Melebatkan Buah Tabulampot di Taman Rumah Minimalis Anda

Melebatkan buah tabulampot merupakan cara supaya kita mendapatkan hasil yang maksimal dari lahan minimalis kita. Karena area pertumbuhannya yang terbatas, maka pertumbuhan buahnya tidak bisa kita tunggu begitu saja. Harus ada upaya dari kita untuk membuat tanaman buah tersebut mampu berbuah lebat, meski tumbuh di dalam pot.

Tabulampot Taman Minimalis, taman depan rumah, tanaman buah dalam pot, tanaman buah di dalam pot
tabulampot anggur ungu yang lebat- diminimalis.com

Melebatkan Buah Tabulampot dengan Baik dan Benar

Melebatkan tanaman tabulampot tidak terlalu mudah, namun juga tidak sulit. Anda memerlukan beberapa tahapan agar mendapatkan hasil yang terbaik dalam melebatkan buah tabulampot, beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan yaitu :

1. Melakukan stress air

Cara yang paling sederhana agar tanaman pot tersebut berbuah adalah dengan cara melakukan stres air pada tanaman tersebut. Stres air fungsinya untuk merangsang agar tanaman pot cepat berbuah lebat. Yang perlu kita lakukan adalah dengan cara mengurangi intensitas penyiraman dengan waktu tertentu.

Melebatkan buah tabulampot, taman depan rumah, tanaman buah dalam pot, tanaman buah di dalam pot
Tabulampot buah naga menjadi lebat setelah dilakukan stres air- diminimalis.com

Lakukan penyiraman pada tanaman pot tersebut supaya tanaman tersebut tidak mati saja, bisa 10 hari sekali atau bahkan kita siram 1 bulan sekali. Anda bisa melakukan stres air ini selama 3 bulan, selanjutnya setelah 3 bulan lakukan penyiraman normal seperti semula, yaitu setiap pagi dan sore hari.
Dengan begitu, tanaman buah tersebut akan berbunga dengan lebat lalu selanjutnya berbuah.

2. Pengendalian hama dan penyakit

Pencegahan serangan hama dan penyakit bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan media tanam dan taman. Gulma dan semak belukar disekitar taman bisa menjadi sumber hama dan penyakit.
Bila tabulampot sudah terlanjur terserang hama atau penyakit, langkah pertama bisa diberantas secara manual. Misalnya dengan memungut ulat yang menyerang atau memangkas dahan yang terkena penyakit.

Pada saat tabulampot berbuah, lindungi buah dengan plastik atau jaring pelindung. Atau juga bisa dengan memasang perangkap hama, seperti penggunaan hormon feromon untuk memerangkap lalat buah.

Kemudian Anda perlu melakukan penyemprotan tabulampot untuk menghindarkan dari serangan hama.
Karena lokasinya berada di dekat area pemukiman, sebaiknya pestisida yang digunakan adalah pestisida organik.

3. Pergantian media dan pot

Tabulampot yang telah mencapai ukuran tertentu perlu dipindahkan. Ruang tabulampot harus cukup untuk menopang ruang gerak tanaman. Pemindahan dilakukan sekaligus dengan pergantian media tanam.
Pergantian media tanam dalam tabulampot tidak hanya berfungsi memindahkan tanaman pada pot yang lebih besar saja. Namun perlu juga dilakukan pemangkasan peremajaan. Misalnya pemangkasan akar tanaman, karena akar tanaman yang terus tumbuh akan membuat media tanam menjadi padat.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan untuk Melebatkan Tanaman Tabulampot

Tidak hanya beberapa tahapan yang harus Anda perhatikan. Beberapa hal dan tindakan yang harus Anda perhatikan dalam melebatkan tanaman tabulampot diantaranya :

1. Memperhatikan lingkungan tempat tumbuh

Setiap tanaman tabulampot mempunyai kriteria pertumbuhan yang berbeda-beda. Lingkungan dan iklim sangat mempengaruhi proses produksi menjadi maksimal. Lingkungan ini sangat mempengaruhi pertumbuhan akar, batang, dan daun. Tidak hanya itu, kondisi lingkungan juga sangat mempengaruhi pertumbuhan buah.

Lingkungan tanam yang baik dapat memperlancar proses pertumbuhan tanaman ini. Lingkungan yang dimaksud disini adalah jenis tanah, ketinggian tempat, kelembapan, suhu, dan curah hujan. Namun, setiap tanaman mempunyai kriteria lingkungan yang berbeda-beda, sehingga Anda perlu memperhatikannya.

2. Menggunakan bibit unggul

Upaya untuk menghasilkan buah yang berkualitas dan mempunyai nilai jual tinggi salah satunya adalah penggunaan bibit yang unggul. Bibit unggul yang sebaiknya digunakan untuk tanaman tabulampot adalah bibit yang dapat meningkatkan produktivitas tinggi. Bibit unggul mempunyai sifat-sifat seperti produktivitas tinggi, lebih cepat berbuah, buah yang dihasilkan enak dan berkualitas, serta tanaman terhindar dari penyakit.

Selain itu, tanaman tabulampot menggunakan jenis bibit vegetatif daripada bibit generatif. Berbeda dengan bibit generatif yang dihasilkan dari proses perkawinan, bibit vegetatif ini dihasilkan tanpa proses perkawinan. Bibit ini biasanya berasal dari tanaman yang sudah tumbuh besar dengan sempurna dan berbuah.

3. Memilih media tanam yang tepat

Hal-hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah pemilihan media tanam (pot) yang sesuai dengan jenis tanamannya. Tanaman yang mempunyai batang yang besar, gunakanlah pot yang besar, sebaliknya tanaman yang kecil gunakanlah pot yang kecil. Pemilihan pot yang baik dan benar adalah bentuk pot yang memanjang ke bawah. Hal ini dikarenakan untuk mendukung proses pertumbuhan akar.

Tidak hanya pot yang harus Anda perhatikan. Media tanam lainnya yang patut diperhatikan adalah jenis pupuk, tanah, atau batu untuk menghambat tanah merembes sampai ke luar pot. Jenis pupuk yang digunakan juga mesti disesuaikan dengan jenis tanaman, apakah menggunakan pupuk kandang, pasir, sekam atau serbuk gergajen.

Biasanya bagi para pehobi tabulampot, mereka biasanya menggunakan campuran tanah, kompos 1: 1: 1. Bisa juga menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan berat komposisi 1: 1: 1.

4. Melakukan perawatan tanaman dengan tepat

Perawatan tanaman dapat Anda lakukan setiap hari atau dua hari sekali. Anda harus menyiram tanaman agar tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah. Penyiraman dapat Anda lakukan setiap dua hari sekali pada pagi atau sore hari. Pastikan tanaman mendapatkan nutrisi dari sinar matahari secara cukup.

Langkah-langkah Menanam Bibit Tanaman Pada Tabulampot

Pembahasan terakhir pada artikel ini adalah langkah-langkah menanam bibit tabulambot. Berikut ini langkah mudah dalam menanam bibit tanaman di dalam tabulampot :

  1. Menyiapkan media tanam, apakah Anda akan menggunakan tanah, pasir, atau gergajen. Anda bisa juga menggunakan media tanam yang biasanya digunakan para pehobi tabulampot seperti yang sudah dijelaskan di atas. Setelah itu ayak dan buang semua kerikil yang ada di dalam media tanam. Campurkan media tanam yang Anda pilih hingga merata.
  2. Siapkan pot dan tanam sesuai dengan ukuran tanaman. Sebaiknya gunakan pot dalam bentuk kecil di awal penanaman, apabila pohon sudah tumbuh besar pindahkan pada pot yang lebih besar.
  3. Langkah selanjutnya adalah letakkan beberapa pecahan geteng pada lapisan paling bawah. Kemudian pada lapisan ke dua letakkan ijuk atau sabut kelapa.
  4. Tahapan selanjutnya adalah meletakkan media tanam yang sudah di campurkan tadi setengah dari pot.
  5. Pangkas sebagian daun atau batang bibit tanaman untuk mengurangi penguapan. Letakkan tepat di tengah-tengah pot dan timbun dengan media tanam hingga pada pangkal batang.
  6. Kemudian padatkan media tanam di sekitar batang dan siram dengan air.
  7. Terakhir, simpanlah tabulampot di tempat yang teduh untuk proses adaptasi di awal. Setelah satu minggu, letakkan di tempat yang terbuka. Siram pada setiap pagi atau sore.

Demikian ulasan kami tentang cara melebatkan tabulampot di taman rumah minimalis, Anda juga bisa membaca artikel terkait kami tentang manfaat tabulampot di rumah minimalis Anda di bawah ini, semoga bermanfaat. (Is) editted by AL 25042020.

Manfaat tabulampot bagi Anda pemilik rumah minimalis


Comment