Jendela pada sebuah rumah hunian punya peranan yang sangat vital. Apalagi kalau bukan sebagai salah satu sumber keluar masuknya udara sehat yang bersirkulasi. Dengan alasan itulah jendela rumah ideal harus dibuat dan dirancang sebaik mungkin.

Ada banyak ide desain yang bisa dipilih jika ingin memiliki jendela rumah ideal yang menunjang keamanan, kenyamanan, sekaligus estetika hunian. Nanti di akhir pembahasan akan kami tambahkan apa saja jenis jendela rumah ideal yang bisa Anda jadikan pilihan.

Sekarang, kita breakdown dulu apa saja poin penting dalam merancang jendela rumah ideal. Supaya Anda tahu hal-hal yang perlu dan tidak perlu dibuat ketika hendak menambahkan jendela pada sebuah ruangan rumah.

Pentingnya Jendela Ideal untuk Rumah Hunian

Secara pengertian, jendela berarti elemen dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai media keluar masuknya cahaya alami dan sirkulasi udara dari dalam maupun luar bangunan.

Untuk saat ini, standar dasar untuk memiliki jendela ideal setidaknya meliputi aspek kekokohan, kekuatan, keamanan, perawatan, dan kenyamanan ketika digunakan. Meskipun di era modern saat ini, estetika juga sangat perlu untuk jadi pertimbangan agar penghuni rumah semakin betah.

jendela lebar, jendela lebar minimalis, ukuran jendela rumah minimalis
Desain jendela rumah ideal yang mampu memberika kesejukan di dalamnya – diminimalis.com

Tips Merancang Jendela Rumah Ideal

Dari beragam aspek yang Anda butuhkan untuk mendapatkan jendela yang ideal, setidaknya hal-hal berikut ini perlu Anda pertimbangkan.

Arah Hadap

Dalam merancang jendela rumah, sebisa mungkin hindari diarahkan ke arah barat. Karena arah barat cenderung sering mendatangkan radiasi panas matahari dengan jumlah besar khususnya saat sore hari.

Sebaiknya jendela di arahkan ke arah timur, selatan atau utara karena untuk menghindari resiko radiasi tersebut. Jika memungkinkan arahkan ke arah timur agar cahaya matahari pagi yang belum sehat masuk ke dalam rumah.

Sedangkan untuk ruang terbuka, sebaiknya Anda rancang untuk menghadap arah utara atau selatan.

Apabila karena keterbatasan dan kondisi lahan tidak memungkinkan untuk menghindari penggunaan jendela ke arah barat, Anda bisa menggunakan shading untuk mengurangi radiasi panas matahari.

Shading dapat dibuat horizontal dan diletakkan di atas jendela, ataupun vertikal yang mana diletakkan di sisi kiri dan kanan jendela. Dengan adanya shading, sinar matahari yang masuk ruangan akan berupa sinar matahari tidak langsung, sehingga bisa terhindarkan dari radiasi panas.

Jendela rumah ideal, ruang komputer pribadi, desain ruang kerja pribadi, ruang kerja di rumah
Desain jendelar rumah ideal untuk ruang komputer – diminimalis.com

Aspek Keamanan

Hindari penggunaan jendela dengan ukuran terlalu besar pada dinding yang langsung berhubungan dengan area luar bangunan. Karena, semakin besar ukuran jendela atau bukaan, akan semakin membutuhkan perhatian lebih pada aspek pengamanannya.

Bila Anda menghendaki adanya bukaan/ jendela lebar untuk memperkuat kontinuitas ruang luar dan ruang dalam, sebaiknya Anda buat pagar tambahan atau tanaman yang bisa menjadi pelindung rumah Anda.

Jenis material

Untuk material bingkai jendela atau kusen, Anda bisa memilih material yang umum digunakan, yaitu kayu dan aluminium. Kayu memiliki unsur estetika yang belum tergantikan dan lebih baik walaupun saat ini harganya relatif masih sangat mahal.

Saran kami apabila dana Anda terbatas, pertimbangkanlah menggunakan kusen aluminium saja daripada memaksakan menggunakan kusen kayu dengan kualitas yang kurang baik.

Kayu dengan kualitas rendah, dampaknya akan mudah memuai atau menyusut dikarenakan faktor cuaca. Sedangkan untuk kusen aluminium, selain tahan lapuk dan tahan rayap, Anda tidak perlu melakukan finishing untuk mempercantik jendela rumah ideal Anda.

Inspirasi Desain Jendela Rumah Minimalis

Sebagai pelengkap kriteria jendela rumah ideal, berikut ini kami berikan informasi seputar jenis-jenis desain jendela rumah, diantaranya:

1. Stationary Window

Stationary window adalah konsep desain jendela yang sangat cocok untuk digunakan pada rumah minimalis modern saat ini.

Konsep jendela yang memang tidak bisa dibuka, semakin menunjukkan kesan modern yang lebih mengarah ke tujuan estetika. Jadi, sebagai penyeimbang pastikan ruangan berjendal stationry ada banyak ventilasinya.

2. Awning Window

Awning window dibuat guna menciptakan luncuran air hujan menetes pada bukaan jendela. Biasanya, jendela jenis ini bagian bawahnya bisa dibuka sehingga tetesan air di permukaan kaca jendela terlihat dari dalam.

Kebanyakan jenis jendela ini dipasang pada ruangan yang tidak biasa seperti kabin, garasi, dan lain-lain.

3. Picture Window

Hampir sama dengan stationarty window dimana konsepnya tidak bisa dibuka ataupun ditutup. Jendela jenis ini akan menarik untuk dipasang pada rumah minimalis terutama jika di bagian luar ada pemandangan indah.

Karena konsepnya yang lebar an tidak bisa dibuka tutup, jendela ini sangat cocok diterapkan pada ruangan di lantai dua agar aktivitas dalam ruangan tidak terlihat langsung orang di jalan.

4. Accent Window

Jendela accent/Accent window sama-sama tidak bisa dibuka. Sehingga, jika hendak menerapkannya sebagai jendela ruangan kudu didukung oleh ventilasi lain.

5. Sliding Window

Sesuai namanya, sliding yang berarti geser, ini berarti konsep jendela yang cara membuka dan menutupnya dengan digeser. Jendela ini banyak dipakai di Jepang, meski jika diterapkan di Indonesia juga tak kalah menariknya.

Konsep jendela ini lebih hemat space karena daun pintu tidak membuka ke arah luar atau dalam namun bergeser secara horisontal.

Mungkin itu saja dulu ulasan dari kami tentang kriteria jendela rumah ideal untuk rumah minimalis Anda. Semoga bisa memberikan gambaran untuk Anda yang akan merancang rumah minimalis dengan desain jendela terbaik. Salam. (ls) editted by RN02092021

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *