Sebagian orang masih belum paham soal bagaimana cara merawat kulkas dengan benar. Alhasil, baru beberapa bulan beli baru ada yang langsung rusak dan tidak bisa dipakai lagi.

Mau servis biayanya kadang tidak sedikit. Lagipula, belum tentu setelah diservis akan kembali normal dan tidak rusak-rusak lagi.

Oleh karenanya, bisa disimpulkan bahwa jika memiliki barang elektronik maka cara terbaik untuk membuatnya tetap bekerja optimal adalah perawatannya.

Jadi kunci utamanya ada pada bagaimana cara merawat kulkas tersebut dari awal, selama penggunaan dan ketika tidak digunakan.

Mengenal Komponen-komponen Penting dari Kulkas

Perlu diketahui bahwa sistem kerja kulkas pasti selalu didukung oleh kompone-komponen yang ada di dalamnya. Masing-masing komponen tersebut bekerja satu sama lain untuk membuat sistem pendinginan berjalan normal.

Nah, apa saja kira-kira nama komponen tersebut dan seperti apa fungsinya, yuk cek di bawah ini:

1. Kondensor

Kondensor adalah bagian penting dari sebuah kulkas/lemari es yang berfungsi untuk menukar panas. Komponen ini juga berfungsi untuk mengubah gas referigeran/freon dari tekanan tinggi menjadi bertekan rendah dalam bentuk cairan.

Pada kondensor, ada 2 komponen lain yang saling mendukung yaitu fan dan coil. Dua komponen ini berfungsi untuk melepaskan suhu kalor pada refrigeran.

Perlu diketahui bahwa bentuk pipa pada kondensor menyerupai sirip-sirip. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pelepasan suhu panas/kalor menuju udara bebas.

2. Filter/Receiver Dryer

Komponen kulkas yang satu ini berbentuk tabung yang mana di dalamnya terdapat desiccan atau bahan pengering serta fiber.

Fungsinya adalah sebagai penyimpan cairan freon yang menyaring uap air dan kotoran. Selain itu, berfungsi juga untuk memisahkan antara cairan dengan gelembung gas sebelum masuk ke evaporator.

3. Kompresor

Komponen yang satu ini berguna untuk memompa freon atau refrigeran ke seluruh bagian yang ada pada kulkas. Refrigeran akan dipompa oleh kompresor dalam bentuk gas yang bersuhu dan bertekanan tinggi.

Kompresor ini juga berfungsi untuk menyedot kembali gas refrigeran sesudah melewati siklus pendinginan.

4. Thermostat

Thermostat sendiri berfungsi sebagai alat pengatur suhu yang dihubungkan dengan saklar listrik pada bodi mesin kompresor. Lantaran thermostat ini, kompresor pada kulkas bisa otomatis mati dan hidup tergantung temperatur ruangan pendingin yang ada di dalam kulkas.

5. Evaporator

Evaporator ialah komponan dalam mesin kulkas yang berfungsi mengubah kembali cairan freon ke dalam bentuk gas. Untuk keperluan inilah pipa evaporator didesain secara khusus dengan luas permukaan lebar dan kipas blower serta kisi-kisi.

Tujuannya ialah supaya udara dingin bisa dihembuskan dengan sempurna ke seluruh ruangan dalam kulkas.

6. Refrigeran [Freon]

Refrigeran/freon ialah sejenis zat dengan titik didih rendah. Sehingga, bentuknya bisa diubah dengan mudah dari fasa gas ke cair maupun sebaliknya.

Di samping itu, freon ini juga dapat menangkap dan melepas kalor dengan baik sehingga memang sangat cocok dijadikan sebagai sirkulasi pendingin dalam kulkas.

7. Heater

Terakhir ada heater yang mana merupakan komponen pada kulkas yang berguna untuk membuat bunga es di dalam evaporator mencair. Selain itu, heater juga berfungsi untuk mencegah terjadinya bunga es yang menumpuk.

cara merawat kulkas, cara merawat kulkas saat mati lampu, cara merawat kulkas 1 pintu, cara merawat kulkas 2 pintu
kulkas harus dirawat secara rutin agar performanya tetap terjaga dan awet – dimnimalis.com

Tips dan Cara Merawat Kulkas yang Baik dan Benar

Langsung saja kali ini diminimalis akan mengulas tentang cara merawat kulkas dengan tepat yang semoga saja bermanfaat untuk Anda di rumah, diantaranya:

1. Hindari membiarkan pintu kulkas terbuka terlalu lama.

Cara merawat kulkas yang paling dasar adalah terkait dengan kebiasaan menutup daun pintunya. Bila pintu kulkas terbuka terlalu lama, maka mesin akan bekerja sangat keras, sehingga lambat laun kulkas akan cepat rusak.

2. Jangan mengisi kulkas secara berlebihan.

Muatan berlebih di dalam kulkas, akan membuat mesin bekerja lebih keras. Selain itu, mengisi kulkas secara berlebihan bisa membuat kulkas mengeluarkan aroma tak sedap dari dalam.

Hindari kebiasaan ini karena menghilangkan bau pada kulkas juga tidak mudah. Anda akan direpotkan dengan beragam aktivitas pembersihan.

3. Jauhkan dari sinar matahari langsung

Tips dan cara merawat kulkas selanjutnya ialah soal penempatan. Hindarilah kulkas dari sorotan sinar matahari langsung dan jangan dekatkan kulkas dengan benda-benda yang mengeluarkan panas.

Jangan pula memasukan makanan atau minuman yang masih panas. Sebaiknya makanan dan minuman yang masih panas tersebut, didiamkan dulu hingga suhunya mendekati suhu normal, baru kemudian dimasukkan ke dalam kulkas.

4. Aturlah temperatur kulkas sesuai dengan kebutuhan.

Jangan menyetel kulkas dengan suhu yang terlalu dingin, karena hal ini bisa membuat mesin bekerja dengan ekstra dan akan menambah biaya listrik

cara merawat kulkas, cara merawat kulkas saat mati lampu, cara merawat kulkas 1 pintu, cara merawat kulkas 2 pintu
bersihkan bunga es dengan mematikan kulkas dan tunggu hingga mencair – diminimalis.com

Baca juga: Tips merawat AC di rumah Anda supaya awet dan tetap dingin

5. Jangan membersihkan bunga es menggunakan benda tajam atau benda keras.

Tips dan cara merawat kulkas selanjutnya adalah terkait dengan pembersihan bunga es, yang mana harus hatiu-hati. Sebab, hal ini akan merusak sistem kulkas yang mengakibatkan pendingin kulkas tidak bekerja maksimal.

Untuk membersihkan bunga es yang menempel, Anda tinggal matikan kulkas dan biarkan kulkas dalam keadaan terbuka, lalu tunggu hingga bunga es mencair.

6. Bersihkan kulkas secara rutin, terutama bagian kondensornya.

Biasanya pada bagian tersebut banyak sekali debu yang menempel, debu tersebut bisa menghambat kinerja mesin kulkas.

7. Hindari menempatkan kulkas menempel langsung dengan dinding.

Berilah jarak sekitar 20 cm antara kulkas dengan dinding. Hal ini bertujuan supaya udara panas dari mesin kulkas bisa keluar dengan maksimal.

8. Jika terjadi pemadaman listrik, matikan kulkas dan jangan terlalu sering membukanya.

Terakhir, tips dan cara merawat kulkas ialah berhubungan dengan arus listrik. Bila aliran listrik menyala kembali, biarkan dahulu selama 5 menit, baru kemudian dinyalakan.

Hal ini untuk membiarkan kompresor benar-benar di-reset ke posisi awal, sebelum berjalan normal kembali.

Mungkin itu saja ulasan singkat tentang tips dan cara merawat kulkas di rumah yang bisa Anda terapkan. Semoga bermanfaat! (ls) editted by RN25082021

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *