Interior Bergaya Shabby Chic untuk Menguatkan kesan Fenimim

Interior bergaya shabby chic memiliki arti lusuh dan bergaya sebagaimana arti harfiahnya, begitu pula pengertian shabby chic secara umum. Salah satu ciri khas dari penataan interior bergaya shabby chic adalah kehadiran furnitur antik seperti credenza, vas bunga, frame kaca, kain, atau benda-benda seni lainnya. Biasanya furnitur berbahan kayu akan dicat putih, lalu mulai diamplas agar permukaanya tidak terlalu mengilap, memberikan kesan vintage dan berumur.

interior bergaya shabby chic, interior gaya shabby chic, interior rumah bergaya shabby chic
interior gaya shabby chic yang menawan – diminimalis.com

Tips Membuat Interior Shabby Chic Agar Sesuai Keinginan

Mengusung konsep shabbya chic pada interior rumah memang gampang-gampang susah. Bukan saja karena pengadaan elemennya yang harus sesuai dengan nuansa tua dan antik. Namun juga agar setiap furniture dan elemen penunjang lainnya yang masuk bisa memenuhi kriteria shabby. Nah, ide berikut ini bisa membantu Anda dalam membuat interior rumah Anda terlihat shabby chic.

1. Gunakan Warna Dinding yang Netral

Desain interior Shabby chic dikenal bagus lantaran furniture dan aksesori yang dikemas penuh dengan karakter dan kepribadian. Oleh karena itu, perlu dimulai dengan nuansa warna ruangan basis netral pada elemen utama yaitu dinding. Gunakan warna netral seperti abu-abu terang, atau putih doff, atau krem ​karena warna-warna ini akan ​menjadikan interior lebih ideal.

2. Tambahkan Furniture berkonsep Shabby Chic (Vintage)

Perabotan antik akan membuat desain interior jadi shabby chic. Jika Anda menggunakan furnitur antik atau vintage, pastikan furnitur tersebut kokoh dan tahan lama. Ini penting agar ruangan tetap bisa dipakai bertahun-tahun tanpa kendala berarti.

3. Tambahkan aksesoris yang mendukung shabby

Ciri utama desain interior shabby chic adalah menyeimbangkan antara elemen utama dan dekorasi. Meski menonjolkan sisi berantakan, namun sebaiknya hindari tampilan yang tidak beraturan dalam penataannya.

Pajang bingkai foto di rak khusus atau terbuka. Bila perlu ubah bingkainya menjadi dari bahan kayu dengan motif lusuh. Desain interior Shabby chic memungkinkan Anda untuk fokus pada dekorasi dinding dan interior yang classy.

4. Bisa menambahkan aksesoris pencahayaan: Chandelier

Dengan memasang pencahayaan model chandelier maka Anda akan menemukan keseimbangan antara desain versi lama pada elemen furniture dan baru pada lampu gantung. Pencahayaan yang indah akan menjadi pusat perhatian untuk setiap desain interior di rumah Anda. Dengan interior bergaya shabby chic yang berciri lusuh dan cahaya glamor dari lampu akan membuat interior bernuansa kasual.

5. Pilih tekstur furniture berkonsep lama

Karpet dari bahan kulit, tidak hanya akan memberikan karakter desain interior yang lusuh namun juga nyaman. Buat dinding ada wallpaper bermotif bunga dengan tekstur unik. Elemen wallpaper akan memberikan kesan berbeda pada interior bergaya shabby chic.

Tambahkan kain renda sebagai dekorasi untuk mendapatkan sisi modern dan tampilan chic lusuh yang romantis ke dalam interior rumah. Pilih kain renda dengan motif dan warna yang sesuai dengan tema dominan pada interior rumah.

Interior bergaya shabby chic yang Menarik

Selain kayu, material fabric juga menjadi elemen utama dalam penataan interior bergaya shabby chic. Kain yang digunakan adalah kain yang memiliki motif dan warna pastel dan umumnya bermotif floral. Anda dapat mengaplikasikan material kain pada tempat tidur, meja makan, headboard, padded wall, hingga upholstery kursi. Namun satu hal yang perlu diingat, gaya shabby chic tidak banyak mengeksplorasi warna dan kontras yang tinggi, melainkan cenderung bermain pada ruang monokrom yang aman.

Beberapa elemen interior yang bisa Anda tambahkan untuk mempertegas kesan shabby chic di rumah Anda. Elemen paling dominan dalam interior bergaya shabby chic adalah kain bermotif floral. Saat ini, banyak sekali ditemui kain print dengan berbagai macam motif. Maka penggunaan kain pun meluas tidak hanya menjadi cushion dan gorden saja, namun juga bisa hadir sebagai sapu tangan di meja makan, padded wall, hingga pelapis kotak perhiasan.

interior bergaya shabby chic, interior gaya shabby chic, interior rumah bergaya shabby chic
interior bergaya shabby chic pada rumah 2 lantai yang penuh pernak-pernik klasik – diminimalis.com

Salah satu suasanya yang coba dibangun dalam dekorasi shabby chic nuansa vintage adalah. Maka Anda akan membutuhkan elemen-elemen pendukung seperti aksesoris yang pernak-pernik antik untuk memunculkan nuansa tersebut. Selain itu, Anda juga perlu menempatkan oldies items dalam ruangan agar gaya shabby chic menjadi terlihat semakin klasik. Anda juga bisa membuat gaya shabby chic dengan menambahkan sedikit warna terang agar ruangan terlihat cerah.

Untuk furnitur, biasanya digunakan furnitur bermaterial kayu yang dicat secara tidak merata agar terlihat usang seperti telah termakan waktu puluhan tahun. Tak jarang pula, furnitur dAndaat rusak dengan goresan-goresan. Bahkan Anda dapat memanfaatkan perabot lama di rumah Anda. Disini Anda juga bisa menambahkan berbagai hiasan dinding, seperti lukisan atau cermin klasik misalnya.

Jadi pada interior bergaya shabby chic, beberapa elemen penting seperti furniture sangat berpengaruh terhadap nuansa pada ruangan. Untuk mewujudkan desain inerior yang bergaya shabby chic, Anda harus pintar-pintar mengkombinasikan elemen dan dekorasinya. Adopsi semua model furniture yang mendukung konsep tersebut untuk terwujud dengan sempurna.

Sekali lagi demi menunjukkan sisi shabby yang bagus dan sempurna mungkin akan dibutuhkan pengorbanan misalnya membeli perabot yang shabby. Biasanya akan cukup sulit ditemukan di pasaran biasa. Anda harus mencari referensi dari kenalan diman bisa membeli perabot shabby yang bagus.

Mungkin itu dulu ya ulasan kami tentang interior bergaya shabby chic. Anda juga bisa membaca artikel kami tentang ruang tamu gaya shabby shic yang penuh nuansa klasik. Semoga bermanfaat. (ls) editted by RN16022020

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.