Atap Asbes untuk Rumah Minimalis? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya !

Penggunaan atap asbes cukup populer di kalangan masyarakat tidak lain karena banyak kelebihannya. Atap asbes merupakan jenis atap rumah yang digunakan oleh hampir sebagian besar masyarakat Indonesia.

Sesuai dengan namanya, atap ini terbuat dari asbes/asbestos, yakni suatu bijih mineral alami yang diolah sedemikian rupa dan menjadi suatu bahan bangunan yang siap untuk digunakan. Asbes memiliki tekstur halus berserat dan kasat mata dengan berat yang sangat ringan.

Atap Asbes sebagai Pelindung Rumah Minimalis Anda

atap asbes, atap asbes biar tidak panas, macam macam asbes
Atap asbes memiliki bobot yang ringan dan mudah di pasang – diminimalis.com

Penggunaan atap asbes mempunyai beberapa kekurangan dan kelebihan yang dapat Anda rasakan. Berikut diminimalis sajikan dengan lengkap.

Kelebihan Atap Asbes:

1. Harga yang Murah

Banyak orang yang lebih memilih atap berbahan asbes dibandingkan dengan genteng karena faktor harga lebih murah. Anda bisa mendapatkan asbes dengan harga yang terjangkau dan bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko bangunan yang ada di sekitar rumah Anda.

atap asbes, atap asbes biar tidak panas, macam macam asbes
bangunan yang menggunakan atap asbes yang mudah di susun – diminimalis.com

2. Mudah Dipasang

Atap asbes mudah dipasang sehingga Anda bisa menghemat ongkos pemasangan, bahkan Anda bisa memasangnya sendiri jika Anda mau. Selain itu, atap ini juga tidak perlu diberikan perawatan yang khusus untuk menjaga keawetannya.

3. Bobotnya Relatif Ringan

Atap ini juga relatif ringan sehingga Anda tidak membutuhkan banyak penyangga untuk memasang atap ini. Bobot yang ringan akan memudahkan Anda bila ingin memasang atau memindahkannya.

Kekurangan Atap Asbes:

1. Desain yang Tidak Variatif

Atap ini tidak mempunyai desain yang menarik walaupun dengan tampilan yang itu-itu saja. Berbeda dengan genting yang bisa Anda cat sesuai warna yang Anda inginkan. Bahkan sudah banyak genting yang dijual dengan warna-warna yang indah.

2. Efek dari Karbonnya

Asbes dibuat menggunakan bahan karbon. Apabila terkena panas atau hujan yang berlebih, akan terjadi reaksi kimiawi yang dapat membahayakan kesehatan anggota keluarga Anda dirumah. Asbes dapat memberi dampak buruk dalam jangka panjang dan dapat menyebabkan asbetosis, kanker paru-paru, dan mesothelioma. Namun, Anda bisa mengantisipasinya dengan memasang plafon di bawah atap asbes tersebut.

3. Tidak dapat Menyerap Panas

Atap asbes tidak cocok digunakan di area pemukiman bersuhu panas. Hal ini dikarenakan atap berbahan asbes tidak mampu menyerap panas. Untuk mencegah suhu panas turun ke dalam ruangan, alangkah baiknya Anda melapisi rangka atap menggunakan aluminium foil yang terbukti dapat menangkap panas secara efektif.

4. Mudah Patah

Asbes mudah sekali patah atau rapuh, sehingga saat Anda harus hati-hati saat memasangnya. Sebaiknya Anda menyerahkan proses pemasangan ini kepada ahlinya, bila Anda ragu bisa memasangnya sendiri.

Bahaya Atap Asbes untuk Kesehatan

Telah Anda ketahui bahwa penggunaan asbes mempunyai dampak buruk bagi kesehatan. Diminimalis akan sajikan dampak penggunaan asbes berikut ini.

1. Memicu Sel Kanker Paru-paru

Asbes merupakan jenis atap yang mengandung serat mineral silika yang dapat menghasilkan debu dalam kondisi tertentu. Debu ini akan mudah terhirup dan masuk ke dalam paru-paru. Dampak jangka panjang dapat memicu kanker paru-paru dan menyebabkan asbetosis.

Asbetosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh paparan asbes dalam jangka waktu yang lama. Jenis penyakit ini tidak dapat sembuh secara total karena jaringan paru-paru yang semula baik telah rusak dan tidak dapat diperbaiki kembali.

2. Mengganggu Kinerja Pleura

Zat pada atap asbes mempunyai zat yang dapat membuat pengidap tekanan darah tinggi tersedak saat bernapas. Zat serat silikat mineral pada asbes dapat menyebabkan penebalan pleura atau selaput yang melapisi paru-paru. Zat ini dapat membuat jumlah cairan di dalam pleura meningkat. Akibatnya dada akan terasa sesak berat dan sakit ketika bernapas.

3. Menyebabkan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) dapat terjadi salah satunya adalah zat asbes. Zat ini mengandung serat halus yang dapat mengganggu saluran pernapasan menjadi kotor. Dinding saluran pernapasan juga akan mengalami luka dan infeksi. Gejala dari penyakit ini adalah sesak napas, dada nyeri, dada terasa panas, dan radang paru-paru.

4. Menyebabkan Pembengkakan Wajah dan Leher

Debu asbes yang terhirup dapat membuat wajah dan leher menjadi bengkak. Ini dapat disebabkan karena debu asbes yang terhirup masuk ke dalam jalur vena besar di bagian dada menuju jaringan jantung. Apabila sudah parah, jantung dapat mengalami gangguan fungsi. Sehingga, rajinlah untuk membersihkan rumah agar terhindar dari debu.

5. Membuat Napas Menjadi Pendek

Zat asbes yang masuk ke dalam paru-paru dapat menjadikan tidak bekerja dengan normal saat bernapas. Napas akan menjadi terasa berat dan terengah-engah. Meskipun kecil, dampak ini cukup berbahaya ketika sedang tidur karena dapat menyebabkan tersedak dan bisa berujung pada kematian.

Cara Mencegah Bahaya Zat pada Atap Asbes

Ada beberapa cara untuk menetralisir zat asbes agar tidak berbahaya untuk kesehatan Anda. Berikut diminimalis sajikan.

  1. Langkah pertama, jangan sentuh atau rusak semua bahan yang mengandung asbes di rumah Anda. Misalnya insulasi pipa lama, plafon bertekstur, ubin lantai yang rusak, dan insulasi loteng vermikulit.
  2. Menggunakan keset atau kain dan lepaskan sepatu sebelum masuk ke dalam rumah.
  3. Menggunakan lap basah untuk membersihkan debu dan gunakan lap kering untuk membersihkan lantai yang basah.
  4. Menggunakan pel basah untuk membersihkan lantai yang tidak ditutupi oleh karpet.
  5. Jika Anda ingin menggunakan karpet, pilihlah karpet yang dapat dicuci dan sebaiknya untuk mencuci secara teratur.
  6. Menggunakan vakum yang dilengkapi filter HEPA yang mempunyai efisiensi tinggi.
  7. Bersihkanlah hewan peliharaan Anda dengan handuk lap basah kemudian keringkan dengan lap kering atau haid drayer.
  8. Tutuplah jendela dan pintu jika di luar rumah sedang berangin dan jika ada pekerjaan konstruksi di dekat rumah.

Adapun pengobatan yang dapat dilakukan apabila terjadi asbestosis

Beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan apabila terjadi asbestosis, yaitu:

  1. Pemberian oksigen untuk mengatasi kekurangan oksigen akibat dari gangguan pernapasan.
  2. Terapi rehabilitasi paru-paru untuk membantu paru-paru agar bisa bekerja lebih selektif. Salah satunya yaitu mengajarkan pasien teknik pernapasan.
  3. Transplantasi atau cangkok paru-paru untuk mengatasi penurunan fungsi paru-paru yang sudah parah. Transplantasi paru-paru dilakukan dengan mengganti paru-paru yang rusak dengan pendonor paru-paru yang sehat.

Selama proses pengobatan, pasien disarankan untuk melakukan sejumlah hal berikut ini:

  1. Menjauhi paparan debu asbes agar penyakit asbetosis tidak semakin memburuk.
  2. Menghentikan kebiasaan merokok dan menjauhi asap rokok untuk mencegah kerusakan saluran pernapasan dan paru-paru.
  3. Melakukan vaksinasi flu dan pneumonia untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi paru-paru.

Perlu diketahui bahwa kerusakan paru-paru akibat paparan serat asbes tidak bisa disembuhkan total. Meskipun demikian, metode pengobatan di atas dapat membantu untuk mencegah kondisi semakin buruk.

Demikian ulasan kami tentang atap asbes untuk rumah minimalis Anda. Baca juga artikel kami tentang fungsi aluminium foil sebagai isolasi atap bangunan . Semoga bermanfaat. (ls) editted by AL230121.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.