Tips Sukses Berkebun di Lahan Sempit Sekitar Rumah

Memiliki rumah minimalis seharusnya tidak membatasi kreativitas Anda. Setidaknya Anda masih bisa melakukan aktivitas kecil seperti berkebun di samping/belakang/depan rumah sebagai selingan.

Tidak perlu area yang luas, karena Anda tetap bisa berkebun di lahan sempit dan ditanami sayuran/buah dan menjadikannya sumber makanan tambahan Anda. Minimal sebagai kegiatan positif di sela kesibukan Anda yang harus bekerja dari pagi hingga sore setiap harinya. Berkebun ini jadi pelarian positif yang bisa dilakukan saat Weekend.

Manfaat Memiliki Taman Minimalis di Samping Rumah

Punya lahan sempit di pelataran rumah bukanlah sebuah keterbatasan yang menuntut Anda untuk berdiam diri begitu saja. Anda bisa berkebun yang mana selain jadi punya kesibukan positif, manfaat-manfaat lain juga akan Anda rasakan dampaknya.

Adanya lahan hijau ini tentunya akan membuat rumah Anda menjadi lebih sejuk dan nyamanuntuk ditinggali. Selain menjadikan rumah tampak lebih asri, kegiatan berkebun ini juga bisa menghindarikan Anda dari stress karena pekerjaan di kantor atau kampus.

berkebun di lahan sempit, solusi berkebun di lahan sempit, cara berkebun di halaman rumah yang sempit
lahan sempit bukan penghalang bagi kita untuk bisa tetap berkebun – diminimalis.com

Memang keterbatasan ruang dan lahan seringkali menjadi penghalang bagi Anda yang memiliki pekarangan tidak terlalu luas. Namun, Anda tidak perlu khawatir, sebab saat ini sudah banyak metode bercocok tanam yang memungkinkan untuk bisa menanam aneka tanaman dalam satu tempat.

Sekarang tinggal seberapa kuat niat Anda untuk memulai. Bisa dengan mengenali manfaat dari dari berkebun di lahan sempit sekitar rumah? Setidaknya ada dua manfaat besar yang bisa Anda peroleh dengan membuka lahan untuk berkebun sendiri.

1. Sebagai Penyejuk Udara Sekitar Rumah

Dengan tumbuhnya tanaman di sekitar rumah, maka panas matahari akan diserap oleh pohon, sehingga udara di sekitarnya akan terasa lebih sejuk dan nyaman. Daun-daun yang berjatuhan di atas tanah juga bisa berfungsi untuk menyerap air hujan dan melembabkan udara.

Kesejukan seperti ini tentu tidak akan didapat bila Anda menggunakan peneduh modern seperti kanopi ataupun genteng. Karena tumbuhan punya sifat menyejukkan secara alami.

2. Jika Ditanami Tanaman Sayur/Buah Bisa Sebagai Bahan Makanan Tambahan

Jika tanaman yang Anda tanam di kebun nanti dari varian sayur atau buah, maka saat panen Anda bisa berhemat untuk tidak beli di warung luar rumah. Anda bisa tinggal petik dan mengolahnya sebagai bahan makanan tambahan.

Dengan memiliki pohon buah/sayur sendiri, Anda tak harus selalu belanja ke pasar untuk mendapatkan asupan nutrisi tambahan. Apalagi, sSetiap pagi, tubuh lebih membutuhkan asupan vitamin daripada karbohidrat, sehingga menkonsumsi sayur/buah sangat cocok dijadikan alternatif pengganti sarapan.

Tips Berkebun di Lahan Sempit yang Efektif dan Efisien

Untuk bisa sukses berkebun di lahan sempit, Adnda bisa menyimak beberapa tipsnya di bawah ini:

1. Gunakan Pot 

Jika anda kehabisan ruang untuk menanam langsung ke dalam tanah di area kebun Anda, maka gunakanlah wadah yang bervariasi dan kokoh untuk menanam benih dan tanaman. Anda bahkan dapat menggabungkan beberapa tanaman dalam satu pot jika bentuknya cukup besar.

Selain efisien, berkebun di lahan sempit dengan media tanam dari pot juga bisa dipindah-pindahkan sesuai kebutuhan. Yang mana artinya masalah sempitnya area berkebun bisa sedikit teratasi.

2. Gunakan metode Tabulampot

Budidaya tanaman dengan metode tabulampot (tanaman buah dalam pot) ini tentunya sudah tidak asing bagi Anda. Tabulampot merupakan salah satu metode yang paling cocok untuk menanam tanaman buah, bunga, bahkan sayuran.

Metode berkebun di lahan sempit ini menggabungkan campuran tanah, kompos, dan sekam dengan komposisi 1:1:1. Wadahnya dapat menggunakan tanah liat, logam (drum), plastik, semen, maupun kayu. Pot berbahan tanah liat dan kayu paling baik untuk tabulampot karena memiliki pori-pori, kelembaban, dan temperatur yang lebih stabil sebagai media tanam.

Selain itu, wadah yang baik juga harus memiliki kaki atau alas yang memisahkan antara dasar pot dengan tanah. Hal itu bertujuan untuk lubang sirkulasi air dan udara agar berjalan lancar, dan supaya akar tanaman tidak menembus tanah.

Catatannya, tanaman yang dibudidayakan dengan sistem menanam tabulampot harus diletakkan di tempat terbuka dan terkena cahaya matahari. Sehingga, konsekuensinya pada musim kemarau harus dilakukan penyiraman setiap hari, bisa pagi atau sore hari. Sedangkan saat musim hujan, penyiraman cukup dilakukan apabila media tanam terlihat kering saja.

berkebun di lahan sempit, solusi berkebun di lahan sempit, cara berkebun di halaman rumah yang sempit
berkebun di lahan sempit menggunakan metode hydroponik – diminimalis.com

3. Budidaya tanaman secara Hidroponik

Apa itu hidroponik? Sesuai dengan namanya yang berasal dari kata “hydro” yang berarti air, hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa tanah, melainkan menggunakan air sebagai media tanam. Untuk menggantikan nutrisi dari tanah, air yang digunakan dalam budidaya tanaman diberi unsur hara.

Sistem bertanam yang dengan metode hidroponik ini akan sangat cocok untuk diterapkan di daerah perkotaan. Biasanya, di area perkotaan akan sangat sulit menemukan lahan kosong yang pas untuk tempat bercocok tanam.

Ada banyak jenis hidroponik yang terbilang simpel karena bisa disusun secara vertikal. Salah satunya adalah jenis Nutrient Film Technique atau biasa disingkat NFT.

Hidroponik sendiri dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu sistem pasif dan aktif. Dalam sistem aktif, larutan air dan nutrisi akan dibuat agar bergerak serta bersirkulasi dengan pompa air. Sementara dalam sistem pasif, larutan nutrisi akan diserap oleh medium dan diteruskan ke dalam akar tanaman tanpa tersirkulasi.

Anda bisa gunakan metode berkebun di lahan sempit ini jika di rumah Anda memang lahan kebunnya sempit sementara Anda ingin tetap produktif dengan bercocok tanam. Silahkan dicoba.

4. Bercocok tanam dengan metode vertikultur

Budidaya tanaman dengan metode ini adalah dengan memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat bercocok tanam secara bertingkat. Metode ini sangat cocok untuk diterapkan ketika akan membudidayakan tanaman yang berumur singkat seperti sayuran.

Berbagai macam sayuran untuk lahan sempit seperti sawi, kangkung, seledri, kalian, pakcoi hingga tomat bisa dikembangkan dengan cara vertikultur ini. Selain menghemat pengeluaran untuk membeli sayur di pasar, tanaman vertikultur juga dapat menambah keindahan pekarangan rumah Anda yang sempit.

Jadi gimana, cukup mudah bukan jika ingin berkebun di lahan sempit dekat rumah? Apapun metode yang Anda suka, lakukanlah dengan penuh keniatan dan pertahankan konsitensi perawatannya. Dengan begitu, apapun jenis tanaman yang ditanam akan berhasil.

Mungkin demikian saja ulasan dari kami tentang tips dan cara berkebun di lahan sempit yang efektif dan efisien. Semoga bisa membantu Anda yang sedang bingung mau mengisi pekarangan rumah dengan cara apa. (ls.) editted by RN08032021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.