Bila Anda tertarik untuk berinvestasi properti, sebaiknya perlu memahami berbagai plus minus sebuah lokasi bangunan. Maksud kami adalah ada beberapa kriteria lokasi rumah yang sebaiknya dihindari untuk Anda bangunkan sebua hunian atau properti untuk disewakan.

Bukan soal harga, tapi lebih ke prospek kedepannya. Yaitu tentang bagaimana perkembangan penyewaan properti yang Anda sewakan ke customer. Semakin bagus lokasinya maka pihak penyewa juga akan semakin yakin memilih menyewa properti yang Anda tawarkan.

Selain itu, lokasi rumah sewaan juga sangat mempengaruhi harga jual . Bila salah menentukan dimana lokasi rumah yang akan dibangun, akan berdampak buruk untuk jangka panjang kedepan.

 cara mencari lokasi rumah, cara mencari lokasi rumah yang baik, cara menentukan lokasi rumah lokasi rumah yang sebaiknya dihindari
Ada banyak lokasi rumah yang sebaiknya dihindari, karena akan berpengaruh pada nilai jual rumah Anda di masa mendatang – diminimalis.com

Bila Anda sejak awal memiliki tujuan mencari lokasi rumah sebagai aset investasi, maka hasilnya bisa jadi menguntungkan jika memilih yang tepat. Bila Anda membangun pada lokasi yang tidak tepat, bisa jadi rumah Anda akan dibeli dibawah harga pasaran dan itu merugikan Anda.

Begitu pula bila Anda membangun rumah untuk hunian pribadi yang Anda tinggali, keluarga Anda juga besar kemungkinan tidak akan nyaman. Kurang mendukung alias tidak kondusif jadi alasan utama ketidakbetahan keluarga Anda, bisa jadi.

Kiat Memilih Lokasi Rumah yang Tepat, Hindari 8 Titik Ini!

Pentingnya memilih lokasi hunian terbaik adalah karena efeknya jangka panjang. Meski memang tergantung dari tujuan Anda membangun properti tersebut. Untuk disewakan kah, atau akan dihuni sendiri suatu saat nanti.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan coba memberi gambaran pada Anda tentang beberapa tips memilih lokasi rumah yang tepat. Sekaligus agar Anda bisa menghindari beberapa posisi-posisi/lokasi rumah yang sebaiknya dihindari, diantaranya yaitu:

Dekat Pemakaman

Di urutan pertama lokasi rumah yang sebaiknya dihindari untuk ditinggali adalah hunian dekat kuburan. Walau Anda orang yang religius dan tidak pernah takut dengan hal-hal yang berbau mistis, tapi tetap saja Anda disarankan untuk menghindari membangun properti dekat pemakaman. Selain properti/rumah sulit untuk terjual/tersewa, juga kenaikan harganya kemungkinan stagnan/malah menurun.

Pada beberapa kasus, jika biaya pembangunan atau pembiayaannya bersumber dari Bank, bisa jadi pihak bank tidak akan memberi lampu hijau untuk membiayai properti tersebut. Jadi, inilah alasan kenapa membangun properti sebisa mungkin agar menghindari dekat pemakaman.

Dekat dengan TPA [Tempat Pembuangan Akhir]

Usahakan sebisa mungkin menghindari lokasi rumah untuk properti yang dekat dengan tempat pembuangan sampah akhir. Biasanya tempat daerah tersebut jelas sangat bau dan identik dengan penyakit/kotoran.

Jika Anda tidak membangun dari nol alias beli untuk disewakan, sebaiknya pertimbangkan hal ini. Jangan pernah sekali-kali naksir properti yang dekat pembuangan akhir walaupun harganya jauh di bawah pasaran kecuali Anda siap menghadapi resikonya.

Dekat dengan Trafo Tegangan Tinggi

Selanjutnya, lokasi rumah yang sebaiknya dihindari adalah yang terlalu dekat dengan Trafo bertegangan tinggi. Orang yang tinggal di daerah dekat tegangan tinggi biasanya beresiko terkena radiasi berkepanjangan. Tidak heran jika banyak orang sangat menghindari properti dekat dengan sumber tegangan tinggi.

Selain beresiko tinggi terhadap penyakit akibat radiasi, jikapun Anda menyewakan kepada yang membutuhkan rumah tinggal akan akan sulit untuk laku/tersewa. Tidak lain karena biasanya sang calon penyewa sudah mempertimbangkan hal ini.

Di Area Rawan Banjir

Area/wilayah rawan banjir jelas jadi salah satu lokasi rumah yang sebaiknya dihindari untuk dihuni atau dibeli. Untuk kota-kota besar seperti Jakarta, ini merupakan prioritas utama pada saat melakukan survey lokasi. Sebab pasti tidak ada yang mau tempat tinggalnya terkena dampak banjir.

Untuk melihat apakah properti yang Anda incar atau ingin bangun sering terkena banjir atau tidak, coba perhatikan jalan-jalan yang menuju kesana. Perhatikan juga jalan yang berada di depan rumah/hunian. Biasanya jalan yang rusak merupakan suatu indikasi bahwa properti di daerah tersebut sering banjir. Jadi, sebaiknya jangan gambling ya meskipun termasuk rumah tahan banjir, karena ketenangan adalah hal yang utama.

Sulitnya Akses Mobil

Untuk mendapatkan persetujuan dari bank dari segi pembiayaan, salah satu syarat utamanya adalah kemudahan akses roda empat. Jalan depan rumah setidaknya harus bisa dilewati oleh mobil. Akan lebih baik lagi jika bisa dilewati 2 mobil sehingga tergolong aksesabel.

Terlalu Dekat dengan SPBU

Faktor polusi udara dan keamanan tinggal membuat sebagian besar orang menghindari membeli/menyewa lokasi rumah yang berada di dekat SPBU/stasiun pengisian bahan bakar. Ini alasan klasik memang, namun sebagai pemilik properti sebaiknya Anda mengakomodir keinginan pasar terkait ini.

Dekat dengan aliran sungai 

 cara mencari lokasi rumah, cara mencari lokasi rumah yang baik, cara menentukan lokasi rumah lokasi rumah yang sebaiknya dihindari
rumah dekat sungai emiliki banyak resiko buruk – diminimalis.com

Lokasi rumah yang sebaiknya dihindari juga ada hubungannya dengan aliran sungai. Hunian terlalu dekat dengan aliran sungai cenderung lebih rentan terhadap penyakit dan beresiko kena banjir/longsor lebih besar. Selain itu, pada malam hari, suara aliran arus sungai akan terdengar lebih keras dan ini bisa jadi membuat tidak nyaman selama jam istirahat penghuninya.

Terlalu Dekat Rel Kereta Api 

Sama dengan alasan terlalu dekat dengan sungai, lokasi rumah yang sebaiknya dihindari ialah yang terlalu dekat dengan rel kereta. Kenapa? Rumah dekat dengan rel kereta api juga rawan terhadap ketidaknyamanan istirahat. Hal utama yang paling mengganggu adalah suara bising kereta api yang lewat terutama jika rel kereta tersebut termasuk jalur kereta penumpang/bisnis.

Gemuruh suara kereta lewat juga akan semakin jelas pada malam hari sementara di waktu tersebut Anda/penghuni yang menyewa properti Anda harus istirahat. Jadi cobalah untuk dipikirkan ulang jika ingin memiliki properti baik untuk investasi atau disewakan agar menghindari lokasi ini.

Baca juga: Tips Mencari Lokasi Rumah Terbaik untuk Investasi atau Dihuni Sendiri

Oke mungkin itu saja dulu ulasan dari kami soal bagaimana kiat terbaik memilih lokasi rumah properti baik untuk dipakai sendiri ataupun untuk disewakan. Semoga tambahan bahasan tentang daftar lokasi rumah yang sebaiknya dihindari di atas juga bisa menjawab rasa penasaran Anda terkait serba serbi membangun rumah/properti. Salam diminimalis (ls) editted by RN11062021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *