Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Rancangan Open Space, Efisiensikan Interior pada Desain Minimalis

desain open space berdampingan dengan kolam renang - diminimalis.com

Dalam dunia desain interior, rancangan open space /open floor sering juga disebut dengan rancangan ruang terbuka. Rancangan ini banyak diadaptasi bagi para pemilik rumah minimalis yang menginginkan kesan luas pada interiornya. Penggunaan konsep open space juga bisa menjadi solusi untuk mendapatkan pencahayaan alami yang maksimal. Bukan hanya itu, srikulasi udara di dalam rumah pun jadi lebih baik karena tidak terlalu banyak dinding yang menghalangi. Inilah beberapa faktor yang membuat desain open space banyak digemari di kalangan pecinta konsep minimalis. Meskipun tren dari desain ini semakin naik, namun privasi tiap ruangan harus dikorbankan demi mengaplikasikan rancangan open space ini.

rancangan open space, desain open space, desain open floor, ruang terbuka, desain open space, desain rumah open space, desain open space interior
desain open space berdampingan dengan kolam renang – diminimalis.com

Rancangan open space untuk rumah minimalis

Salah satu kelebihan memilih konsep ruangan terbuka adalah sinar matahari yang akan masuk ke rumah Anda akan merata di seluruh ruangan. Dengan tidak adanya permukaan dinding yang menutupi aliran cahaya yang masuk, semua sudut ruangan akan mendapatkan pencahayaan yang baik. Namun, sebaliknya, ketika malam datang, ruangan terbuka membutuhkan lampu yang lebih terang dibanding ruangan biasa.

Konsep ruang terbuka sendiri sangat pas dan tepat bagi Anda yang menginginkan suasana rileks dan hangat. Privasi memang sengaja dikurangi demi meningkatkan interaksi antar penghuni di dalamnya. Selain fungsi tiap ruangan menjadi lebih beragam, Anda bisa mengeksplorasi berbagai ide intuk mengkreasikan penggabungan antar ruangan tersebut.

Cara mendesain open space pada rumah minimalis

Mulai dari ruang tengah

Dalam konsep open space, umumnya ruang tengah meruapakan ruangan yang paling umum untuk disatukan dengan berbagai ruangan lain. Ruangan ini paling umum untuk dibuat menyatu dengan ruang makan atau ruang tamu, untuk menyiasati keterbatasan ruang. Anda bisa meletakkan aneka furniture pendukung diantara dua ruangan yang disatukan, untuk memberi batasan ruang dan fungsinya.

Berikan furnitur yang tepat

Penting sekali bagi Anda untuk menentukan furniture berdasarkan bentuk dan ukuran yang nantinya ditempatkan pada interior Anda. Hal ini untuk memberikan ornamen yang proporsional pada berbagai ruangan yang masing-masing terhubung satu sama lain tanpa sekat dinding. Agar tak terlihat terlalu sempit, isilah ruang Anda dengan beberapa furniture sederhana besar seperti meja makan, rak buku dan lemari hias.

Gunakan partisi

partisi rumah minimalis, partisi rumah minimalis modern, partisi rumah minimalis mungil, sekat ruang minimalis
partisi dari kaca untuk memisahkan ruang dapur dengan ruang tengah – diminimalis.com

Gunakanlah pembatas berupa partisi dengan bahan yang Anda sukai. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan konsep open space tanpa mengorbankan privasi. Adanya partisi pada sebuah interior, bertujuan untuk membedakan antara ruang yang satu dengan ruang yang lain agar memiliki fungsi yang berbeda.
Sebuah ruangan yang dipisahkan oleh partisi, maka nilai fungsionalnya akan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ini biasa diterapkan pada interior yang menggabungkan ruang tamu dengan ruang tengah, atau ruang keluarga dengan ruang makan.

Dengan menerapkan cara di atas, Anda akan mendapatkan rancangan open space terbaik pada rumah minimalis Anda. Konsekensinya, Anda juga akan mendapat berbagai kelebihan dan kekurangan manakala interior rumah Anda sudah mengadaptasi rancangan ini. Diantara kelebihan dan kekurangan desain open space pada rumah minimalis yaitu.

Kelebihan desain open space:

• Memberi kesan luas

Tanpa kehadiran tembok yang memisahkan setiap ruangan, rumah Anda terasa lebih luas dengan perputaran udara yang lebih sejuk.

• Membuat ruangan terasa cerah

Misalnya dapur pada desain konvensional akan jendela tambahan untuk sirkulasi udara dan pencahayaan. Sementara itu pada denah terbuka, tidak perlu ada pemasangan terlalu banyak jendela.

• Meningkatkan interaksi sosial

Dengan sistem ruang terbuka, Anda bisa memasak sembari menontont televisi di ruang keluarga, atau mengobrol dengan anggota keluarga lainnya. Anda juga bisa mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar rumah dengan mudah. Hal ini tidak bisa Anda lakukan pada desain interior bersekat.

Selain beberapa kelebihan yang dimiliki, ternyata desain denah terbuka ini juga menghadirkan beberapa masalah. Apa sajakah Kekurangan desain open space?

• Membuat rumah bising

Hal ini menjadi masalah utama untuk Anda yang mengadopsi model denah terbuka. Dengan banyaknya aktivitas dalam satu ruangan, suara bising seperti televisi dan obrolan bisa beradu dengan suara yang ditimbulkan dari aktivitas memasak.
• Tanpa adanya dinding, penyerapan suara menjadi berkurang dan membuat rumah terkesan bising.
• Mengurangi privasi

Menggabungkan beberapa ruangan menjadi satu akan menurunkan privasi aktivitas di setiap area. Terlebih jika Anda tinggal dengan anggota keluarga yang usianya berbeda beda, tentunya Anda akan membutuhkan area khusus untuk bercengkrama hal penting.

• Mudah terlihat berantakan

Desain open floor jelas tidak cocok bagi Anda yang malas membereskan rumah. Peralatan dapur yang berantakan akan mudah terlihat dari ruang keluarga atau ruang tamu. Hal ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Demikian ulasan kami tentang cara membuat rancangan open space pada rumah minimalis. Semoga dengan memiliki desain ruang terbuka, rumah minimalis Anda menjadi terasa lapang dan nyaman ditinggali. (ls)

Leave A Reply

Your email address will not be published.