Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

TIPS MENGAJARKAN PATRIOTISME KEPADA BUAH HATI TERCINTA

TIPS MENGAJARKAN PATRIOTISME KEPADA BUAH HATI TERCINTA #rumahkusurgaku - diminimalis.com
TIPS MENGAJARKAN PATRIOTISME KEPADA BUAH HATI TERCINTA #rumahkusurgaku - diminimalis.com
TIPS MENGAJARKAN PATRIOTISME KEPADA BUAH HATI TERCINTA #rumahkusurgaku – diminimalis.com

Mengajarkan patriotisme kepada anak menjadi perkara yang penting. Hal ini telah kita bahas sebelumnya pada artikel tentang urgensi mengajarkan jiwa patriotisme pada anak sedari belia. Pada kesempatan kali ini, diminimalis akan sampaikan beberapa tips sebagai media untuk mengajarkan patriotisme kepada buah hati kita.

Mengulas kembali makna patriotisme, bahwa patriotisme adalah sebuah sikap yang berani, pantang menyerah dan rela berkorban untuk apa yang berharga dan menjadi kecintaan bagi seseorang. Tidak melulu tentang bangsa dan negara. Patriotisme juga tidak identik dengan nasionalisme. Keduanya memiliki ke-khas-an masing-masing.

Jika nasionalisme adalah sikap cinta tanah air, dimana pada aplikasinya pada tiap orang akan berbeda sesuai dengan peran dan kadarnya masing-masing, maka patriotisme tidak harus ditujukan kepada objek bangsa dan negara. Patriotisme bisa tumbuh kepada sebuah golongan, keluarga, komunitas atau hal lain yang dianggap berharga dan layak diperjuangkan, dijaga serta dipertahankan.

Patriotisme mengandung tiga karakter dasar yang khas. Ketiga hal tersebut adalah berani, pantang menyerah dan rela berkorban. Ketiga sifat ini sudah kita bahas pada ulasan sebelumnya. Bahwa berani menjadi dasar dari sikap patriotisme, berani untuk memperjuangkan dan membela apa yang menurut seseorang itu penting dan layak diperjuangakan.

Pantang menyerah menjadi bahan bakar dari sebuah perjuangan agar apa yang dicita-citakan tercapai. Tidak berhenti ditengah jalan sebelum tujuan itu dapat diraih. Sementara rela berkorban menjadi landasan dari sebuah perjuangan yang tanpa pamrih, yang tidak akan membuat seseorang berhenti ketika orang lain berhenti, yang tidak akan membuat seseorang berhenti hanya karena sepi pujian.

Ketiga karakter inilah yang menjadikan patriotisme manjadi penting untuk kita ajarkan kepada buah hati kita. Karena kelak, karakter-karakter ini lah yang menjadi modal berharga untuk dia menapaki kehidupannya kelak.

Tips mengajarkan patriotisme yang bisa kita upayakan

Lantas bagaimana upaya kita untuk mengajarkan patriotisme kepada buah hati kita?
kita bisa lakukan beberapa hal sebagai berikut :

Ajak anak kita untuk mengikuti atau menyaksikan peristiwa yang terkait dengan nilai-nilai patriotisme. Contoh kegiatan tersebut seperti perlombaan olahraga, perlombaan cerdas cermat dan lain sebagainya. Dorong dan beri semangat juga agar ia mau mengikuti perlombaan tersebut, bukan untuk menjadi pemenang, tetapi agar ia merasakan bagaimana rasanya berjuang untuk mencapai suatu target. Karena hal semacam ini tidak bisa hanya diajarkan melalui teori di dalam kelas.

Dari momen ini ia akan belajar perjuangan, ketekunan, melatih percaya diri, yang pada berikutnya ia akan mendapatkan jiwa pemberani dan pantang menyerah untuk meraih sebuah target atau cita-cita. Beri suport dan motivasi, arahkan, bahwa sebuah perjuangan bukan pada apa yang hendak ia peroleh sebagi hadiah, tetapi makna yang lebih utama dibandingkan sekedar materi, sehingga ia memahami sikap rela berkorban, dan bukannya selalu harus mengharap pamrih.

patriotisme dalam perlombaan #rumahkusurgaku - diminimalis.com
patriotisme dalam perlombaan #rumahkusurgaku – diminimalis.com

Ceritakan tentang kisah-kisah hebat para Nabi dan Rosul dalam peperangan. Para shahabat yang rela berkorban di medan pertempuran demi membela agama Islam dan Rosulnya. Mereka dengan gagah berani menerjang musuh untuk sesuatu yang berharga bagi mereka, yaitu agama Islam. Ceritakan bagaimana mereka mempersiapkan sebuah pertempuran, bahwa segala sesuatu memerlukan persiapan, dan ketekunan dalam mencapainya.
Dengan kisah-kisah para Rosul dan shahabat ini, anak-anak kita akan belajar dari kisah nyata, dari tokoh-tokoh yang nyata yang memang ada di kehidupan dan bukannya tokoh fiksi yang hanya ada di alam semu. Kisahkan kisah-kisah yang mengagumkan dari muslim terdahulu, sehingga anak-anak kita mengagumi keberanian dan ketekukan mereka, sehingga anak-anak kita mengidolakannya dan kelak ia akan meniru seperti apa idolanya, termasuk sifat dan karakternya.

Ajarkan anak kita untuk suka berbagi, suka berinfak, beramal dengan harta, pemikiran dan juga tenaga. Dorong ia untuk menolong temannya jika ada yang sedang mengalami kesulitan. Ajarkan untuk berbagi bekal makanan atau uang saku jika ada teman yang membutuhkan. Beri contoh untuk senang memberi kepada yang meminta-minta atau orang yang membutuhkan.

Ajari tentang sedekah, ajari tentang infaq, biarkan ia yang memasukkan uang ke dalam kotak infaq, ia pula yang memberi dengan ramah kepada pengemis, dan contoh kebaikan yang lain. Alokasikan dana khusus bagi si buah hati untuk berinfaq. Bunda bisa memberikan barang seribu atau dua ribu selama seminggu, dimana uang tersebut harus dihabiskan untuk infaq atau sedekah. Agar ia terbiasa berinfaq, agar ia tidak terbiasa kikir, tidak terbiasa bakhil, namun terbiasa ringan tangan untuk mengeluarkan apa yang memang harus diinfaqkan. In sya Allah, suatu saat, ia akan terbiasa berinfaq dan bersedekah dari hartanya sendiri.

Beri pemahaman tentang sedekah, tentang pahala, tentang akherat, tentang siapa Tuhannya, agar ia memiliki motivasi yang tidak sekedar duniawi, tapi lebih dari itu. Agar ia tidak menilai segala sesuatu hanya berdasarkan ukuran materi, tetapi hal-hal yang lebih dari itu. Sehingga akan muncul sikap rela berkorban, tanpa pamrih, tidak berharap kecuali apa yang Allah janjian, pahala dan akherat. Sehingga ia akan dengan ringan ketika memang harus berkorban demi mengharap balasan dari Allah semata.

Demikian beberapa tips mengajarkan patriotisme kepada anak. Patriotisme tidak tumbuh dengan sendirinya, ia perlu dilatih, dicontohkan, dibiasakan dan diarahkan. Sehingga anak-anak kita menjadi anak-anak yang patriotik, memiliki jiwa pemberani, pantang menyerah dan rela berkorban untuk apa yang berharga dan layak diperjuangakan. Arahkan juga agar anak-anak kita tidak keliru menempatkan jiwa patriotismenya kepada hal yang salah. Arahkan jiwa patriotisme buah hati kita kepada jalan yang Allah dan Rosul ridloi, yaitu Islam semata.
Wassalam (rd)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.