Kompor gas yang setiap hari dipakai untuk memasak bisa menjadi petaka bagi seisi rumah jika tidak digunakan dengan baik. Sebagai pemilik sekaligus pemakai, Anda mestinya tahu cara menggunakan kompor gas yang benar. Sebab dengan tahu cara penggunaannya yang benar, maka hal-hal buruk yang berpotensi terjadi bisa diminimalisasi.

Pada artikel kali ini, diminimalis akan coba membahas tentang cara menggunakan kompor gas dan perangkatnya dengan benar. Kita bahas juga soal apa saja komponen-komponen pelengkap kompor gas sehingga bisa mengeluarkan api dan bermanfaat untuk memasak.

Mengenal Lebih Jauh Komponen-komponen pada Kompor Gas

Di Indonesia, penggunaan kompor gas sendiri sudah sangat masif, bahkan lebih dari 95 % masyarakat di negeri ini adalah konsumen alias pemakai. Masifnya penggunaan kompor gas tidak lain karena energi dari gas dinilai lebih efisien dibandingkan dengan minyak tanah atau bahkan kayu bakar.

Namun begitu, di negara-negara maju, masyarakatnya sudah beralih ke kompor listrik yang merupakan pengembangan dari kompor gas. Energi listrik ini sendiri diklaim lebih hemat dibandingkan dengan gas. Selain itu, proses pemanasannya juga lebih cepat.

Kabarnya, masih ada lagi yang jauh lebih hemat dibanding kompor listrik, yaitu kompor induksi elektromagnetik. Desainnya yang lebih efisien, menjadikannya sering diaplikasikan pada dapur-dapur modern.

Dari kedua jenis kompor tersebut (listrik dan induksi elektromagnetik), sama-sama dianggap paling aman karena tidak mengeluarkan api yang melalak.

Pertanyaannya, mengapa di negara maju kompor gas sudah jarang sekali bahkan tidak lagi digunakan? Ini dikarenakan kompor gas dianggap oleh masyarakat sana memiliki resiko penggunaan yang lebih buruk. Seperti bau tidak sehat dari gas, atau bahkan ledakan karena human error.

Perlu diketahui bahwa perangkat kompor gas tidak hanya terdiri dari tabung saja, tetapi ada juga karet seal, regulator serta selang dan kompor itu sendiri.

Karet seal pada tabung LPG umumnya hanya sekali pakai dan menempel pada tutup tabung. Bagian ini menjamin gas yang berada di dalam tabung agar tidak keluar, dengan kata lain mencegah terjadinya kebocoran gas dari tabung LPG.

Bagian penting lainnya adalah regulator dan selang yang mana berfungsi mengalirkan gas dari tabung ke kompor. Pada regulator, ada bagian terpenting yang terpasang, yakni stopper yang berfungsi secara otomatis. Stopper ini akan secara otomatis menyala dan mati saat kompor tidak digunakan, sehingg aliran gas pun akan terputus atau berhenti mengalir.

Di bagian kompor sendiri, Anda akan menemukan semacam kran yang berfungsi mematikan aliran gas menuju tungku. Komponen ini berfungsi untuk mengatur besar kecilnya nyala api saat Anda memasak.

Meski kompor gas merupakan peralatan memasak yang praktis, namun Anda tidak boleh asal menggunakannya tanpa prosedur yang benar. Menyepelekan salah satu prosedur atau cara menggunakan kompor gas yang benar bisa berakibat fatal yang sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan seluruh anggota keluarga Anda.

cara menggunakan kompor gas, cara menggunakan kompor gas yang aman, cara menggunakan kompor gas rinai, cara menggunakan kompor gas portable
cara menggunakan kompor gas yang aman_harus sesuai prosedur keamanan – diminimalis.com

Cara Menggunakan Kompor Gas yang Sesuai Prosedur Keamanan

Paa artikel kali ini diminimalis akan mengulas beberapa cara menggunakan kompor gas yang aman.

cara menggunakan kompor gas, cara menggunakan kompor gas yang aman, cara menggunakan kompor gas rinai, cara menggunakan kompor gas portable
cara menggunakan kompor gas yang benar_regulator harus terpasang dengan baik – diminimalis.com

1. Gunakan perlengkapan kompor berlabel SNI

Banyak kejadian ledakan tabung gas hanya karena perlengkapan yang digunakan tidak sesuai dengan standar. Untuk itulah sebagai langkah preventif, penting untuk Anda memulai cara menggunakan kompor gas dari memilih perlengkapan yang berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI).

Telitilah saat membeli, dan pastikan perlengkapan yang Anda beli berlabel SNI asli dan bukan barang palsu. Jangan mudah tergiur dengan harga yang murah. Lebih baik berinvestasi dengan uang lebih untuk membeli perlengkapan asli tapi aman digunakan, daripada membeli perlengkapan murah tapi berpotensi jadi penyebab petaka.

2. Pastikan sirkulasi udara di dapur baik

Pastikan dapur Anda dilengkapi dengan ventilasi udara yang baik agar panas dari api kompor saat memasak bisa keluar ruangan dengan baik. Selain itu, jika tidak sengaja terjadi kebocoran, gas jadi bisa langsung ke luar ruangan/rumah. Namun jika dapur tidak memiliki sirkulasi udara yang cukup, bukalah jendela dan pintu terlebih dahulu sebelum mulai kegiatan memasak.

3. Jauhkan tabung dari bahan yang mudah terbakar

Tips dan ara menggunakan kompor gas yang selanjutnya ialah mengatur penemoatan tabung gas. Tahukah Anda, posisi tabung gas yang terlalu dekat dengan kompor atau bahan lain yang dapat menimbulkan percikan api bisa memicu adanya ledakan. Penjelasannya ialah ketika tabung gas mengalami kebocoran, gas yang keluar dari tabung bisa langsung disambar oleh api dan menjalar ke bahan-bahan yang mudah terbakar tersebut.

Hindari pula meletakkan kompor minyak dan kompor gas berdekatan, apalagi menggunakannya secara bersamaan dalam satu ruangan, hal ini sangat membahayakan. Memahami teknis aman penempatan tabung gas dan kompor sangat penting untuk meminimalisir potensi bahaya.

4. Pastikan selang dan regulator terpasang dengan baik

Posisi selang dan regulator yang tidak terpasang dengan sempurna seringkali menjadi penyebab sepele terjadinya kecelakaan. Jadi, sebelum menyalakan kompor gas, pastikan selang sudah terpasang dengan baik pada regulator.

Pastikan juga regulator sudah terpasang dengan pas pada mulut tabung gas. Jika terdengar suara mendesis atau tercium bau gas, itu berarti regulator belum terpasang dengan sempurna. Perbaikilah posisinya terlebih dahulu dengan menekan tuas pengaturnya hingga terdengar bunyi “klik”. Lakukanlah hal ini sebelum Anda menyalakan kompor.

Selain itu, pastikan selang gas tidak tertekuk atau terjepit karena hal ini bisa menyebabkan aliran gas dari tabung ke kompor menjadi terhambat. Selang yang tertekuk akan mudah rapuh, pecah dan menyebabkan kebocoran gas. Jadi jangan lupa untuk selalu memastikan selang dan regulator gas sudah terpasang dengan baik, lakukan pemeriksaan berkala tiap minggunya.

Baca juga: 10 Tips Dapur Sehat Ala Diminimalis, Hindarkan Keluarga Anda dari Penyakit

5. Perhatikan peletakkan kompor dan tabung gas

Tips dan cara menggunakan kompor gas yang terakhir adalah penempatan tabung harus aman gangguan. Pastikan Anda meletakkan kompor dan tabung gas di tempat yang permukaannya datar dan kokoh. Jika diletakkan pada permukaan yang tidak rata ataupun di atas tumpukan benda lain, tabung gas bisa saja terjatuh. Bila perlu sediakan kayu yang rata sebagai alas tabung gas. Kayu ini berfungsi untuk memperlambat penyusutan gas jika diletakkan di atas lantai.

Resiko lainnya ialah bisa-bisa selang dan regulator akan tertarik sehingga lama kelamaan menjadi longgar.  Longgarnya regulator ini pada akhirnya bisa menyebabkan gas keluar yang berpotensi terjadinya ledakan. Kejadian seperti ini susah sangat sering terjadi sehingga Anda bisa jadi bagian kecil dari masyarakat cerdas yang bisa mencegahnya.

Mungkin sekian dulu ulasan dari kami tentang tips dan cara menggunakan kompor gas secara aman. Pada intinya semua kembali kepada Anda, jika Anda mengenali setiap komponen, teknis perawatan serta cara menggunakan kompor gas yang benar, maka kami jamin aman. Terakhir dari kami, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sekalian. (ls.) editted by RN11022021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *