Siapa bilang garasi di rumah tidak punya ancaman serius untuk penggunanya? Kecelakaan-kecelakaan kecil bisa saja terjadi lho. Itulah kenapa setidaknya siapapun harus punya rencana desain garasi yang aman untuk menghindarkan keluarga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Desain yang dimaksud dimulai dari pemilihan material dan konsep desain yang bagus dan nyaman. Sampai dengan, bagimana cara terbaik memarkir dan mengoperasikan mobil di area garasi.  Termasuk aturan apa saja hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di garasi.

Garasi yang aman khususnya untuk anak-anak perlu diupayakan agar tidak terjadi hal-hal yang berakibat fatal. Salah satu yang sering diabaikan soal keamanan garasi adalah anak-anak yang bisa saja ada di lokasi tanpa diketahui. Mobil yang akan keluar atau masuk bisa saja menabraknya jika tidak hati-hati.

Pentingnya Membuat Garasi yang Aman untuk Anak-anak

Tidak banyak yang sadar tentang betapa seringnya kecelakaan terjadi di area garasi. Padahal jika garasi tidak aman akibatnya bisa bahaya tidak hanya ke mobil itu sendiri, namun juga untuk seseorang.

Pentingnya membuat garasi yang aman untuk anak ialah karena anak-anak bisa jadi akan bermain di area kolong mobil atau sisi lainnya. Ini yang biasanya jadi sumber petaka jika tidak hati-hati. Keamanan garasi benar-benar menjadi penting agar jangan sampai terjadi hal-hal yang di luar dugaan seperti kecelakaan keserempet atau bahkan tergilas.

Tips Garasi Aman, Tips agar Garasi Aman, Tips carport Aman, rumah minimalis lahan miring, rumah minimalis tanah miring, desain rumah minimalis lahan miring, desain rumah minimalis di lahan miring
tanah rendah yang bisa dimanfaatkan sebagai garasi yang aman – diminiamalis.com

Tips Desain Garasi yang Aman untuk Anak-anak

Garasi memang kerapkali tidak hanya menjadi tempat menyimpan kendaraan saja. Namun juga barang perkakas hingga berbagai spare part kendaraan. Kecelakaan dalam garasi yang paling sering dijumpai adalah anak tertabrak atau tergilas.

Tips Garasi Aman, Tips agar Garasi Aman, Tips carport Aman, desain gerbang minimalis, desain pintu gerbang minimalis, desain gerbang pagar minimalis, model pintu gerbang minimalis
contoh garasi aman untuk anak yang dilindungi gerbang besi – diminimalis.com

Guna menghindari potensi terjadinya kecelakaan dalam garasi seperti ini, berikut kami sajikan tips mendesain garasi yang aman untuk anak-anak dan cara penggunaannya.

1. Pembangunan Garasi

Dimulai dari pembangunannya. Pertama, galilah tanah yang dipakai untuk garasi sedalam kurang lebih 20-30 cm lalu masukkan tanah padas ke dalamnya. Hal ini dimaksudkan untuk memadatkan struktur dari tanah tersebut.

Jangan lupa siram tanah dengan sedikit diinjak-injak sehingga kepekatannya semakin kokoh. Tanah padas sendiri bisa diganti dengan material bekas beton atau kerikil berukuran kecil-kecil ya.

Kedua, buatlah pondasi sedalam 30 cm yang mengelilingi area garasi dengan memakai campuran semen, pasir, dan batu bata. Pondasi akan menahan garasi secara maksimal sehingga tidak mudah melesak bergeser jika struktur tanah labil.

Pembuatan lantai garasi harus memperhitungkan tingkat kemiringannya sehingga menghasilkan sistem drainase yang baik. Bisa dibilang sistem drainase inilah yang paling mempengaruhi daya tahan garasi di rumah Anda. Semakin sedikit air yang menggenangi garasi, semakin sedikit pula jamur dan lumut yang bakal tumbuh di sana.

2. Jangan Gunakan Bahan Mudah Rapuh

Selanjutnya tips untuk membuat garasi yang aman yaitu jangan coba-coba menggunakan jenis bahan yang mudah rapuh. Hindari membuat rangka garasi menggunakan kayu. Pengaruh perubahan suhu dan perubahan iklim akan mempengaruhi rangka kayu pada garasi rumah minimalis Anda.

Bahan kayu untuk garasi memungkinkan untuk digunakan apabila berasal dari jenis kayu yang kokoh seperti jati ataupun pohon kelapa [gelugu]. Bila Anda hendak membuat garasi menggunakan kayu, maka rajin-rajinlah merawatnya agar terlindung dari serangan rayap atau pelapukan karena pengaruh cuaca.

3. Periksa sekeliling mobil sebelum masuk kabin dan menyetir

Jangan berasumsi bahwa semua sudah aman karena bisa saja ada hal-hal yang tidak seharusnya ada di garasi atau di kolong mobil. Pastikan Anda sudah mengecek sekitar terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam mobil dan duduk di balik kemudi.

Pastikan Anda tidak melihat siapapun yang sedang berada di belakang mobil termasuk anak-anak Anda yang mungkin sedang usil-usilnya. Matikan dulu radio, ponsel atau apapun yang dapat mengganggu konsentrasi saat menyalakan mobil.

Sebelum duduk di depan kemudi, biasakan untuk mengelilingi mobil yang masih terparkir. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan di situasi sekitar mobil agar saat jalan tidak ada yang tertabrak/terlindas.

4. Waspadai bagian belakang

Turunkanlah kaca mobil pada saat bergerak mundur. Ini agar Anda dapat mendengar suara apapun yang berasal dari luar. Apabila Anda mengajak serta anak dalam mobil, pastikan mereka telah duduk rapi dan terikat pada carseat atau sabuk pengaman.

Kunci pintu mobil sebelum mulai jalan. Bergeraklah secara perlahan terutama saat hendak memundurkan mobil.

Hal terpenting lainnya adalah jangan biarkan anak-anak untuk bermain di bagian depan garasi rumah, baik rumah Anda sendiri ataupun rumah tetangga. Apabila Anda hendak bepergian tanpa mengajak mereka, pastikan pintu rumah sudah dalam keadaan tertutup. Pastikan juga ada orang dewasa yang menjaga mereka agar tidak berlari ke arah mobil.

Baca juga: Cara Mendesain Carport yang Aman Sebagai Pelindung Mobil Anda

Mungkin itu saja tips membuat garasi yang aman untuk siapa saja. Fokuskan pada anak-anak di rumah karena biasanya mereka sangat suka bermain di area garasi. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa. (ls.) editted by RN06042021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *