Rumah-rumah bergaya kontemporer atau kekinian saat ini tidak jarang yang menyerupai gaya hunian klasik. Padahal, kalau dilihat dari ciri desain rumah klasik sendiri akan kurang cocok jika masih dibawa pada gaya minimalis saat ini.

Namun semuanya berubah setelah banyak orang mencoba memadukannya dan hasilnya cukup bagus. Beberapa kalangan justru menilai tren ini akan bertahan lama dengan semakin banyak penikmat karya seni desain rumah yang mulai meliriknya.

Di postingan kali ini, kita tidak akan membahas panjang lebar soal desain kontemporer-klasik yang banyak diadopsi sekarang ini.

Akan tetapi kami akan ajak Anda untuk flashback sedikit mengenal lebih jauh tentang bagaimana ciri desain rumah klasik itu sehingga tetap cocok diterapkan hingga sekarang.

Ciri Desain Rumah Klasik Secara Umum

Secara umum, ada beberapa ciri desain rumah klasik yang bisa dijadikan pathokan untuk menilai ketika melihat sebuah hunian yang baru Anda jumpai.

1. Elemen Eksterior-nya Luas

Pertama, ciri desain rumah klasik bisa dilihat dari sisi eksterior-nya yang terbilang cukup luas. Perbandingan area luas bangunan dengan sisanya untuk halaman eksterior biasanya sebanding karena memang ingin menunjukkan kesan eksterior yang luas.

2. Warna Cat Tunggal yang Dominan

Selain eksterior yang luas, ciri lainnya dari rumah klasik adalah warna temboknya yyang tidak bermacam-macam. Biasanya hanya ada satu warna dominan yang dipakai dan putih adalah yang paling sering dipilih karena mampu memberikan kesan bersih dan elegan.

3. Material Bangunan Tidak Neko-Neko

Rumah klasik dibangun dengan material yang simpel dan seragam. Hal ini untuk menunjjukkan kesan klasik yang menonjol.

4. Interior-nya cenderung klasik dan Unik

Di bagian interior, rumah klasik mampu menyuguhkan sesuatu yang berbeda terutama pada beberapa bagian umum seperti plafon. Yang mana tingginya bisa mencapai 3,5 meter dan lebih tinggi dari rumah hunian pada umumnya.

Selain membuat ruangan nampak luas sebagaimana tujuan utamanya, juga memberi celah ke bebrapa sudut untuk menamabkan motif khas tertentu.

5. Sebagian besar bangunannya simetris

Ciri desain rumah klasik minimalis yang juga bisa diamati adalah bentuk bangunannya yang simetris. Inilah yang sering kali membedakannya dengan rumah kontemporer yang bentuknya lebih beragam.

Bentuk simetris ini lebih mengedepankan konsep simpel yang melekat pada gaya desian rumah klasik itu sendiri.

ciri desain rumah klasik minimalis, cara membangun rumah klasik, desain rumah klasik
rumah klasik minimalis model panggung – diminimalis.com

6. Bisa dibangun di ukuran berapapun

Desain rumah klasik bisa dikatakan sellau kompatibel dengan segala ukuran lahan. Anda bisa membangunnya di atas lahan berukuran sedang maupun besar.

Jika Anda memiliki ukuran lahan yang sedang dan hendak dibuat rumah bergaya klasik di atasnya, Anda bisa membuatnya berkonsep dua lantai. Tentunya dengan tetap menghadirkan konsep klasik minimalis, dua lantai pun tetap bagus.

Terlebih lagi jika lahannya memang sudah cukup luas, maka konsep melebar bisa dipakai guna menghadirkan rumah klasik satu lantai yang mewah.

7. Warna Cat bisa juga dipadupadankan

Untuk menciptakan kesan rumah klasik yang ada unsur modern, hal yang harus Anda pertimbangkan adalah dengan memilih warna cat untuk rumah Anda.

Ada beberapa jenis warna yang ideal untuk diaplikasikan pada rumah berkonsep klasik ini, yaitu seperti cokelat, putih, ivory dan krem.

Selain itu, Anda juga dapat mengedepankan nuansa warna gold agar meningkatkan kesan klasik nan mewah pada rumah Anda.

Pada intinya rumah klasik modern selalu mengedepankan warna-warna kalem untuk cat utama, ini agak berbeda dengan konsep rumah lainnya yang cenderung menggunakan warna cerah.

desain rumah klasik minimalis, desain interior rumah klasik minimalis, desain rumah klasik modern 1 lantai
desain rumah klasik minimalis yang kokoh – diminimalis.com

8. Desain luarnya khas

Desain rumah klasik modern akan selalu lekat dengan konsep kokoh, menjulang tinggi serta identik dengan pilar-pilar yang menjadi ciri khas rumah klasik.

Gaya rumah jenis ini sebenarnya diadopsi dari beberapa arsitektur Yunani yang sangat lekat dengan sejarah kuno dan bangunan istana.

Bila Anda tertarik, Anda bisa menggunakan beberapa lengkungan di atas pintu dengan tambahan beberapa ornamen yang melengkapi ciri pilar suatu bangunan yang kokoh.

9. Bagian Pagar berornamen sedikit kuno

Berbeda dengan jenis pagar rumah minimalis umum yang identik dengan kesan simpel. Pada rumah minimalis klasik, pagar justru berhiaskan ornamen-ornamen masa lalu.

Jenis pagar pun biasanya terbuat dari besi tempa yang diukir sesuai dengan konsep yang dipesan pemilik rumah.

Baca juga: Perbedaan Rumah Minimalis Modern VS Klasik Berdasarkan Desainnya

10. Area Teras banyak furniture kayu

Pada teras rumah klasik minimalis, biasanya ditempatkan beberapa furniture. Anda dapat menggunakan kursi yang terbuat dari kayu beserta mejanya.

Hindari menggunakan kursi dan meja yang terlalu besar karena hal ini akan membuat teras Anda terasa sesak dan sempit.

Untuk menambah kesan klasik, Anda dapat menempatkan vas transparan beserta bunganya di atas meja teras rumah klasik Anda.

Pada dasarnya, rumah-rumah klasik yang ada sejak dulu hingga sekarang tidak ada perbedaan yang begitu kentara.

Ciri desain rumah klasik baik yang masih murni maupun yang sudah ada konsep kontemporernya kurang lebih sama. Hanya saja ada sentuhan sedikit yang memang ditambahkan untuk mencirikan rumah klasik itu sendiri.

Semoga bahasan seputar ciri desain rumah klasik ini bisa menambah wawasan Anda. Ketika nantinya Anda tertarik untuk mengadopsinya sebagai salah satu gaya desain hunian pribadi Anda, maka akan lebih mudah melakukan perancangannya. Salam. (ls) editted by RN26102021

2 thoughts on “Ciri Desain Rumah Klasik Minimalis Bergaya Kontemporer”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *