Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Mencegah Dinding dari Kerusakan Agar Tetap Kokoh dan Melindungi

Untuk mencegah dinding dari kerusakan, Anda perlu memahami faktor penyebabnya dan juga solusinya - diminimalis.com

Apakah Anda sedang mencari cara mencegah dinding dari kerusakan?. Dinding sendiri merupakan struktur bangunan yang berfungsi untuk membatasi dan melindungi rumah. dinding juga dapat dijadikan sebagai penghias sehingga ruangan menjadi lebih indah dan cantik. Namun, dinding sendiri rentan terhadap kerusakan sehingga dibutuhkan perawatan khusus secara bertahap.

Dinding luar rumah biasanya akan mengalami kerusakan seperti menjamur dan retak.
Salah satu hal yang membuat cat rumah rusak ketika hujan karena dinding yang lembab, disebabkan karena adanya rembesan air. Untuk itu periksalah dengan seksama dari mana sumber rembesan air tesebutmuncul, biasanya rembesan air bisa muncul dari talang yang konstruksinya kurang baik.


 Mencegah Dinding dari Kerusakan, mengatasi retak rambut pada dinding baru, mengatasi tembok lembab dan basah
Untuk mencegah dinding dari kerusakan, Anda perlu memahami faktor penyebabnya dan juga solusinya – diminimalis.com

Mencegah dinding dari kerusakan dengan cara yang efektif dan efisien

Kerusakan yang dialami oleh dinding ada beragam jenisnya mulai dari melepuh hingga menggelembung. Kerusakan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti air hujan, gempa bumi hingga usia bangunan yang sudah tua. Pada kesempatan kali ini, diminimalis akan memberikan informasi mengenai cara mencegah dinding dari kerusakan dan langkah mengatasinya agar dinding tampak selalu indah.

1. Dinding yang retak

Dinding yang retak menghasilkan bentuk yang menyerupai rambut, sehingga retakan tersebut sering disebut dengan rambut retakan. Rambut retakan disebabkan oleh usia bangunan yang tua atau gempa bumi. Anda dapat mengerok permukaan cat dinding menggunakan kapi atau sikat besi. Kemudian Anda bisa menambahkan wall filler pada bagian yang retak.

Baca juga artikel menarik berikut >>  Begini Cara Mengolah Tanah Sebelum dijadikan Taman Rumah Minimalis

2. Cat dinding yang menggembung

Dinding menggembung biasanya disebabkan oleh air hujan atau udara yang lembab. Untuk mencegahnya Anda harus memastikan plesteran dan acian mengering secara sempurna sebelum Anda melakukan pengecatan. Jika sudah terlanjur maka Anda harus mengerok cat tembok lama, ampelas dan melakukan pengecatan ulang. Pilih jenis cat yang sesuai dengan peruntukannya misal untuk ruangan interior atau eksterior.

 Mencegah Dinding dari Kerusakan, mengatasi retak rambut pada dinding baru, mengatasi tembok lembab dan basah
cat dinding yang mengeluaps -diminimalis.com

3. Cat dinding yang mengelupas

Anda bisa mencegah dinding yang mengelupas dengan membersihkan permukaan dinding dari kotoran dan minyak yang menempel. Jika dinding sudah mulai mengelupas Anda perlu melakukan langkah yang hampir sama dengan cara pada nomor 1 dan 2 yakni melakukan pengecatan ulang.

4. Dinding yang berjamur

Jamur tidak hanya dapat tumbuh di pagar kayu, melainkan juga di dinding rumah Anda. Cara pencegahannya adalah Anda harus mencari sumber atau bagian yang lembab tersebut. Setelah Anda menemukannya, Anda bisa mengikis dan mengamplas permukaan dinding lama. Lapisi permukaan dinding menggunakan sealer yang bersifat tahan terhadap air.

5. Pengkristalan (Efflorescence)

Seperti halnya dengan masalah penyabunan/saponification, penyebab terjadinya pengkristalan adalah karena adanya kandungan asam yang tinggi pada dinding. Kandungan asam akan membentuk garam dan terbawa di permukaan cat tembok. Proses ini akan menjadi lebih cepat apabila kondisi lingkungan/dinding lembab.
Cara mengatasi masalah pengkristalan ini sama dengan mengatasi masalah saponification, Yaitu menggunakan alkali killer agar pH dinidng menjadi normal.

Baca juga artikel menarik berikut >>  Kamar Mandi Lantai 2 Bocor ? begini cara mengatasinya

6. Cat membercak air (Water spot)

Waterspot atau timbulnya bercak basah pada cat disebabkan oleh adanya rembesan air pada dinding/tembok. Rembesan air ini dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, kebocoran saluran air yang ditanam di dalam dinding, kebocoran talang air, serta rembesan air dari bagian luar/sisi dinding lain. Terjadinya waterspot inidapat memicu munculnya jamur pada dinding rumah minimalis Anda.

Cara memperbaiki cat dinding yang mengalami waterspot adalah dengan cara menghilangkan lapisan cat yang lama, setelah itu lapisi kembali dinding yang mengalami kontak dengan air menggunakan waterproofing (pelapis anti bocor), dan lakukan pengecatan ulang setelah lapisan kering.

Itulah beberapa cara mencegah dinding dari kerusakan dan cara mengatasinya. Dinding yang cantik perlu perawatan khusus yang tidak bisa Anda abaikan begitu saja. Periksa beberapa bagian rumah seperti atap karena atap yang bocoh akan merusak permukaan dinding. Anda juga bisa membaca artikel kami tentang jenis-jenis kerusakan cat dinding dan solusinya di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls.)

Jenis kerusakan cat dinding dan solusinya 

Leave A Reply

Your email address will not be published.