Lantai garasi merupakan elemen penting yang perlu dirancang dengan baik agar kendaraan tidak slip karena licin. Keberadaannya menjadi tempat pijakan roda kendaraan yang Anda miliki. Kekuatan struktur lantai menjadi penting agar saat dipijak roda kendaraan, lantai carport rumah minimalis tetap kokoh.

Lantai Garasi dan Cara Mendesainnya

Lantai Garasi, Lantai Garasi batu alam, lantai carport keramik, lantai carport minimalis
lantai garasi semen cetak – diminimalis.comantai carposr

Lantai garasi minimalis memiliki peran yang penting dalam sebuah struktur carport. Selain kokohnya struktur lantai, ada hal penting lain yang perlu Anda perhatikan ketika hendak membuat sebuah carport, hal tersebut adalah elemen penutupnya.

Material penutup lantai carport memang memiliki fungsi yang cukup penting. Selain sebagai alas lantai, keberadaan penutup ini juga bisa menjadi pemanis tampilan eksterior rumah Anda, tentunya dengan pemilihan yang tepat. Ada banyak jenis material penutup lantai carport yang bisa Anda gunakan, dan keramik adalah salah satu diantaranya.

Selain konstruksi lantai, hal berikutnya yang tak kalah penting adalah material penutup lantai. Ada beragam jenis material penutup lantai yang tersedia di pasaran, mulai dari beton cetak hingga keramik. Masing-masing material memiliki tampilan serta keunggulan yang berbeda.

Namun, apapun jenis material yang hendak Anda gunakan sebagai material penutup lantai carport minimalis. Pilihlah jenis material yang tidak hanya kuat menahan beban kendaraan, namun juga memiliki permukaan yang kasar. Pemilihan material berpermukaan kasar dimaksudkan agar saat lantai carport terkena air tidak menjadikannya licin.

Jika Anda hendak memilih material penutup lantai carport, pastikan permukaannya bertekstur kasar, sehingga tidak licin saat tersiram air. Selain itu, pilih bahan yang memiliki daya tahan yang kuat karena akan menahan beban kendaraan. Di bawah ini ada beberapa material penutup lantai carport yang bisa Anda pilih:

Semen Cetak

Adukan semen ini terdiri dari campuran pasir, semen dan koral kecil. Lantai semen cetak dapat berupa lembaran atau lempengan dengan ketebalan 3cm hingga 5cm. Proses pencetakan pun bisa dilakukan dengan cor ditempat atau cor di tempat lain kemudian di pasang di lantai carport Anda. Agar tampilannya menarik, Anda bisa mengisi nat antar semen dengan material koral sikat atau rumput.

lantai carport minimalis
lantai semen plesteran – diminimalis.com

Semen Plesteran

Lantai semen plesteran merupakan jenis material yang paling sederhana dan murah. Cara pengerjaannya sangat sederhana, hanya dengan memberi plesteran pada permukaan lantai kemudian sebagai finishing, diberi aksen garis dengan menggunakan alat khusus yang disebut trowel.

Keramik Homogeneous Tile

Keramik pada umumnya terkenal dengan teksturnya yang licin dan berbahaya untuk melaju kendaraan. Namun, ada juga jenis keramik tidak licin, kuat, dan dapat digunakan sebagai lantai garasi yaitu homogeneous tile. Material ini mempunyai daya tahan terhadap tekanan lebih baik dibandingkan dengan keramik biasa. Keramik ini dapat menahan sampai 450 kg per sentimeter kuadrat.

Batu Koral

Anda menyukai nuansa yang estetik untuk penutup lantai carport rumah Anda? Penutup lantai carpot dari batu koral dapat menjadi pilihannya. Pemasangan batu koral ini perlu adanya finishing berupa penyikatan yang nantinya dapat disebut sebagai koral sikat.

Tujuan dari penyikatan batu koral yaitu untuk memunculkan tekstur batu alam agar lebih cantik dan menarik. Pemasangan batu koral ini biasanya juga dikombinasikan dengan semen cetak. Anda juga bisa memberikan warna pada batu koral yang sudah disusun rapi.

Batu Andesit

Selain menggunakan batu koral, Anda juga bisa menggunakan batu andesit sebagai material lantai garasi carport Anda. Batu andesit juga tak kalah cantiknya dengan batu koral. Kekuatan untuk menahan beban pun tidak kalah hebat dengan batu koral. Material batu ini cenderung lebih awet, namun jangan lupa untuk melakukan perawatan secara berkala supaya tidak mudah berjamur.

Paving atau Grass Block

Lantai garasi yang terakhir adalah paving block. Material ini termasuk dengan material yang berasal dari beton cetak. Tidak perlu diragukan lagi, kekuatan untuk menahan kendaraan dari material ini sangat baik. Terdapat rumput disela-sela beton yang sangat cantik untuk memperindah lantai carport Anda.

Tips Merawat Lantai Garasi Rumah Anda

Cara merawat lantai garasi bermacam-macam, mulai dari menyikat kotoran, membereskan barang-barang yang ada di lantai, dan sebagainya. Lantas apa saja tips merawat carport rumah Anda agar selalu tampak bersih dan estetik? Berikut penjelasannya.

1. Membersihkan Garasi (Carport)

Langkah yang harus Anda perhatikan ketika membersihkan garasi yaitu:

  • Membereskan barang-barang yang terdapat di garasi. Pindahkan semua kendaraan ketempat yang lebih aman terlebih dahulu. Letakkan semua barang-barang yang ada di garasi yang tidak dapat menghalangi semprotan air, selang, dan sabun.
  • Tutuplah gipsum dan colokan listrik dengan plastik atau terpal. Hal ini untuk melindungi dari cipratan air dan noda.
  • Mulailah menyapu lantai. Sapu lantai sebelum Anda menyiramnya dengan air.

2. Menghilangkan Noda

Langkah-langkah yang harus Anda perhatikan yaitu:

  • Seka atau bersihkan cairan yang sengaja atau tidak tumpah di lantai. Anda dapat menggunakan bahan yang meresap untuk membersihkan cairan, msialnya tisu atau kain.
  • Gunakan air perasan lemon atau cuka untuk noda berkarat. Gunakan sikat berbulu kaku untuk menyikat noda yang ada di lantai. Namun, jangan gunakan larutan asam dan cuka untuk lantai dengan material epoksi.
  • Gosok noda membandel dengan air dan detergen. Taburkan beberapa detergen pada noda yang membandel. Sikat lantai yang sebelumnya telah dicelup air terlebih dahulu. Gosok sekuat tenaga sampai noda benar-benar hilang. Setelah itu, bersihkan sisa detergen dengan lap.

3. Menggosok Lantai Beton

Langkah yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Langkah pertama untuk menggosok lantai garasi adalah menyiapkan larutan pembersih. Campurkan larutan pembersih tadi ke dalam ember yang sudah berisi air hangat. Campurkan 600 gr detergen setiap 4 liter air yang digunakan.
  • Gosok lantai dengan sikat berbulu kasar atau sapu lidi. Tuangkan larutan pembersih lantai, lalu biarkan 10-15 menit agar kotoran dan minyak terserap. Bilas dengan menyemprotkan air dan biarkan mengering dengan sendirinya.

4. Mengepel Lantai Epoksi

Langkah terakhir yang wajib Anda perhatikan untuk mengepel lantai epoksi yaitu:

  • Membersihkan lantai dengan pel setiap minggu. Lantai epoksi sebenarnya tidak membutuhkan perawatan yang sulit. Anda hanya perlu mengepelnya seminggu sekali dan menyapunya setiap hari.
  • Cucilah lantai dengan pel busa minimal 4 bulan sekali. Anda dapat mencampurkan 1,5 cangkir amonia ke dalam 4 liter air panas. Sapulah seluruh permukaan lantai dengan pel.
  • Singkirkan residu dan noda dnegan air panas. Siramlah dengan air panas lantai akibat dari adanya jejak limbah.

Demikian penjelasan dan uraian kami tentang lantai garasi, cara mendesainnya, dan tips merawatnya. Anda juga bisa membaca artikel kami tentang tips garasi aman untuk anak-anak di Tips garasi aman untuk anak-anak pada rumah minimalis Anda, semoga bermanfaat. (ls) editted by AL150821.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *