Dinding dari keramik sudah jadi tren kekinian yang banyak diadopsi oleh para pemilik rumah minimalis modern. Padahal, jika diamati, cara memasang dinding keramik tidaklah sesederhana yang dibayangkan.

Caranya cukup jauh berbeda dengan memasang keramik lantai yang notabene posisinya dibawah dan rentan akan tekanan. Meski tidak semudah itu, namun cara memasang dinding keramik ini juga pasti bisa dipelajari.

Nah, kebetulan di artikel diminimalis kali ini akan membahas mengenai cara memasang dinding keramik yang benar sesuai prosedur konstruksi.

Kelebihan Material Keramik Sebagai Dinding Rumah

Meski sudah umum, nyatanya masih saja ada beberapa orang yang dilema soal pertimbangan akan memilih dinding dari keramik, bahan lain, atau justru dibiarkan polosan saja.

Sebetulnya, salah satu alasan kuat memilih keramik untuk bahan pelapis dinding adalah karena keunggulannya yang tidak dimiliki oleh material lain. Seperti misalnya keramik mozaik yang memiliki corak yang unik.

contoh keramik dinding, contoh keramik dinding dapur, conoth keramik dinding depan rumah, contoh keramik dinding teras
Cara memasang dinding keramik sebagai penghias ruangan – diminimalis.com

Jadi, manfaat dinding keramik pada ruangan itu sendiri adalah estetikanya yang tidak biasa alias makin indah. Keramik yang secara fisik memiliki corak bermacam-macam ini jadi salah satu sebab menariknya dijadikan sebagai pelapis tembok.

Tahapan dan Cara Memasang Dinding Keramik

Oke sekarang kita masuk pada inti pembahasan, yaitu tentang cara memasang dinding keramik. Ini penting untuk Anda pahami terutama jika Anda hendak melakukannya secara mandiri.

Termasuk jika akan menyewa tukang, maka Anda pun jadi setidaknya tahu dan paham.

Persiapkan alat-alat yang diperlukan

Hal pertama yang harus disiapkan sebelum melakukan sesuatyu pekerjaan tentu adalah persiapan, dalam hal ini menyiapkan alat. Beberapa alat yang diperlukan untuk memasang keramik dinding hampir sama dengan alat yang digunakan untuk memasang keramik lantai.

Antara lain: centong semen, lot, benang, palu keramik yang terbuat dari karet, palu besi, pensil, meteran ukur, waterpas, dan paku beton 2 inchi dan 3 inchi seperlunya. Adapun alat pendukung lainnya antara lain: lap, spons dan sekrap.

Persiapkan material

Kedua, persiapan material siap pakai. Material yang harus dipersiapkan antara lain: keramik, semen portland, pasir dan air.

Semua bahan harus dihitung terlebih dahulu sesuai dengan ukuran dinding ruangan yang akan dipasangi keramik. Sebaiknya pembelian keramik dilebihkan 5% dari jumlah yang diperlukan, sebagai cadangan apabila ada keramik yang rusak atau pecah.

Lakukan teknis pemasangan dengan benar

Siapkan benang , meteran dan paku beton. Ukur panjang dinding, kemudian bagi dua sehingga diperoleh ukuran yang sama lebar.

Ukur tegak lurusnya menggunakan lot pada bagian tengah tadi. Tandai dengan benang dari ujung bagian atas hingga ke bawah. Hal ini berguna untuk menentukan batas pasangan keramik paling atas pada dinding.

Rendam terlebih dahulu keramik yang akan dipasang ke dalam air selama 2-3 jam, hal ini berguna agar adonan yang menempel pada permukaan keramik bagian bawah tidak langsung mengering sehingga daya rekatnya lebih baik.

Racik adonan untuk memasang keramik

Agar keramik memiliki daya rekat yang baik, selain direndam, adonan dasar untuk keramik juga sangat mempengaruhi daya rekatnya. Berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika membuat adonan dasar keramik:

Perbandingan yang ideal antara pasir beton dengan semen adalah 1:1,5. Hal ini juga dipengaruhi oleh ketebalan pasangan keramik.Jangan lupa untuk menyampur adonan pasir dan semen tadi dengan air secukupnya, sehingga menjadi bentuk seperti pasta.

Adonan harus diaduk secara merata agar tingkat kematangannya sempurna. Jika adonan atau adukan telah disiapkan, ambil beberapa keping keramik dari rendaman, dan tiriskan, keramik yang telah direndam tidak boleh terkena sinar matahari supaya tidak cepat mengering.

Bila adonan sudah siap, ambil satu keping keramik, letakkan adonan di atas permukaan bawah kepingan keramik. Ketebalan disesuaikan dengan jarak benang ke dinding. Ketebalan adonan yang ideal antara 1 hingga 1,5 cm. Jika ketebalannya melebihi ukuran tersebut, akan menyulitkan kita memasang keramik dinding.

Cara memasang dinding keramik, contoh keramik dinding dapur, conoth keramik dinding depan rumah, contoh keramik dinding teras
Cara memasang dinding keramik kamar mandi – diminimalis,com

Tempelkan pada dinding, ratakan menggunakan benang, dan tekan menggunakan palu karet. Kemudian ketok secara perlahan hingga keramik menempel dan rata dengan benang atas maupun bawah. Taburi bagian atas dan samping dengan semen kering.

Ganjal sisi bawah keramik menggunakan dua buah paku di kanan dan kiri, agar keramik tidak melorot. Isi bagian atas pasangan keramik menggunakan adonan semen sehingga padat dan tidak ada rongga di dalamnya.Selanjutnya lakukan pemasangan berikutnya seperti di atas hingga selesai.

Jika pasangan telah selesai, bersihkan semua permukaan keramik dengan spoons atau kain katun, sehingga sisia adukan dan semen bersih.

Ingat bahwa masing-masing ruangan memiliki esensi tersendiri sehingga perlu diperhatikan banyak hal mulai dari pemilihan keramiknya hingga teknis pemasangannya.

Mungkin demikian saja ulasan dari kami tentang tips dan cara memasang dinding keramik di rumah. Semoga apa yang kami sampaikan secara singkat ini bisa bermanfaat untuk Anda. (ls) editted by RN23082021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *