Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

MENDIDIK DENGAN TELADAN

MENDIDIK DENGAN TELADAN #rumahkusurgaku - diminimalis.com
MENDIDIK DENGAN TELADAN #rumahkusurgaku - diminimalis.com
MENDIDIK DENGAN TELADAN #rumahkusurgaku – diminimalis.com

“Anak tumbuh sesuai dengan orang tuanya, sebagaimana pohon selalu tumbuh sesuai akarnya.” (Hikmah)

Kunci terpenting dari pendidikan orang tua kepada anaknya adalah dengan memberikan teladan yang baik. Sangat disayangkan manakala orang tua mengharapkan dan memerintahkan anak untuk berkata dan berperilaku baik, sementara orang tuanya tidak melakukan yang demikian. Itu sama artinya dengan orang tua yang menyuruh anaknya untuk shalat, sementara dirinya sibuk menonton sinetron.


Ingat, anak adalah peniru ulung. Apapun yang diperbuat orang tua, anak memiliki kecenderungan menirunya. Hampir semuanya ditiru mengingat ia belum dapat membedakan secara sempurna mana yang baik dan yang buruk bagi dirinya dan lingkungannya. Ia hanya merespon apa yang ada di sekitarnya, sehingga jika lingkungannya mengajarkan baik, ia akan baik, dan bila lingkungannya mempertontonkan keburukan, iapun mengikutinya.

Akhlak yang baik hasil dari teladan yang baik

Menjadi teladan di setiap keadaan harus dipenuhi oleh orang tua sebagai konsekuensi predikat suri teladan bagi anaknya. Ketika dalam keadaan bahagia atau sedih, lapang atau sempit, serta apapun keadaannya, hendaknya orang tua tetap mempertunjukkan wajahnya yang disertai dengan senyum keceriaan, ucapannya yang berisi nasihat kebaikan, serta tindakan yang bisa menjadi panutan. Orang tua yang demikian akan menjadi suri teladan yang sesungguhnya bagi anak, sehingga apapun yang diperbuatnya dapat diikuti oleh anak tanpa ada kekhawatiran.

Baca juga artikel menarik berikut >>  AKHLAK MULIA DALAM KEHIDUPAN KELUARGA

Mengajarkan akhlak yang baik kepada anak harus dimulai sejak kecil. Keteladanan demi keteladanan dari orang tua akan membentuk karakter anak karena tanpa disadari orang tua, anak akan menirunya. Memberi contoh dengan berkata yang baik, atau membiasakan kebiasaan baik akan menjadikan anak terbiasa untuk melakukan kebaikan. Keteladanan dari orang tua semakin tertanam di dalam karakter anak bila dibiasakan sejak usia dini.

Dikatakan dalam sebuah syair,
“Adab bermanfaat bagi anak selagi masih dini
dan tiada lagi berguna setelah ia tumbuh dewasa,
ranting kecil kan lurus jika engkau meluruskannya
tidak begitu adanya jika dia sudah menjadi batang.”

Kebiasaan-kebiasaan buruk yang melekat pada diri ayah atau ibu, jauhi segera sebelum anak menirunya. Adalah hal lucu ketika seorang ibu melarang anaknya berbohong, tetapi dia sendiri menyuruh anaknya untuk mengatakan bahwa dia tidak ada di rumah kepada setiap orang yang menelepon atau bertamu, padahal ia sedang asyik menonton televisi. Sekali saja anak mendapati orang tuanya berbohong, dengan cepat ia akan menyimpan memori berupa kebiasaan buruk yang dilakukan orang tuanya. Pada perkembangan berikutnya, akan menghancurkan makna jujur di dalam jiwanya.

Baca juga artikel menarik berikut >>  MENGHADIRKAN PERPUSTAKAAN ISLAMI DI RUMAH MINIMALIS
ajarkan adab selagi muda #rumahkusurgaku - diminimalis.com
ajarkan adab selagi muda #rumahkusurgaku – diminimalis.com

Hal yang paling masuk akal ketika orang tua menginginkan anaknya menjadi shalih adalah dengan cara orang tua membiasakan berakhlak karimah, mengingat orang tua adalah contoh utama bagi anaknya. Anak akan menjadi mulia jika orang tua memberikan keteladanan yang mulia. Keteladanan orang tua adalah cerminan pendidikan akhlak bagi anaknya.

Anak adalah peniru ulung dan ia cenderung meniru orang yang menjadi teladannya, yaitu orang tuanya. Maka berilah contoh yang baik, agar anak Anda bersikap baik kepada Anda di masa yang akan datang. (aa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.