oleh

Tips Melatih Anak Puasa Agar Si Buah Hati Semangat Hingga Berbuka

Pada bulan mendekati Ramadhan seperti ini, pastinya banyak orang tua yang mencari informasi mengenai tips melatih anak puasa. Seperti yang kita tahu, puasa memang tidak wajib bagi anak-anak, namun mengenalkan ibadah puasa adalah hal yang sangat dianjurkan. Moment ini cocok bagi Anda yang memiliki anak di rentang usia 4 – 7 tahunan, dimana pada usia ini, merupakan waktu ideal untuk melatih dan mengenalkan anak tentang puasa.

tips melatih anak puasa, persiapan menjamu makan keluarga besar, persiapan membuka restoran, contoh menu makanan lamaran, daftar menu makanan lamaran, menu pilihan untuk acara lamaran, menu makanan untuk acara lamaran sederhana, cemilan untuk acara lamaran, contoh konsep restoran, modal membuka restoran kecil
Latihlah anak puasa, sebagai bentuk tanggung jawab sebagai orang tua – Diminimalis.com

Tips Melatih Anak Puasa Agar Si Buah Hati Semangat Hingga Berbuka

Melatih anak ikut berpuasa memang bisa dibilang gampang-gampang susah. Dan jujur saja, banyak susahnya daripada mudahnya. Namun, sebagai orang tua kita tidak boleh menyerah, berikut beberapa tips yang bisa dicoba.

1. Memberi pemahaman tentang tujuan dan makna puasa
Dengan sabar Anda bisa memberitahu kepada anak tentang apa itu puasa, kenapa harus puasa, dan bagaimana cara puasa. Hal tersebut tentu harus Anda sampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami anak Anda.
Memberi pemahaman tentang puasa bisa Anda lakukan melalui berbagai cara, salah satunya dengan mendongengkan cerita-cerita nabi atau cerita anak khusus bulan Ramadhan. Biasanya buku sejenis ini banyak tersedia di toko buku, terutama saat menjelang bulan Ramadhan.

2. Melatih anak secara bertahap
Sebaiknya Anda jangan memaksa anak untuk langsung puasa satu hari penuh, tetapi Anda bisa mensiasatinya dengan mengajak anak puasa setengah hari seperti berbuka saat adzan dhuhur atau azhar.
Namun, tahapan ini sebaiknya dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan kemampuan anak berdasarkan usianya. Kalau anak Anda masih berusia dibawah 4-5 tahun bisa dengan melatihnya, untuk mengurangi jajan.
Lakukanlah mulai dari hal yang sederhana dan tidak membebani anak, jangan sampai anak Anda merasa sedih atau kesal. Karena jika hal ini terjadi, artinya Anda belum berhasil membuat anak Anda sadar untuk melakukan puasa karena kemauannya sendiri.

3. Mengisi waktu puasa dengan kegiatan yang menyenangkan

Aktivitas Seru Di Taman, bermain di taman, olah raga di taman
Lakukanlah aktifitas seru bersama buah hati untuk menunggu waktu berbuka puasa – Diminimalis.com

Ini juga salah satu tips yang perlu dicoba. Sambil berpuasa, Anda bisa mengajaknya untuk ikut membantu Anda memasak menu berbuka, hal ini selain mengalihkan perhatian anak agar tidak jenuh dan lemas, juga bisa membuatnya mampu menghargai makna puasa itu sendiri, karena diisi dengan kegiatan yang bermanfaat.

Selain itu menghabiskan waktu bersama anak dengan bermain atau menonton acara yang disenangi juga bisa Anda lakukan. Dan saat sore tiba, Anda bisa mengajak anak untuk ngabuburit dengan jalan-jalan sore sambil belanja menu takjil.

4. Siapkan menu favoritnya dan ciptakan suasana sahur yang menyenangkan
Hal ini dilakukan supaya anak Anda tetap semangat dalam menjalankan puasa. untuk menyajikan menu favorit anak, akan lebih bagus bila dilakukan dengan penyajian yang menarik pula. Ini juga penting dilakukan saat saat sahur, karena waktu sahur merupakan hal yang sulit bagi anak, sebab mereka tidak terbiasa dengan aktifitas tersebut, terlebih makan dalam kondisi yang masih mengantuk.

Untuk itu Anda harus sabar, dan melakukannya dengan ceria agar anak Anda juga semangat. Bila diperlukan Anda bisa membuat rapot puasa berdasarkan absensi sahur dan berbuka, lalu berilah sang anak penghargaan, bila melewatinya dengan bagus.

5. Buatlah menu berbuka yang menarik
Ini juga salah satu tips melatih anak puasa yang tidak boleh diabaikan. Sebab, dengan cara ini anak Anda tetap semangat dan termotivasi untuk puasa. Misal dengan menyajikan menu bento dengan gambar senyum atau nasi goreng yang dicetak membentuk boneka, atau cara-cara lainnya. Tetapi perlu diingat bunda, buatlah menu menarik namun dengan mempertimbangkan asupan gizi yang cukup, agar buah hati Anda mendapatkan manfaat maksimal dari sajian masakan Anda.

6. Memberi pujian dan semangat untuk anak saat sudah berhasil menjalankan puasa
Pastinya hal ini akan membuat anak semakin termotivasi dan semangat, tetapi apabila anak belum berhasil menjalankan puasa, jangan memberi hukuman padany. Tetaplah beri dukungan penuh, karena anak membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan pola makan yang baru.

7. Mengajak anak untuk ikut serta dalam kegiatan ramadhan
Ini juga merupakan cara yang cukup jitu dalam melatih anak berpuasa. Misalnya dengan ikut pesantren kilat di sekolah maupun kegiatan lain. Akan lebih baik lagi bila Anda mengikutsertakan buah hati Anda untuk aktif sholat tarawih, ataupun ikut mengaji malam (tadarus)

Kriteria Menu Sehat Untuk Si Buah Hati yang Sedang Puasa

Selain mengetahui tips melatih anak puasa, sebaiknya Anda juga tahu kriteria menu sehat untuk mencukupi kalori sang anak selama puasa. Nah, berikut informasi selengkapnya.

menu makan sahur yang sehat, menu sahur sehat untuk diet, daftar menu sahur, resep menu sahur sebulan, menu sahur praktis untuk sebulan, menu sahur agar tidak lemas, menu sahur anak kos, makanan sahur agar kuat puasa, makanan yang baik untuk sahur dan berbuka puasa,
Siapkan menu yang tepatyang memberikan cukup banyak energi saat anak puasa – Diminimalis.com

1. Kriteria makanan yang baik untuk anak saat sahur, ialah makanan yang mampu memberikan efek kenyang lebih lama dan mengandung indeks glikemik (IG) rendah. Makanan jenis ini mampu meningkatkan kadar gula dalam darah dengan perlahan tetapi bisa bertahan lama.

Beberapa menu makanan tersebut bisa Anda dapatkan dari nasi merah, ubi jalar, kacang hijau, jagung, wortel, anggur, pisang, jeruk, apel, semangka, dan ayam panggang. Selain itu konsumsi pula susu sebagai cairan pelengkap dan mampu memberi energi selama seharian.

2. Pastikan bahwa kebutuhan cairan tubuh anak sudah tercukupi agar terhindar dari dehidrasi, yaitu dengan memberikan asupan buah, susu, dan air putih saat sahur, dan berbuka. Hal ini cukup penting mengingat kebutuhan cairan pada anak usia 3-9 tahun adalah 1,2 – 1,9 liter.

3. Kriteria makanan yang baik untuk anak saat berbuka, yaitu diawali dengan konsumsi air putih dan dilanjutkan dengan menu takjil seperti kurma, roti, pisang, dan camilan manis lainnya agar lambung tidak kaget dan sakit perut.

4. Makanlah makanan yang memiliki kadar IG tinggi untuk menstabilkan kadar gula darah secara cepat, seperti mengkonsumsi kentang, roti putih, nasi putih, donat, oatmeal, makaroni, dan keju.

5. Hindari pula konsumsi minuman teh, karena bisa mengganggu penyerapan zat besi pada tubuh. Hindari pula konsumsi makanan berlemak tinggi yang dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan dan nyeri di ulu hati.

6. Selain itu hindari konsumsi minuman dingin yang bisa menyebabkan kontraksi pada lambung, karena hal ini dapat menimbulkan efek mudah kenyang, sehingga anak jadi malas untuk makan makanan yang bernutrisi

Bagaimana bunda, tidak terlalu sulit bukan tips melatih anak puasa yang kami bagikan diatas. Kuncinya adalah kesabaran dan ketelatenan. (ar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.