan air tanah kita, terlebih lagi jika Anda menggunakan sumur gali. Terkait pembuatan septic tank, bisa Anda baca artikel tentang sanitasi saluran air dan pembuatan septic tank.

Saluran cucuran buangan air hujan dan cucuran atap juga perlu diperhatikan. Dengan mempertimbangkan lokasi selokan air di sekitar rumah kita, atau jika Anda beruntung, Anda bisa mendapati saluran air atau sungai kecil yang memudahkan Anda membuang air limbah dari dapur. Anda dapat merencanakan pembuatan saluran air yang dapat menjadikan lingkungan rumah Anda menjadi sehat dan rapi.

6. Penentuan Tahap Pembangunan Rumah Minimalis.

Tahapan pembangunan dapat dilakukan berdasarkan prioritas, atau membangun hingga selesai termasuk pagar rumah dan komponen-komponen pendukung lainnya secara lengkap.

Jika Anda memilih skala prioritas, maka Anda dapat mengejar pekerjaan pembangunan rumah utama dahulu, hingga sekira siap dihuni dan cukup nyaman, sembari Anda memikirkan untuk melengkapi komponen pendukung yang lain seperti pagar, taman, dekorasi eksterior dan lain sebagainya.

Anda juga bisa memilih untuk berangkat dari pemikiran dasar tentang budgeting (pembiayaan) atau rencana keperluan terhadap ruang dan manfaatnya, pertimbangkan juga tentang target waktu pengerjaan bangunan.

Pemilihan untuk membangun secara bertahap ataukah full finishing, berpengaruh juga terhadap perencanaan pendanaan. Jika Anda memang memiliki dana yang cukup berlebih dan memiliki tempat untuk ditinggali sementara rumah dalam tahap pengerjaan, maka ada baiknya Anda memilih untuk full finishing.

Ada baiknya juga sediakan cadangan dana tambahan sebesar 20-30% untuk hal-hal yang tidak terduga atau lupa direncanakan. Di sisi lain, jika Anda dan keluarga sudah begitu gembira hendak menempati rumah sendiri, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk merampungkan bangunan utama dulu. Selanjutnya Anda bisa break (mengambil jeda istirahat) guna merencanakan hal-hal lain yang perlu ditambahkan dan dilengkapi, sembari Anda sekeluarga menikmati kebahagian menempati rumah pertama Anda.

7. Menentukan Bahan Bangunan

Penentuan bahan bangunan yang hendak digunakan terkait ukuran, jenis, material/bahan dasarnya, dan juga harga serta dimana Anda dapat memperolehnya.

Lakukanlah riset pasar terkait harga dan ketersediaan barang, setelah sebelumnya Anda membuat daftar bahan-bahan yang diperlukan selama proses pembangunan nantinya.

Perhatikan juga kapan kiranya Anda membutuhkan bahan tersebut selama proses pembuatan rumah, apakah di awal, menengah, atau akhir. Seperti misalnya batu untuk pondasi, maka Anda harus menyediakannya semenjak awal pembangunan. Sedangkan cat dan genteng baru akan anda perlukan pada tahap finishing nantinya.

Paralon untuk saluran air menjadi bahan yang kemudain perlu Anda beli, ketika mulai membangun dinding, selain semen, pasir, kapur dan batu bata.

Carilah suplier batu bata dan pasir yang terdekat dengan Anda untuk menghemat ongkos kirim, namun juga usahakan dari pembuatnya langsung untuk batu bata, dan untuk pasir.

Anda bisa bekerja sama dengan pemilik truk yang biasa mengangkut pasir, sehingga Anda bisa menghemat biaya, dibandingkan jika Anda membelinya di toko bangunan.

Ketika dalam membuat rumah minimalis sudah mulai memasang batu bata, usahakan Anda telah menyiapkan kusen / gawangan pintu sebelumnya sehingga dapat dipasang bersamaan dengan berdirinya tembok, dengan harapan diperoleh hasil maksimal.

Untuk bahan semen dan kapur, belilah sediaan secukupnya, kisaran 3-5 hari, agar kualitasnya tidak menurun ketika hendak digunakan, terlebih lagi ketika musim penghujan dimana udara mengandung banyak kandungan air.

Perhatikan juga tempat penyimpanan bahan material tersebut, usahakan di ruang tertutup dan beri alas kayu sehingga tidak bersentuhan langsung dengan laintai.

Ketika hendak memilih keramik atau marmer, pastikan stok yang dimiliki oleh toko langganan Anda mencukupi untuk kebutuhan luas lantai ruangan Anda.

Karena pada umumnya motifnya selalu rutin berganti secara berkala, jangan sampai Anda kekurangan motif yang sama sehingga Anda terpaksa harus menggunakan motif yang berbeda untuk lantai ruangan yang sama. Sediakan juga cadangan untuk keramik dan genteng ketika membeli, karena sifatnya yang relatif mudah patah atau hancur.

8. Jika Dana Berlebih, Apa yang Harus Dilakukan?

Tahap yang ke ke delapan dalam membuat rumah minimalis. Pertimbangkan juga konsep hunian yang hendak Anda bangun, karena nantinya akan mempengaruhi kepada pemilihan finishing dan pemenuhan interior serta eksterior guna mendukung konsep tersebut.

Bagi sebagian orang, rumah adalah cerminan dari pemiliknya, maka dirasa perlu untuk kemudian menata rumah sesuai dengan konsep yang disukai pemiliknya, sehingga mencerminkan si empunya tempat tinggal.

membuat rumah minimalis
Rumah dan Kolam renang minimalis – diminimalis.com

Jika Anda menyukai hal yang simple dan tidak terlalu suka bertele-tele, maka konsep minimalis mungkin cocok untuk Anda. Jika Anda penyuka hal-hal yang bersifat klasik dan benda-benda yang memiliki nilai sejarah, maka konsep hunian klasik, kontemporer atau etnik dapat menjadi pilihan Anda.

Anda juga dapat menggabungkan dua atau lebih konsep khas yang Anda sukai, sehingga menjadikan Anda dan keluarga lebih nyaman menikmati waktu bersama di rumah.

Desain interior dan pemilihan perabot juga sering kali menjadi faktor penentu dari konsep yang dipilih. Selain sebagai benda dengan fungsi tertentu, perabot yang dipilih secara tepat dapat juga menambah nilai estetik sebuah hunian.

Anda bisa menemukan berbagai ide konsep pada artikel tentang bermacam-macam konsep rumah hunian, atau silahkan berkonsultasi dengan seorang desainer interior yang Anda percaya.

9. Mencari Tukang atau Kontraktor Terbaik

Penting untuk diingat bahwa tampilan rumah dipengaruhi oleh performa tukang/pekerjanya. Oleh karenanya, cari referensi tukang atau mandor yang memiliki reputasi baik dengan standar kerja yang efisien.

Anda bisa mempercayakan pekerjaan membuat rumah minimalis idaman Anda kepada kontraktor yang terpercaya atau yang telah memiliki reputasi baik.

Jika Anda ingin belajar dan menambah wawasan tentang membangun rumah, dan menikmati prosesnya, maka silahkan Anda pimpin langsung prosesnya.

Namun demikian, Anda tetap memerlukan seseorang yang telah faham tentang hal tersebut.

membuat rumah minimalis
Tukang dan prose pengerjaan rumah – diminimalis.com

Anda bisa meminta bantuan dari saudara yang memiliki pengalaman untuk menjadi pengawas proyek pembangunan, atau Anda bisa mencari referensi dari tetangga dan saudara.

Alternatif lain jika Anda tinggal di kota besar seperti Jakarta dimana mencari tukang bangunan yang baik dan terpercaya membuat Anda harus menghabiskan waktu lama atau mengantri giliran.

Anda bisa meminta bantuan dari saudara yang ada di daerah, yang sekiranya di daerahnya terdapat tukang-tukang bangunan yang terpercaya, untuk kemudian meng-handle pembuatan rumah Anda.

namun itu berarti Anda perlu menyediakan fasilitas semacam rumah gubuk atau bedeng untuk tinggal selama mengerjakan pembangunan rumah Anda.

Komunikasikan juga konsep dan desain yang Anda inginkan dengan pengawas proyek atau mador bangunan, untuk meminimalisasi terjadinya kekeliruan sehingga tidak harus dilakukan pembongkaran atau keterpaksaan menghuni bangunan yang tidak sesuai dengan cita-cita Anda.

Hal yang sering terlupakan, berilah perhatian dan berperilaku baik kepada tukang yang mengerjakan rumah kita, niscaya mereka pun akan bekerja sepenuh hati, karena ditangan merekalah kita mempercayakan rumah idaman yang akan kita huni bertahun-tahun ke depan bersama keluarga kita.

10. Waktunya Eksekusi!

Jika langkah di atas sudah Anda penuhi, Anda bisa mulai membuat rumah minimalis Anda dengan kontraktor kepercayaan anda. Awasi serta lakukan evaluasi setiap harinya.

Dengan adanya pengawasan, diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya pengerjaan. Evaluasi pada tiap harinya membuat Anda belajar untuk menjadi lebih efektif, faham proses dan menikmati proses sejarah pembangunan rumah Anda, dan juga untuk menggali ide-ide dan inspirasi rumah yang hendak Anda bangun.

Jika Anda merasa memerlukan bantuan dari yang ahli dibidangnya, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan seorang arsitek terkait desain rumah minimalis atau dengan seorang yang berlatar belakang teknik sipil terkait dengan rancang bangun rumah Anda.

Karena mereka lah yang ahli di bidangnya, namun jika Anda memilih untuk menikmati proses pembelajaran dalam membangun rumah Anda seorang diri bersama keluarga, saya kira hak itu sepenuhnya ada pada Anda untuk memutuskan.

Demikian tahapan dalam membuat rumah minimalis yang bisa kami infokan. Semoga rumah Anda sesuai dengan impian dan harapan Anda, serta menjadi sebuah hunian yang selalu dirindukan oleh keluarga Anda. Salam dari kami untuk keluarga, diminimalis.com.

Baca juga artikel selanjutnya tentang membangun rumah minimalis murah sebagai acuan ketika hendak membangun rumah minimalis sederhana pada artikel berikut,

Rumah Minimalis Murah bisa Anda Dapatkan dengan 10 Cara Berikut (rd)