Mengenal Semen Instan Sebagai Pengganti Semen Konvensional

Pastikan batu bata selalu kering, agar kualitasnya tetap terjaga untuk mendirikan dinding yang kokoh - Diminimalis.com

Hari ini penggunaan semen konvensional sudah mulai tergeser oleh semen instan, atau semen mortar. Pasalnya, penggunaannya yang praktis, membuat proses pengerjaan banguanan lebih efektif dan efisien. Al hasil, kita bisa menghindari keterlambatan pengerjaan yang berakibat pada membengkaknya anggaran. Lantas sebenarnya apa sih, semen instan itu? Agar Anda bisa mengenal semen instan beserta manfaatnya, kali ini Diminimalis akan memberikan ulasan detailnya untuk Anda.

meneganl semen instan, kekurangan mortar, kelebihan dan kekurangan mortar
Dinding yang didirkan menggunakan batu bata dan adukan semen instan – Diminimalis.com

Mengenal semen instan untuk bahan bangunan

Salah satu perusahaan yang mempelopori istilah semen instan atau Mortar adalah Mortar Utama-Weber. General Manager Product Mortar Utama-Weber, Joni Kho menjelaskan bahwa Mortar Utama-Weber hadir di Indonesia sejak tahun 1996 dan menjadi perusahaan nasional pertama yang memproduksi semen instan siap pakai dengan menggunakan teknologi modern. Produk semen instan tersebut dikenal dengan merk MORTAR UTAMA-Weber (MU-Weber).

Mortar sendiri artinya campuran semen dan pasir. Secara teknis dalam dunia kontruksi, semen instan dikenal dengan istilah Premixed Mortar atau Dry Mortar. Premixed Mortar berarti adukan yang sudah dicampur sebelumnya.

Berbeda dengan semen tradisional atau konvensional, proses pembuatan semen instan atau mortar telah memakai teknologi modern yang terkomputerisasi. Hal ini bertujuan agar pencampuran atau mixing antar komponen penyusunnya sesuai standar, dan kualitasnya terjaga dengan baik.

Bahan yang dipakai dalam pembuatan semen instan juga berbeda. Jika semen konvensional hanya memakai satu bahan saja, maka semen instan adalah campuran dari semen, pasir silika, zat aditif dan beberapa bahan material lain yang bisa dicampur menjadi satu.

Ada takaran khusus untuk membuat suatu adukan yang berbahan dasar semen instan, baik itu untuk plesteran, acian, maupun beton. Sebab takaran antara semen instan dan air yang dipakai akan berpengaruh terhadap tingkat kekerasan dan daya tahan dari struktur yang dibuatnya. Mak dari itu, jangan pernah mencampurkannya seenak Anda sendiri atau memakai feeling karena pasti hasilnya tidak sesuai dengan standar.

Dalam penerapannya, adukan semen instan yang telah selesai dibuat pun tidak serta merta bisa langsung diaplikasikan. Diperlukan perlakuan-perlakuan khusus supaya adukan tadi bisa menempel dengan sempurna. Sebagai contoh ketika Anda hendak memplester dinding, pastikan terlebih dahulu bahwa kondisi dinding tersebut sudah dalam keadaan lembab. Anda bisa menyiram dinding menggunakan air secukupnya, lalu menunggu beberapa saat sampai kondisi dinding yang semula basah menjadi lembab.

Bahan semen instan

Bahan yang dipakai dalam pembuatan semen instan juga berbeda. Jika semen konvensional hanya memakai satu bahan saja, maka semen instan adalah campuran dari semen, pasir silika, zat aditif dan beberapa bahan material lain yang bisa dicampur menjadi satu. Hal ini bertujuan agar pencampuran atau mixing antar komponen penyusunnya sesuai standar, dan kualitasnya terjaga dengan baik.

Cara menggunakan semen instan

Ada takaran khusus untuk membuat suatu adukan yang berbahan dasar semen instan, baik itu untuk plesteran, acian, maupun beton. Sebab takaran antara semen instan dan air yang dipakai akan berpengaruh terhadap tingkat kekerasan dan daya tahan dari struktur yang dibuatnya. Maka, diperlukan perlakuan-perlakuan khusus supaya adukan tadi bisa menempel dengan sempurna.

Untuk menggunakannya, diperlukan takaran sesuai standar yang benar. Misalnya Perbandingan yang baik antara jumlah semen instan dan air yang dipakai untuk membuat suatu adukan ialah 2:1. Komposisi tersebut bisa diubah sesuai dengan jenis pekerjaan yang tengah dilakukan. Misalnya penggunaan air untuk adukan semen plesteran dinding kamar mandi bisa dikurangi untuk meningkatkan ketahanan lapisan plester agar tidak mudah terjadi kebocoran.

Keunggulan semen instan dibandingkan semen konvensional

untuk mengenal semen instan lebih dalam, kita perlu memahami beberapa keunggulan semen instan dibanding dengan semen konvensional. Salah satunya semen mortar bisa menciptakan sebuah ikatan yang kuat antara batu bata, untuk mencegah masuknya air dan kelembaban ke dalam struktur bangunan.

manfaat semen instan, manfaat semen mortar, merk aci instan
semen instan lebih praktis digunakan dan dapat menghemat waktu dan biaya – diminimalis.com

Praktis digunakan

Anda tidak perlu mengayak pasir, menakar serta mencampur semen dan pasir. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat adukan pun lebih sedikit dibandingkan bila Anda membuat adukan menggunakan campuran semen konvensional.

Daya rekat lebih tinggi

Zat aditif dalam pada komposisi semen mortar, membuat semen ini memiliki daya rekat tinggi dibandingkan dengan semen konvensional.

Penyimpanan mudah

Kemasan semen mortar sangat mudah untuk disimpan, tidak akan memadat seperti semen konvensional.
Proyek lebih bersih. Lokasi proyek bisa dipastikan lebih bersih, karena tidak memerlukan bahan lain sebagai adukan, seperti kerikil dan pasir.

Daya sebar lebih luas

Semen mortar memiliki daya sebar yang jauh lebih luas dibanding dengan semen tradisional.

Hemat biaya

Terkait biaya, semen instan lebih terukur. Karena perkiraan semen yang dibutuhkan untuk mengerjakan sebuah bangunan atau bidang bisa dikalkulasi dengan lebih akurat.

Demikian ulasan kami tentang mengenal semen instan sebagai alternatif pengganti semen konvensional. Semoga ulasan di atas menambah referensi bagi Anda untuk memilih material terbaik untuk rumah minimalis Anda. (ls)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.