Jual – Beli Rumah dan Syarat-Syaratnya yang Perlu Anda Siapkan

agar proses jual beli rumah lancar, maka persiapkan seluruh syarat-syaratnya - diminimalis.com

Jual – beli rumah dan syarat-syaratnya harus dielngkapi, agar rumah yang hendak dijual tidak mengalami kesulitan saat proses transaksinya. Ada berbagai prosedur dan persyaratan yang harus dipahami agar proses jual-beli dapat berjalan lancar. Hal ini dikarenakan, rumah merupakan aset yang kepemilikannya sangat diperhatikan di mata hukum, baik itu saat membangun, jual-beli, warisan, wakaf atau hibah.

Tahapan pembangunan rumah minimalis, Tahapan membangun rumah minimalis, urutan membangun rumah
agar proses jual beli rumah lancar, maka persiapkan seluruh syarat-syaratnya – diminimalis.com

Jual – beli rumah dan syarat-syaratnya yang perlu disiapkan

Dalam proses jual beli-beli rumah, ada beragam persyaratan dan proses yang perlu Anda siapkan. Diantara syarat dan peroses tersebut antara lain:

• Anda perlu mendatangi kantor PPAT (Pejabat Pembuat Akte Tanah) untuk mengurus administrasi jual atau beli rumah pada daerah itu sendiri. Contohnya kantor PPAT di daerah kabupaten Bogor hanya dapat mengurus administrasi jual-beli tanah/rumah yang berlokasi di daerah kabupaten Bogor. Begitu pula PPAT di daerah lainnya.

• Tahapan berikutnya, dengan menyerahkan sertifikat rumah pada kantor PPAT. Selanjutnya kantor PPAT akan mengirim sertifikat rumah yang diperjualbelikan ke BPN atau Badan Pertanahan Nasional. Ini untuk memastikan bahwa rumah yang diperjualbelikan sedang tidak ada pada kondisi sengketa hukum, proses sita ataupun blokir. Ini akan membantu Anda dalam membeli ataupun menjual rumah secara aman dan legal sesuai ketentuan negara.

Jual - beli rumah dan syarat-syaratnya, Jual Beli Rumah Dengan Mudah dan Aman, tips membeli rumah bekas, tata cara membeli rumah
dengan persyaratan yang lengkap, maka rumah yang hendak dijual akan mudah laku – diminimalis.com

• Selain sertifikat, berkas-berkas lainnya yang harus diserahkan ke PPAT sebagai persyaratan jual atau beli rumah adalah:
– Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) tahun terakhir berikut bukti pembayaran
– Copy KTP dan KK suami-istri (bila sudah menikah)
– Copy Surat Nikah (bila sudah menikah
– Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
– Copy Surat Kematian (bila pemilik rumah telah meninggal)
– Copy surat keterangan ahli waris yang telah dilegalisir (bila pemilik rumah telah meninggal)
– Izin Mendirikan Bangunan (IMB), denah dan beragam surat keterangan lain yang berhubungan dengan rumah yang diperjualbelikan.

• Selanjutnya adalah penandatanganan Akte Jual Beli atau AJB
Sesudah seluruh kelengkapan surat diperiksa dan dinyatakan siap serta telah melunasi biaya pembuatan AJB, maka pihak pembeli dan penjual dapat segera menandatangani AJB didampingi oleh 2 orang saksi. Setelah penandatangan AJB maka dapat dilakukan proses balik nama pada sertifikat, dibantu kantor PPAT dengan mencoret nama pemilik lama.

Demikian ulasan kami tentang syarat-syarat jual-beli rumah, Anda juga bisa membaca artikel kami tentang tips jual beli rumah dengan mudah dan aman agar terhindar dari kerugiandi bawah ini. (ls)

Jual beli rumah dengan mudah dan aman agar terhindar dari kerugian

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.