Fasad Batu Alam Menjadikan Rumah Minimalis Anda Tampak Gagah

Dalam arsitektur, fasad bangunan sering kali adalah suatu hal yang paling penting dari sudut pandang desain, karena ia memberikan suasana bagi bagian-bagian bangunan lainnya. Terdapat banyak fasad yang memiliki nilai sejarah, sehingga peraturan-peraturan penetapan zona lokal atau undang-undang lainnya umumnya dibuat untuk sangat membatasi atau bahkan melarang pengubahan mereka, salah satunya fasad batu alam.

Disini kita bisa mengartikan fasad sebagai bagian bangunan yang umumnya menghadap ke arah jalan lingkungan. Fasad merupakan wajah yang mencerminkan citra dan ekspresi dari seluruh bagian bangunan.
Pengertian fasad bangunan tidak cukup hanya sebatas tampak saja melainkan suatu tampak bangunan yang memberikan ciri khas dari suatu bangunan tertentu.

Pentingnya Desain Fasad Batu Alam untuk Rumah Minimalis

Desain fasad bangunan bisa dibilang sangat penting karena akan menunjukkan seberapa bagus konsep bangunan tersebut. Dari situ fasad sebagai “wajah” rumah kita dapat memberikan suatu karakter, kesan, keunikan dan keindahan dari pemilik rumah.

Fasad batu alam umumnya dipasang di sisi depan rumah. Karena fungsi fasad itu sendiri memang bertujuan untuk membentuk tampilan yang wah pada sebuah bangunan. Dari sini kesan pertama sebuah bangunan akan tersampaikan kepada setiap orang yang lewat di depan rumah Anda.

 fasad batu alam, fasad batu alam rumah minimalis, fasad rumah dari batu alam,
Fasad batu alam memberikan kesan megah – diminimalis.com

Namun membentuk fasad bangunan tidak boleh asal dan semata-mata mengandalkan kemauan pemilik rumah. Karena hampir sejajar dengan ruang publik, maka mendesain fasad perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar supaya luwes dilihat. Jika Anda sudah memiliki tema fasad rumah minimalis tersendiri dan merasa yakin, maka usahakan setidaknya bahan dan warnanya mampu menyesuaikan lingkungan sekitar.

Cara yang tepat untuk menyesuaikan fasad dengan lingkungan adalah memasang batu alam sebagai komponen utamanya. Karena batu alam memiliki pola netral ketika disandingkan dengan lingkungan sekitar. Bagi Anda pemilik rumah minimalis, memasang batu alam pada fasad akan membuat rumah Anda terlihat gagah.

Memoles Tampilan Fasad Batu Alam

Rumah berdesain modern-kontemporer saat ini cenderung dirancang untuk membuatnya dekat dengan alam. Jika Anda hanya memiliki lahan yang sempit, alangkah baiknya Anda mengaplikasikan batu alam pada fasad rumah, supaya rumah Anda tampak asri dan alami. Yang perlu dicatat, jangan sampai Anda mengaplikasikannya secara dominan, karena akan tampak berlebihan dan menghilangkan kesan minimalisnya.

Salah satu bagian yang tepat untuk diberi aplikasi batu alam adalah bagian tonggak fasad rumah, area sekitar bingkai jendela, atau dinding di bawah bingkai jendela. Secara umum, memang seperti itulah penempatan yang cocok untuk mengaplikasikan batu alam. Namun, jika rumah Anda memiliki pagar, maka sebaiknya gunakan jenis batu alam yang sama di area tersebut.

 fasad batu alam, fasad batu alam rumah minimalis, fasad rumah dari batu alam,
Fasad batu alam yang polanya menyesuaikan lingkungan – diminimalis.com

Untuk warna fasad sebaiknya pilih warna yang memberikan rasa berani namun mampu menyatu dengan lingkungan. Kemudian kombinasikan dengan material yang cocok pada rancangan fasad Anda.

Selain itu perlu adanya pengukuran dan penyeimbangan agar nanti hasil dari fasad tidak ambigu dan berat sebelah.
Untuk fasad batu alam yang digunakan, Anda bisa pilih salah satu dari jenis batuan yang umum diaplikasikan pada fasad.
a. Batu Marmer
Model batu ini dapat memberikan kesan dingin, sejuk dan elegan. Pemilik rumah banyak menggunakan jenis batu ini umumnya untuk material lantai rumah maupun dinding rumah.

b. Batu Candi
Yaitu jenis batu yang umum digunakan oleh nenek moyang kita untuk membuat candi. Batu ini sangat awet, bisa dilihat dari candi-candi yang kita temui yang umurnya sudah ribuan tahun. Namun batu ini sangat rentan terhadap lumut ketika lembab, karena pada dasarnya batu ini memang hanya cocok disusun di tempat lapang dan terbuka.

c. Batu Andhesite
Berbeda dengan batu candi, batu ini justru tak mudah ditempeli lumut. Strukturnya padat dan tahan terhadap perubahan cuaca. Batu ini cocok dipasang di pagar atau dinding eksterior rumah.

Tips Pemasangan Fasad Batu Alam yang Baik dan Benar

Pemasangan batu alam pada umumnya mempunyai cara yang sama yaitu menggunakan bahan dasar semen dan pasir halus. Namun, yang harus diperhatikan adalah kekuatan dari proses pemasangan tersebut. Batu alam yang tidak dipasang dengan baik dan benar akan mudah rusak dan rapuh.

Berikut penjelasan mengenai tips dalam pemasangan fasad batu alam pada rumah Anda:

1. Persiapkan semua bahan dan perlengkapan

Sebelum Anda memulai untuk melakukan pemasangan batu alam, persiapkan dulu semua perlengkapannya yaitu paku beton, benang, dan adukan. Paku beton digunakan sebagai media untuk mengikat benang. Sedangkan benang digunakan agar pemasangan batu alam rata dan presisi.

Bahan yang dipersiapkan yaitu elemen batu alam, semen PC, pasir beton, semen adhesive, dan air. Semua bahan kemudian dibuat menjadi satu adonan. Caranya dengan mencampurkan 1 bagian semen PC dan 2 bagian pasir beton. Kemudian tambahkan 1/2 bagian semen adhesive dan air. Aduk hingga merata.

2. Mengupas dan memblok permukaan dinding

Anda sudah mempersiapkan semua perlengkapannya, sekarang ukur semua batu alam agar berbentuk siku menggunakan pemotong keramik. Kemudian bersihkan dinding yang mudah terkena kotoran atau air menggunakan coating yang disesuaikan dengan jenis batu. Hal ini untuk menghindari kotoran yang sulit dihilangkan apabila sudah menempel pada batu.

Selain itu, apabila dinding mempunyai permukaan yang licin atau sudah di cat. Hancurkan dulu permukaan tersebut agar semen menempel dengan sempurna dan proses pemasangan batu alam menjadi lebih mudah.

Setelah semuanya siap, saatnya Anda mengupas dan memblok permukaan dinding dengan semen. Tujuannya agar batu alam lebih merekat dengan dinding.

3. Merendam batu alam

Batu alam mempunyai pori-pori yang besar. Jika batu alam yang dipasang kering akan mudah menyerap air pada saat pemasangan. Sehingga cara untuk mengatasinya adalah dengan merendam terlebih dahulu batu alam dengan air. Proses itu dapat menjaga kelembaban pada batu alam.

Setelah batu alam direndam, tiriskan satu per satu di tempat yang sejuk namun tidak terlalu panas. Jika batu alam dijemur pada terik matahari langsung akan mudah menguap dan menghilangkan kelembaban batu itu sendiri.

4. Proses pemasangan

Pemasangan fasad batu alam bisa Anda lakukan dengan vertikal, horizontal, atau diagonal. Tak lupa juga sebelumnya dengan memasang benang yang telah dipersiapkan tadi. Pemasangan dengan pola diagonal sebaiknya menggunakan batu dengan presisi yang tinggi.

Kombinasikan berbagai variasi batu alam, seperti mengkombinasikan batu alam yang polos dengan batu yang mempunyai ukiran. Hindari penggunaan warna batu yang berbeda namun hampir mirip, karena akan memberikan kesan ketidaktahuan Anda terhadap warna.

Sesuaikan jenis batu yang akan dipasang dengan arsitektur dan warna rumah Anda. Jangan sampai kehadiran batu alam menjadikan rumah Anda justru terlihat tidak menarik.

Itulah beberapa penjelasan mengenai fasad batu alam dan tips pemasangannya. Anda juga bisa menyimak ulasan kami tentang batu alam pada artikel di bawah ini. (Is) editted by AL 02032020.


Comment