Tips dan Cara Pengacian Dinding yang Benar (Bagian 1)

Melakukan proses pengacian dinding memang gampang-gampang susah. Terutama harus memperhatikan beberapa cara pengacian dinding yang setidaknya mesti Anda pahami.

Semakin banyak Anda tahu tentang metode pengacian yang benar, maka hasilnya akan semakin bagus meski dikerjakan oleh tukang. Kualitas bagus dari pengacian ini akan mampu menjamin keawetan konstruksi dinding itu sendiri.

Pengacian ibarat bagian terpenting pra finishing yang harusnya tidak boleh diabaikan begitu saja. Untuk mendapatkan kualitas acian yang bagus memang butuh bahan yang berkualitas sehingga siap-siap saja merogoh kocek lebih dalam.

Namun begitu, akan lebih irit jika Anda melakukannya sendiri meskipun mau tidak mau harus paham cara pengacian dinding yang benar. Sebab jika tidak dilakukan dengan benar bisa-bisa mengorbankan banyak hal terutama budget yang sudah Anda keluarkan.

Untuk memperdalam pembahasan, artikel kali ini akan membahas mengenai cara pengacian dinding yang benar sebagai standar mutu kerja Anda atau tukang yang Anda pekerjakan.

Pentingnya Pengacian Dinding untuk Kekuatan Konstruksi Rumah dan Dampak Buruknya jika Asal

Dinding yang kuat dengan konstruksi yang bagus sudah pasti menggunakan material berkualitas. Namun material bagus saja tidak cukup, setidaknya perlu perlakuan yang benar agar keawetannya bisa dipertahankan.

Salah satu tahap yang juga tidak kalah penting adalah pengacian, yang mana merupakan bagian akhir dari pengerjaan konstruksi. Meski begitu, pengacian yang benar akan berdampak besar pada hasil pengerjaan konstruksi.

Adapun dampak dari kosntruksi dinding yang tidak dilakukan pengacian dengan benar diantaranya adalah retak rambut, berjamur, dan kerusakan lainnya. Disinilah pentingnya memahami cara pengacian dinding dengan benar agar tidak terjadi hal-hal tersebut.

Selain teknik acian dinding yang harus dikuasia, beberapa hal yang perlu diperhatikan. Diantaranya ialah kualitas material, plesteran, bahan acian dan tukang yang nantinya akan mengaci dinding. Untuk tukang, perlu cari yang profesional agar hasilnya maksimal.

cara pengacian dinding, teknik acian dinding, teknik acian tembok, cara acian dinding yang baik, cara acian dinding yang benar. tekniak pengacian tembok
Acian dinding yang retak karena teknik pengerjaannya salah – diminimalis.com

Selain dampak buruk pada permukaan dinding secara fisik, efek buruk lainnya juga ada. Diantaranya ialah apabila nanti Anda akan memasang wallpaper, dinding akan menjadi lembab sehingga wallpaper sulit menempel dikarenakan memang kesalahan saat proses pengacian sebelumnya.

Cara Pengacian Dinding yang Mudah

Pengacian merupakan bagian dari proses finishing pembangunan dinding sebuah konstuksi bangunan atau rumah. Sebagus apapun teknik pengacian, akan menjadi percuma bila kualitas dasar dindingnya tidak bagus. Untuk itulah Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut sebelum Anda mulai mengaci dinding.

1. Siapkan material utama yang bagus berkualitas

Proses ini dikerjakan sejak dinding belum mulai dibangun. Untuk memiliki dinding berkualitas, Anda perlu memilih material yang berkualitas juga. Pilih material dengan mutu unggulan mulai dari, pasir, batu bata, semen, termasuk air yang bersih untuk menyatukan semua material tersebut.

2. Siapkan tukang yang ahli

Anda perlu memastikan bahwa tukang yang Anda pekerjakan benar-benar berpengalaman dan memahami dengan detail cara membuat konstruksi dinding dengan baik. Jika sembarang mencari tukang maka bisa-bisa membuat dinding Anda rentan terhadap kerusakan. Dimulai dari saat membuat adonan semen dan pasir yang komposisinya harus pas agar batu bata dapat merekat dengan baik.

teknik acian dinding, teknik acian tembok, cara acian dinding yang baik, cara acian dinding yang benar. tekniak pengacian tembok
Dinding diplester sebelum diaci – diminimalis.com

3. Lakukan pemlesteran dengan baik.

Pemlesteran merupakan bagian terpisah dari pengerjaan pembuatan dinding, namun termasuk dalam rangkaian yang satu sama lain saling terkait. Jangan sampai ada kesalahan dalam pengerjaan pemlesteran ini, karena jika tidak benar, akan merusak acian di masa mendatang.

Jangan sampai tukang Anda melakukan pemlesteran ketika dinding bata masih sangat basah, karena air akan terperangkap sehingga diperlukan waktu lama untuk mengeluarkan air tersebut. Sebaliknya permukaan plesteran yang kering juga berpengaruh buruk terhadap hasil acian.

Plesteran harus rata dan halus sehingga akan menghemat bahan acian dinding. Jika pasir yang digunakan untuk plesteran mengandung lumpur terlalu tinggi, maka akan terjadi penyusutan sehingga plesteran akan retak yang berakibat retak dinding tembok rumah.

4. Proses pengacian dinding

Sebelum dilakukan acian, plesteran harus kering dan tidak terjadi lagi penyusutan. Seharusnya acian dinding dilakukan pada plesteran berumur 2-3 minggu untuk bagian dinding dalam. Sedangkan untuk dinding luar bisa lebih cepat yaitu sekitar 14 hari an (2 minggu). Apabila acian terlalu cepat dilakukan maka dapat menimbulkan retak pada acian.

Jadi pada intinya, membuat cara pengacian dinding sebenarnya mudah jika tahu tips-tipsnya. Sebaliknya, akan susah jika tidak tahu caranya. Memahami setiap tahapan pengacian menjadi penting karena nantinya akan berpengaruh terhadap kualitas dan keawetan dinding.

Mungkin itu saja ulasan dari kami tentang tips dan cara pengacian dinding yang bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat. (ls) editted by RN07052021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.