oleh

Apa Saja Point-Point untuk Membuat Carport yang Ideal? Cek di Sini

Bagi sebagian orang yang tinggal di area pemukiman padat, membangun carport, menjadi solusi efektif, daripada harus membangun garasi di dalam rumah. Namun membuat carport yang ideal dibuthykan beberapa tahapan yang tepat. Anda perlu memperhatikan tingkat kenyamanan, keamanan hingga memperhatikan kualitas material yang akan digunakan untuk membangun caroprt tersebut. Seperti halnya lantai pada garasi, lantai carport harus mampu menahan beban berat sehingga perlu dirancang sedemikian rupa agar tidak ambles atau rusak.

Untuk carpot, kebanyakan berbeda letaknya dengan garasi yang menyatu dengan rumah. Karena carport merupakan bagian dari eksterior rumah, yang letaknya bisa di depan, samping atau bekalang rumah. Jika Anda ingin membuat cartport yang ideal, pastikan Anda mempertimbangkan banyak hal sebelum membangunnya. Jangan hanya fokus pada model atau warna catnya saja, namun aspek keamanan dan lainnya, juga wajib dijadikan pertimbangan utama.

Membuat Carport Yang Ideal, carport minimalis modern
Desain carport ideal untuk 2 mobil – Diminimalis.com

Nah, untuk Anda yang ingin membuat carport yang ideal, berikut telah kami rangkum  beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan, agar carport dapat memberikan keamanan bagi mobil Anda.

Membuat Carport yang Ideal

1. Ukuran Carport yang Ideal

Untuk membuat carport ideal, tentunya terlebih dulu Anda sudah menentukan atau memperhitungkan ukurannya. Jangan sampai adanya carport justru mengganggu aktivitas lainnya. Selain itu, ukuran mobil, luas lahan yang tersedia, desain dan kualitas bahan pembangun carport juga perlu diperhitungkan dengan cermat.

Untuk membangun sebuah carport, ada beberapa ukuran standar yang sebaiknya Anda pahami, agar kendaraan Anda mudah untuk diletakkan di dalam carport tersebut.

Umumnya lebar carport antara 2,5 m – 3 m bisa menampung untuk 1 mobil. Dan untuk 2 mobil, minimal lebar carport yang dibutuhkan adalah antara 4,5 m – 5 m. Sedangkan panjang carport untuk 1 mobil, bisa Anda sesuaikan  dengan badan kendaraan yang Anda miliki. Untuk mobil kecil,  membutuhkan panjang carport kurang lebih 4 mater, sedangkan mobil panjang sekitar 5 meter bahkan lebih.

Ketinggian carport yang Anda buat usahakan jangan lebih pendek dari 2,5 m. Jarak mobil dengan dinding carport idealnya diatur lebih dari 120 cm karena Anda membutuhkan ruang gerak di samping mobil antara 80 cm – 100 cm . Jika Anda mempunyai 2 mobil, usahakan jarak antar mobil dalam satu carport minimal 70cm. Sedangkan untuk lantai, usahakan membuat perkerasan beton minimal pada landasan roda mobil, yaitu 45 cm-75 cm sepanjang carport. Dan jangan lupa, buat kemiringan lantai carport antara 1%-2% ke arah depan.

2. Letak Carport

carport minimalis modern
Carport yang terletak di samping rumah – Diminimalis.com

Untuk letak carport, pastikan Anda perlu menyesuaikan dengan sirkulasi kendaraan ketika keluar-masuk carport agar lebih mudah.  Letak carport tersebut idealnya juga harus dicarikan tempat yang cukup strategis dengan arah dan arus kendaraan di jalan yang berbatasan dengan halaman rumah  Anda.

Nah, untuk Anda yang mempunyai rumah dengan desain yang hanya menampilkan tampak depan, maka usahakan letak carport tidak menutupi pintu utama. Namun jika karena suatu alasan carport yang Anda buat menutupi pintu utama, siasati dengan memberikan pennda menuju akses pintu utama misalnya berupa pola jalan setapak atau penanda lainya.

3. Atap/Naungan Carport

Untuk membuat naungan carport, ada beragam pilihan struktur seperti polycarbonate, kayu hingga beton, Anda bisa memilihnya sesuai dengan kesukaan dan anggaran yang Anda siapkan. Anda juga harus memahami bahwa tampilan desain naungan carport berpengaruh secara langsung terhadap tampilan bangunan rumah secara keseluruhan. Untuk itu, pastikan Anda menyesuaikan antara konsep desain naungan carpot dengan gaya rumah agar tampilanya lebih menarik.

Sebelum membuat carport tersebut, rencanakan pembuangan air hujan sejak awal. Jika Anda ingin membuat atap carport berupa atap datar tanpa talang, perhatikan kemiringan dan arah jatuhnya air hujan. Usahakan kemiringan ini dibuat dengan tepat, karena bisa berakibat fatal jika salah.

4. Lantai Carport

lantai carport batu alam dengan motif yang indah – diminimalis.com

Lantai merupakan hal utama yang harus diperhatikan saat membuat carport. Untuk membuat lantai carport, pastikan  untuk membuat saluran air di sepanjang tepian carport menuju ke got atau selokan air di pinggir jalan. Lebar saluran air yang dibuat itu sekitar 5-10 cm dengan kedalaman 5 cm.

Umumnya, corak lantai itu sendiri ada 2 macam, yaitu yang permukaannya masif dan tidak masif. Untuk lantai carport yang dibuat model masif, Air  tidak bisa merembes dan meresap ke dalam tanah. Maka dari itu lantai harus memiliki kemiringan yang cukup agar air mengalir ke luar atau got. Sedangkan lantai tidak masif mampu meresap air, namun lantai tak masif tetap diupayakan dibuat dalam posisi miring. Dengan tetap menjaga kemiringan, tumpahan air tidak menggenang, tapi akan mengalir.

Untuk keramik yang digunakan dalam membuat lantai carport biasanya dipilih keramik yang bertekstur kasar, agar tidak licin terutama jika ada genangan air atau oli yang keluar dari kendaraan didalamnya. Selain keramik, Anda bisa menggunakan lantai berbahan semen atau paving. Selain dirasa lebih murah, tentunya lebih aman dan tahan terhadap goresan/gesekan dibanding bahan keramik.

Untuk mempercantik tampilan lantai carpot Anda, di bagian tengah yang tidak terlindas roda mobil  bisa ditanami rumput hias. Selain untuk memperindah, area tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pembuagan genangan air.

Bagaimana, tidak sulit kan membuat carport yang ideal? Semoga tips diatas bermanfaat bagi Anda yang ingin memiliki carport terbaik dan aman untuk mobil Anda,  selamat mencoba. (ar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed