Penggunaan Bambu Sebagai Furniture Eksterior yang Menawan

Penggunaan bambu sebagai furniture kini sedang menjadi tren yang banyak digandrungi. Sebagaimana furniture berbahan rotan, bambu pun dapat dibuat menjadi beragam jenis furniture. Bila rotan banyak digunakan sebagai bahan furniture interior, maka bambu lebih banyak digunakan pada eksterior.

Di artikel kali, diminimalis akan bahas berbagai penggunaan bambu sebagai furniture rumah minimalis. Kita tahu, bahwa bambu bisa menjadi salah satu bahan funiture unik jika mampu mengolahnya dengan baik. Nah, apa saja ide produk furniture yang bisa diwujudkan dengan material bambu? Mari simak.

Ide Penggunaan Bambu sebagai Furniture pada Rumah Minimalis

furniture bambu eksterior, furniture bambu modern, furniture bambu murah
meja dan kursi sudut yang terbuat dari bambu – diminimalis.com

Bambu memang mempunyai banyak manfaat, salah satunya dapat digunakan sebagai furniture. Di bawah ini kami ulas tentang pemanfaatan bambu sebagai furniture pada rumah minimalis.

Sebagai Pembatas Balkon

Kebanyakan orang selalu menggunakan bahan logam sebagai pembatas balkon. Bila Anda ingin lebih hemat, bambu sebagai furniture dalam bentuk pembatas balkon pun bisa memberi kesan yang indah. Bila Anda hendak menggunakan bambu untuk balkon rumah Anda, pastikan Anda menggunakan jenis bambu dengan daya tahan dan kualitas terbaik.

Bambu sebagai furniture,furniture bambu eksterior, furniture bambu modern, furniture bambu murah
tirai bambu untuk menghalau panas dari luar ruangan – diminimalis.com

Sebagai Tirai Bambu

Tirai bambu berfungsi untuk menghalangi pandangan dari luar ke arah interior rumah Anda. Namun dari dalam ruangan yang lebih dekat dengan tirai bambu, Anda tetap bisa melihat kondisi luar ruangan melalui celah-celahnya. Tak hanya untuk menjaga privasi bagian interior rumah, tirai bambu bisa berfungsi untuk menghalau terik matahari.

Sebagai Penyangga Tanaman Rambat di Kebun Minimalis Anda

Beberapa jenis tanaman rambat seperti melon atau anggur membutuhkan penyangga agar bisa tumbuh secara maksimal. Bambu merupakan bahan yang cocok sebagai penyangga tanaman buah tersebut. Selain itu, bambu juga cocok menjadi penyangga untuk tanaman lainnya seperti tomat, mentimun, atau tanaman bunga. Hasilnya, kebun minimalis Anda menjadi tampak rapi dan arah tumbuhnya bisa diatur dengan baik menggunakan penyangga bambu tersebut.

Sebagai Partisi Ruangan

Ide lainnya yang cukup populer dalam penggunaan bambu sebagai furniture adalah dijadikan partisi ruangan. Untuk membatasi ruang pemandangan antara bagian luar rumah dan dalam rumah, partisi dari bambu bisa menjadi pilihan Anda. Ukuran bambu bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan lupa untuk melapisi partisi bambu menggunakan cat anti rayap dan dan anti jamur agar lebih tahan lama.

Jenis-jenis Bambu yang Cocok untuk Furniture

Anda yang ingin menggunakan bambu sebagai furniture di rumah, sebaiknya menggunakan beberapa jenis bambu di bawah ini. Bambu ini sangat bagus untuk di jadikan perhiasan rumah yang mempunyai nilai estetika tinggi.

1. Bambu Betung

Bambu betung adalah jenis bambu yang mempunyai sifat merumpun. Bambu ini terkenal mempunyai kekuatan yang baik, sehingga tidak salah apabila bambu ini digunakan untuk komponen mebel. Karena kekuatannya tidak heran jika jenis ini dianggap bambu sebagai furniture yang cocok digunakan untuk mebel dan konstruksi bangunan.

Bambu ini mempunyai ciri-ciri berukuran besar dengan panjang ruas 40-50 cm, garis tengahnya 12-18 cm, dan secara keseluruhan buluhnya dapat mencapai 20 m dengan ujungnya yang melengkung. Bambu ini dapat Anda manfaatkan untuk berbagai konstruksi bangunan seperti tiang rumah, andang-andang perahu, jembatan dan titian, dan lain-lain. Anda juga bisa memanfaatkan rebungnya untuk dibuat acar atau masakan lain. Kualitas rebung ini mempunyai kualitas terbaik diantara rebung jenis lain.

2. Bambu Tutul

Bambu tutul merupakan bambu yang hidup di wilayah dingin, sehingga dapat tumbuh dan dibudidayakan di dataran rendah atau pegunungan. Berbeda dengan bambu betung. Bambu tutul mempunyai tampilan yang unik dan menonjol. Bambu ini mempunyai warna totol kecoklatan dan daya tahan yang cukup baik yang sangat populer digunakan untuk membuat perabotan rumah tangga.

Tanaman bambu ini mempunyai ciri-ciri dengan panjang rata-rata hingga 20 m dan diameter 12 cm. Biasanya bambu ini dapat digunakan untuk mebel misalnya ranjang dan rak. Selain itu, bambu ini juga bisa dimanfaatkan sebagai dinding rumah semi permanen.

3. Bambu Apus

Bambu apus atau biasa disebut bambu tali merupakan bambu yang sering digunakan untuk pembuatan kerajinan tangan. Jenis bambu sebagai furniture ini juga dapat tumbuh dan dibudidayakan di wilayah dataran rendah dengan suhu panas dan lembab. Namun, dapat juga dijumpai di lereng-lereng perbukitan. Bambu ini mempunyai ciri khas dengan buluh yang lurus bisa mencapai tinggi 22 m dengan ujung yang melengkung. Panjang ruas 20-60 cm dan garis tengahnya 4-15 cm, tebal dinding bulunya mencapai 1,5 cm.

Bambu ini biasanya dimanfaatkan untuk membuat keranjang dan barang anyaman rumah tangga, alat penangkap ikan, alat masakan, dan lain-lain. Bambu ini juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan ramuan rumah seperti tiang, lantai, langit-langit, atau dinding. Rebung dari bambu ini tidak enak dimakan secara langsung. Apabila Anda ingin mengkonsumsinya dapat merendamnya selama 3-4 hari terlebih dahulu.

4. Bambu Ater

Bambu ater atau biasa disebut juga dengan buluh jawa adalah jenis bambu yang paling banyak dipakai untuk bahan bangunan dan peralatan rumah tangga. Bambu ini mempunyai buluh yang lurus mencapai tinggi 22 m, garis tengahnya 5-10 cm dan ruas-ruasnya sepanjang 40-50 cm. Bambu ater dapat tumbuh baik di daerah dengan curah hujan di atas 2.500 mm pertahun.

Bambu ini baik digunakan untuk membuat alat-alat musik tradisional seperti calung dan angklung. Namun, tetap bambu ini mempunyai fungsi utama untuk bahan bangunan seperti kerangka rumah, dinding, pagar, dan perlengkapan rumah tangga. Bulunya dapat digunakan untuk anyaman, sumpit, tusuk sate, dan tusuk gigi. Rebungnya juga sangat disukai untuk membuat sayuran, tidak kalah dengan rebung bambu petung.

5. Bambu Gombong

Terakhir, jenis bambu sebagai furniture yang dapat Anda jadikan furniture adalah bambu gombong. Bambu ini mempunyai ukuran besar sehingga tidak keliru apabila dapat dipakai pada bahan bangunan, furniture, dan perkakas rumah tangga. Bambu ini biasanya digunakan untuk membuat pipa air, balai-balai, perkakas, anyaman, keranjang, dan alat musik tradisional. Buluhnya dapat dipakai untuk bahan baku sumpit dan tusuk gigi.

Tips Mencegah Bambu dari Serangan Rayap

1. Anda bisa mengeluarkan zat glukosa yang digemari rayap dari dalam bambu menggunakan cairan garam. Caranya bisa dilakukan dengan menyemprotkan cairan garam tersebut ke seluruh bagian bambu. Anda juga bisa merendam bambu ke dalam lumpur sungai atau pantai yang mempunyai kandungan garam tinggi.

2. Hindarkan bambu dari paparan sinar matahari langsung dan air hujan. Bambu mempunyai sensitivitas tinggi terhadap perubahan suhu yang dapat menyebabkan keretakan. Jika furniture bambu terkena air atau hujan, Anda dapat segera menyeka supaya air tidak langsung meresap ke dalam batang bambu.

3. Sebaiknya bahan bambu dilapisi cairan finishing (water base) sebagai lapisan proteksi. Pelapis ini dapat berfungsi untuk menghindari air atau hujan agar tidak meresap ke dalam batang bambu.

4. Keringkan bambu yang telah di aweti di luar ruangan. Pengeringan ini mempunyai tujuan agar bambu mempunyai aliran udara secara alami. Proses ini biasanya memakan waktu hingga dua minggu. Setelah kering bambu dapat Anda gunakan untuk membuat furniture.

Demikian ulasan kami tentang bambu sebagai furniture yang dapat digunakan untuk menambah keindahan rumah minimalis Anda. Selan bambu, Anda juga bisa menyukai furniture rotan karena kualitasnya hampir sama. (ls) editted by AL120121.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.