Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Teknik Plester Dinding Rumah Minimalis (Bagian #1 dari 2)

memplester dinding mengguanakan adonan semen dan pasir - diminimalis.com

Teknik  plester dinding rumah haruslah dilakukan dengan benar. Memplester adalah pekerjaan merekatkan adukan semen ke dinding agar permukaannya rata. Bahan yang digunakan dalam memplester adalah mortar (plesteran) yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan air. Dari segi konstruksi, penerapan plester akan meningkatkan kekuatan dinding dan melindunginya dari kondisi yang ekstrim.

teknik plester dinding, cara plester dinding batako, cara plester dinding hebel, cara plester dinding rumah, cara plester dinding yang baik
teknik plester  dinding mengguanakan adonan semen dan pasir – diminimalis.com

Tujuan utama memplester dinding adalah membuat permukaannya semakin rapi, bersih, dan indah. Plester juga dapat meningkatkan kekuatan dinding dan menyembunyikan kecacatan yang mungkin timbul. Dengan adanya plester, permukaan dinding juga tidak cepat kotor, mudah dicat, dan mudah dibersihkan.

Teknik plester dinding rumah minimalis

Berdasarkan bahan penyusun adukannya, plester dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu plester semen, plester kapur, dan plester tanah liat. Plester semen dibuat dengan mencampur semen dan pasir memakai perbandingan 1:3, 1:4, atau 1:5. Plester kapur adalah plester dari bahan kapur dan pasir, di mana kapur yang dipakai sudah diolah terlebih dahulu. Sedangkan plester tanah liat berasal dari tanah liat yang dicampur jerami atau kotoran sapi, dan biasanya diaplikasikan pada rumah-rumah tradisional.

teknik plester dinding, cara plester dinding batako, cara plester dinding hebel, cara plester dinding rumah, cara plester dinding yang baik
teknik plester dinding dengan membuat kepala plester terlbih dahulu untuk acuan ketebalan – diminimalis.com

Persiapan membuat kepala plester

Bersihkan area yang ingin di plester. Jika pengerjaan dilakukan saat musim kemarau, disarankan dinding disirami terlebih dahulu agar proses pengeringan adukan pasir dan semen tidak terlalu cepat. Jika adukan semen terlalu cepat kering, plesteran akan banyak mengalami keretakan.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan :

1. Semen
2. Pasir
3. Air
4. Triplek
5. Kawat kecil (opsional)
6. Benang
7. Roskam
8. Jidar
9. Meteran
10. Ember
11. Cetok
12. Tangga

Buatlah patokan ketebalan yang dipasang vertikal sebagai acuan pemlesteran nantinya.Paku dinding bagian atas dan gantungkan lot dengan jarak +-3 cm dari dinding. Usahakan benang rata dengan ujung paku.

Ulangi lagi dari cara ke tersebut, tapi sekarang ke bagian sudut yang lain, tujuannya untuk menentukan kerataan bidang horisontal. Usahakan juga ketebalan sama dengan sudut yang satunya. Ikatkan benang ke paku pertama dan tarik ke paku yang ada di sudut lainnya. Buatlah titik paku lagi tanpa melepas benang, dengan jarak kira kira per 1 meter .

Jangan lupa hubungkan juga bagian bawah, dan buat titik-titik paku seperti langkah sebelumnya.
setelah ketebalan titik paku selesai, kini langkah selanjutnya menyelesaikan kepala plester tersebut.

Lempar adukan segaris lurus dari paku atas sampai paku bawah selebar 5 cm. Gesekkan jidar dari paku atas ke paku bawah hingga tercetak dan membentuk seperti rel. Lakukan hal yang sama pada titik paku berikuttnya. Untuk hasil terbaik, biarkan kepala plester kering +- 1 hari.

Demikian ualasan kami tentang persiapan pemlesteran yang benar untuk rumah minimalis Anda, Anda juga bisa membaca ulasan kami teknsik persiapan pemlesteran dinding di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls)

Cara Plester Dinding Rumah Minimalis (Bagian #1 dari 2)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.