Lampu Lumio , Hasil Inovasi Anak Bangsa yang Mendunia

Inovasi lampu lumio yang indah dan menawan - diminimalis.com

Lampu lumio merupakan produk lampu kreatif yang didesain oleh Max Gunawan warga Indonesia asal Jakarta yang telah 16 tahun menetap di Amerika. Lampu lumio adalah sebuah lampu bila dilipat menjadi seperti sebuah buku dan bila difungsikan sebagai lampu, maka dia akan berbentuk seperti akordion atau lampu dengan labirin-labirin indah, mirip seperti sulap.

lampu lumio, biodata max gunawan, profil max gunawan
Inovasi lampu lumio yang indah dan menawan – diminimalis.com

Lampu buku lumio didesain oleh Max Gunawan, seorang arsitek kelahiran Jakarta yang sekarang bermukim di San Francisco, Amerika Serikat. Sebelumnya berprofesi sebagai arsitek, ia meninggalkan pekerjannya akhir tahun 2012 untuk menekuni desain produk dan fokus merancang lampu “Lumio.” lampu “Lumio” merupakan lampu yang dapat dilipat seperti buku dan digunakan di mana saja dengan memakai baterai yang dapat bertahan selama 8 jam.

Selain itu, lampu lumio sangat cantik untuk diletakkan di mana saja dan bentuk labirinnya pun bisa hingga 360 derajat sehingga bentuknya seperti kincir air mini. Menurut Max Gunawan , di era sekarang, dalam mendesain sesuatu harusnya simple, tidak makan tempat, dan indah.

Lumio dibuat dari bahan Tyvek, sebuah material yang mirip kertas yang tahan air dan berdaya tahan tinggi, karenanya Lumio bisa dilipat menjadi seperti sebuah buku. Pelapis Lumio atau “sampul buku-nya” adalah kayu yang dipotong secara laser sehingga cukup kuat dan mampu melindungi material Tyvek-nya.

Dengan dilengkapi LED (light emitted diode) dan 500 Lumens cahaya atau setara lampu 40 Watt, terangnya lampu lumio cukup terang dan bisa digunakan sebagai lampu baca atau ruangan, dan sebagainya sesuai kebutuhan.

Lampu lumio dan jalan panjangnya sebagai lampu hias di rumah-rumah mewah

Proses yang dilalui Max untuk menciptakan Lumio cukup panjang. Dan baginya yang paling sulit adalah menciptakan produk yang sederhana namun berguna. Awal tahun 2013, dalam sebulan ia berhasil mengumpulkan modal hampir 600 ribu dolar, 10 kali lipat dari yang diharapkannya.

lampu lumio, biodata max gunawan, profil max gunawan
Lampu lumia dalam keadaan tertututpdan menyala – diminimalis.com

Keberhasilannya ini menarik perhatian sebuah acara reality TV di jaringan televisi ABC, “Shark Tank” yang tayang di jam utama. Di acara ini, Max menawarkan “Lumio” kepada 5 investor untuk mendapatkan tambahan suntikan modal. Ia berhasil merebut perhatian kelimanya yang ingin menanamkan modal mereka.

Dalam waktu satu jam saat acara tayang, penjualan “Lumio” langsung terdongkrak dan banyak dilirik perusahaan-perusahaan lain. Ini sekaligus memunculkan banyak produk serupa yang kemudian ditawarkan lebih murah.

Keberhasilannya saat ini tak membuat Max berpuas diri. Ia akan meluncurkan versi mini “Lumio” yang juga dapat dipakai sebagai charger untuk ponsel. Max juga tengah mengembangkan desain furnitur multi fungsi bagi ruang yang terbatas.

Menyabet Beberapa Penghargaan

Setelah produk lampu Lumio jadi dan mulai dipasarkan, ternyata hasil yang didapatkan sangatlah luar biasa. Selain itu, teknologi lampu kreasi Max Gunawan ini ternyata juga mampu menghasilkan beberapa penghargaan bergengsi seperti diantaranya Edison Awards untuk kategori household environment, Red Dot Award di negara Jerman serta Good Desain Award yang diadakan di Australia. Kerjasama khusus dengan Museum of Modern Art New York juga pernah ia raih dari peluncuran produk mini Lumio.

Demikian ulasan kami tentang lampu lumio kreasi anak bangsa yang mendunia, Anda juga bisa membaca artikel kami tentang ragam lampu duduk hias di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls)

Lampu duduk hias yang bukan lagi sekedar alat penerang di atas meja

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.