Berbagai Jenis Karpet, Tips Membeli, Serta Penggunaannya untuk Segala Keperluan

Sekarang ini, sudah ada berbagai jenis karpet yang bisa diadopsi untuk memperindah tampilan interior ruangan. Kebutuhan karpet yang cukup tinggi ini seharusnya membuat setiap orang semakin jeli untuk memilih yang terbaik. Jenis-jenis karpet yang semakin beragam, Anda tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan.

Variasi karpet yang beragam ini tentu saja merupakan bagian dari perkembangan desain interior yang terus menanjak. Karpet menjadi elemen yang cukup vital dalam dunia dekorasi ruangan. Karpet yang dengan fungsi utamanya sebagai penambah kenyamanan saat kaki berpijak di atas lantai, kini juga ada unsur estetika yang turut ajadi pertimbangan.

Untuk fungsi dan manfaatnya sendiri saat ini semakin berkembang seiring dengan adanya berbagai jenis karpet dari beraneka ragam bahan baku. Anda bisa memilih salah satu atau beberapa diantaranya guna memenuhi kebutuhan dekoratif rumah Anda.

jenis karpet, jenis-jenis bahan karpet, macam-macam karpet

Ada beragam jenis karpet yang bisa Anda gunakan pada interior rumah minimalis Anda – Diminimalis.com

Fungsi Karpet pada Sebuah Interior Ruangan

Secara umum, adanya karpet pada sebuah ruangan memiliki beberapa manfaat, seperti:

  • Penambah keindahan
  • Memberikan kenyamanan saat berjalan atau duduk lesehan
  • Sebagai alas furniture untuk melindungi lantai dan bagian tertentu dari furnitue itu sendiri dari gesekan. Adanya karpet juga menjadikan furniture tidak mudah bergeser dari tempat peletakan awalnya.

Tips Memilih Karpet yang Sesuai dengan Penggunaan

Membeli jenis produk apapun termasuk karpet pasti perlu yang namanya pertimbangan. Jika tidak dilakukan dengan matang maka bisa jadi hasilnya malah akan mengecewakan. Tentu Anda tidak ingin kejadian tersebut teradi pada Anda bukan? Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda dalam memilih karpet terbaik sesuai keinginan.

1. Jadikan kualitas bahan sebagai prioritas

Tentu Anda ingin karpet yang anda beli aman dan awet dipakai. Salah satu caranya agar keinginan Anda terwujud adalah dengan memilih bahan yang paling berkualitas. Jadikan kualitas bahan sebaagi prioritas, lalu di urutan selanjutnya bisa pertimbangkan motif, corak, dan terakhir harga.

2. Sesuaikan corak dan motif dengan fungsi ruang

Ini penting untuk jadi bahan pertimbangan Anda. Dengan memilih produk karpet yang sesuai maka saya yakin nanti saaat dipasang tidak akan mengecewakan. Misalnya, untuk ruang bergaya klasik, corak dan warna karpet yang cocok adalah yang bergaya monokrom. Atau bisa juga corak lainnya, yang jelas perhatikan kesesuaian dengan konsep dan fungsi ruang.

3. Jadikan harga sebagai sarana investasi

Dua poin sebelumnya di atas tidak ada kaitannya dengan pertimbangan harga. Sekarang, kita coba masukkan soal harga sebagai bahan pertimbangan selanjutnya. Bagaimana Anda sebaiknya menyikapi soal harga ini?

Berprinsiplah untk menjadikan harga beli sebagai investasi. Tidak masalah Anda harus beli karpet dengan harga yang sedikit mahal, asalkan dapat kualitas yang tidak main-main. Dengan prinsip demikian maka karpet yang Anda beli akan memiliki fungsi yang lebih dari sekedar alas lantai semata.

Berbagai Jenis Karpet yang Bisa Anda Pilih untuk Interior Ruangan

Saat ini, berbagai jenis karpet yang ada di pasaran makin beragam dengan adanya berbagai bahan baku yang digunakan.

Masing-masing karpet tersebut memiliki ciri dan manfaat yang berbeda-beda. Pada kesempatan kali ini, Diminimalis akan mengulas untuk Anda tentang aneka jenis karpet yang bisa dipilih.

Karpet wol

Meski harganya relatif mahal, namun karpet wol memiliki bahan yang halus dan berdaya tahan tinggi. Wol merupakan bahan favorit yang banyak digunakan pada produk garmen.

Benang materialnya yang kuat dan berwarna cerah, membuat karpet jenis ini tahan noda serta nyaman untuk kulit. Jika dirawat dengan baik, wol bahkan bisa bertahan hingga puluhan tahun.

Beberapa kelebihan lain dari karpet bahan wol ini adalah ketebalannya yang menjadikannya lebih awet dan tahan lama. Karpet bahan wol sangat cocok ditempatkan di ruang keluarga, karena fungsinya yang mampu memberikan kesan hangat.

Sedangkan dilihat dari fungsi dekoratifnya, karpet wol bisa menjadi pilihan yang tepat yan untuk menghadirkan kesan elegan pada ruang tamu. Dengan adanya karpet cantik, harapannya tamu Anda akan merasa nyaman dan betah berlama-lama di sana. Untuk perawatannya sendiri, karpet  wol bisa dibersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner ataupun jasa cuci dry clean terpercaya.

Baca: Tips Penataan Karpet pada Ruang Tamu agar Berfungsi Maksimal

Karpet nilon

Jenis karpet selanjutnya adalah dari bahan nilon yang mana memiliki bulu-bulu yang berdiri dan tidak mudah jatuh. Karpet ini memiliki warna cerah dan terasa empuk saat dipijak. Selain itu, karpet lantai dengan bahan nilon juga relatif mudah dibersihkan apabila terkena kotoran.

Harga karpet ini tergolong relatif terjangkau, terbuat dari bahan dasar plastik, sehingga mmudahkannya untuk dicuci dengan air. Ketika dibersihkan dari debu menggunakan vacuum cleaner, kotoran akan mudah terisap atau terangkat.

Karpet polipropeline.

Karpet jenis ini berasal dari serat sintetis. Karpet polipropilene ini mudah dibersihkan dari noda, hanya saja bahannya cepat pudar. Polipropilene ini merupakan salah satu dari sekian jenis karpet yang paling banyak diminati karena harganya relatif murah.

Walau harganya terbilang murah, karpet ini termasuk cukup kuat. Cocok untuk Anda yang ingin karpet dengan harga yang terjangkau. Adapun kekuangan dari karpet ini adalah benang pembentuk karpetnya mudah jatuh dan warnanya cepat memudar.

Karpet tile

Karpet ini dibentuk menyerupai ubin atau keramik dengan garis-garis dan warna yang berkesinambungan, sehingga terkesan sederhana tetapi elegan. Karpet jenis ini biasa terdapat di ruangan-ruangan yang cukup luas.

Strukur karpet ini biasanya akan cepat lepas bila digunakan sebagai alas meja, terlebih bila Anda masih memiliki anak kecil yang terbiasa bermain di atas karpet. Jika ada satu bagian karpet yang terlihat mengelupas, sebaiknya segera Anda rekatkan kembali agar tidak menjalar pada bagian lainnya.

Tips Perawatan Karpet

cara membersihkan karpet, cara merawat karpet, cara mencuci karpet

karpet perlu dibersihkan secara rutin demi mencegah dari kuman dan penyakit – diminimalis.com 

 

 

Debu dan kotoran lain bisa tersimpan di dalam serat-serat karpet. Jika tidak dibersihkan, maka debu dan kotoran ini bisa merusak serat karpetnya. Agar karpet Anda selalu bersih, berikut adalah tips perawatannya.

Lakukan vakum secara teratur, paling tidak seminggu sekali. Set mesin vakum pada ketinggian yang pas. Jika mesin vakum terlalu rendah dan melekat kuat pada karpet, hal ini dapat membahayakan karpet dan komponen vakum.

Jika mesin vakum terlalu tinggi dan jauh dari karpet, maka tidak ada kotoran yang akan terangkat. Anda perlu membersihkan kantung dan filter vakum sebelum dan setelah gunakan.Vakum dengan perlahan dan jangan terburu-buru, agar semua kotoran terhisap dengan baik.

Jika karpet terkena cairan, segeralah lap menggunakan kain. Tekan kain pada bagian yang basah agar cairan terserap kain lap tersebut. Jika cuaca mendukung, angin-anginkan karpet di luar ruangan.

Jika cairan yang menempel meninggalkan noda, Anda perlu membersihkannya dengan air yang telah dicampur deterjen. Setelah itu keringkan karpet kembali.

Setidaknya cucilah karpet kesayangan Anda 2-3 bulan sekali agar tetap awet dan tahan lama. Karena mencuci karpet membutuhkan tempat yang luas dan waktu yang lama, jangan ragu untuk memakai jasa laundry bila Anda kesulitan untuk membersihkannya sendiri.

Jadi pada intinya, dengan memahami jenis karpet yang akan dibeli maka hasil yang didapat akan lebih maksimal. Sebaiknya pilih karpet yang terbaik dari sisi kualitas penggunaan dan kemudahan perawatan. Sebab, disitulah keuntungan Anda membeli satu dari sekian jenis karpet yang bisa jadi membuat bingung Anda saat membeli. (ls) editted by RN25062020


Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.