Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Persiapan musim hujan untuk rumah minimalis Anda (Bagian #1 dari 2)

Hujan deras membasahi rumah tak perlu khawatirkan lagi - diminimalis.com

Persiapan musim hujan untuk untuk melindungi rumah minimalis Anda sangatlah penting, terlebih bagi kita yang tinggal di wilayah tropis. Tinggal di wilayah dengan iklim tropis memiliki berbagai konsekuensi, salah satunya tinggginya curah hujan yang setiap tahun harus kita hadapi. Dikutip dari ilmugeografi.com, Iklim tropis dapat diartikan sebagai berikut :

Tropis dapat diartikan sebagai suatu daerah yang terletak di antara garis isotherm di bumi bagian utara dan selatan, atau daerah yang terdapat di 23,5° lintang utara dan 23,5° lintang selatan. Pada dasarnya wilayah yang termasuk iklim tropis dapat dibedakan menjadi daerah tropis kering yang meliputi stepa (baca: bioma stepa), savanna kering (baca: ciri-ciri savanna, bioma savanna), dan gurun pasir (baca: bioma gurun) dan daerah tropis lembab yang meliputi hutan hujan tropis (baca: bioma hutan hujan tropis, keunikan hutan hujan tropis), daerah-daerah dengan musim basah dan savanna lembab.


Indonesia sendiri termasuk dalam iklim tropis basah atau daerah hangat lembab yang ditandai dengan:

  • Kelembaban udara yang relatif tinggi (pada umumnya di atas 90%)
  • Curah hujan yang tinggi.
  • Temperatur tahunan di atas 18°C (dan dapat mencapai 38°C pada musim kemarau).
  • Perbedaan antar musim (baca: pembagian musim di Indonesia) tidak terlalu terlihat, kecuali periode sedikit hujan dan banyak hujan yang disertai angin kencang

Selain iklim tropis basah, ada pula iklim tropis kering dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Kelembaban udara yang relatif rendah (umumnya dibawah 50%)
  • Radiasi matahari ke wilayah yang memiliki iklim tropis kering langsung tinggi dan maksimal karena jarang terdapat awan.

Dari pengertian di atas, sangat wajar apabila setiap tahunnya kita mendapati curah hujan yang cukup tinggi. Hujan memang bisa menjadikan udara di dalam rumah terasa lebih sejuk serta lebih nyaman, namun derasnya hujan yang turun secara terus-menerus dapat mendatangkan risiko untuk rumah minimalis Anda. Maka dari itulah kini saatnya memberi perhatian yang lebih terhadap rumah supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan ketika hujan tiba.

 persiapan musim hujan, persiapan mengahadapi musim hujan, persiapan menjelang musim hujan
Hujan deras membasahi rumah tak perlu khawatirkan lagi – diminimalis.com

Persiapan musim hujan secara umum

Berikut ini ada bebearapa hal yang sebaiknya diperhatikan untuk menghadapi musim hujan.

  1. Cegah kebocoran.

Ketika musim hujan tiba dan hujan turun deras, pertama yang harus dilakukan adalah memastikan ada atau tidaknya kebocoran di dalam rumah, terlebih di bagian plafon ataupun di bagian pertemuan antara plafon dan dinding. Ketika hujan terlanjur turun, sementara  tanggulangilah kebocoran tersebut dengan cara menampung air di ember, setelah kita mencatat bagian mana saja yang bocor, kita bisa memperbaikinya ketika hujan sudah reda.

  1. Cek keamanan listrik.

Hati-hati terhadap instalasi listrik di rumah minimalis Anda, pastikan semua kabel listrik yang ada di rumah tak berserakan dan terbuka. Genangan air lantai yang terjadi akibat kebocoran juga bisa berpotensi mengalirkan aliran listrik yang bisa membahayakan anggota keluarga. Selain itu, apabila hujan tak kunjung berhenti sehingga membuat rumah banjir dan hampir mendekati stop kontak, maka segeralah untuk mematikan listrik rumah.

 persiapan musim hujan, persiapan mengahadapi musim hujan, persiapan menjelang musim hujan
Talang yang kotor bisa menyumbat air hujan – diminimalis.com
  1. Periksa saluran air.

Masuknya air ke rumah tidak hanya berasal dari kebocoran genteng saja, tapi juga bisa berasal dari talang atau saluran air yang menggenang karena kotor. maka dari itu usahakan untuk membersihkan talang dari tumpukan dedaunan yang bisa menyumbat saluran air.

  1. Perika ventilasi.

Pastikan ventilasi di rumah dalam keadaan baik sewaktu musim hujan tiba, supaya rumah tidak terlalu lembab dan dapat mengancam kesehatan anggota keluarga. Kelembaban udara di dalam ruangan bisa merusak material berbahan kayu. Selain itu, kelembaban dapat menjadikan karpet berbau tak sedap dan bisa menampung kuman. Maka dari itu bersihkanlah karpet supaya tak berbau dan tak menjadi sumber penyakit.

  1. Periksa perubahan furniture kayu.

Selama musim penghujan, pintu dan jendela pun dapat berubah bentuk. Apabila cuaca telah membaik, mintalah kepada ahli ataupun tukang kayu untuk memperbaiki pintu supaya tetap bisa berfungsi dengan normal.

Demikian ulasan dari kami tentang persiapan menghadapi musim hujan, Anda bisa membaca lanjutan artikel kami di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls.)

Cegah atap dari kebocoran (Bagian #2 dari artikel Persiapan menghadapi musim hujan)

 

You might also like
2 Comments
  1. […] Persiapan musim hujan untuk rumah minimalis Anda […]

  2. […] diketahui bahwa akhir-akhir ini memang sering turun hujan, maka perlu dipersiapkan menyambut musim hujan dengan baik, terutama bagi Anda yang tinggal di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Hal ini […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.