oleh

Memaksimalkan Kegunaan Carport dari Lantai hingga Kanopi

Jaman dulu, biasanya setiap rumah mempunyai garasi untuk menyimpan mobilnya agar terhidar dari terik matahari atau air hujan, dan juga pencurian. Tapi beda dengan sekarang, pemilik mobil harus berpikir dulu sebelum membuat garasi, mengingat mahalnya harga serta keterbatasan lahan di perkotaan. Untungnya ada sebuah solusi praktis, yakni dengan membangun carport di halaman rumah. Fungsi dari carport sendiri sebenarnya hampir sama dengan garasi, yaitu sarana untuk memarkir kendaraan tanpa dilengkapi atap dan lantai yang bertekstur standar. Tapi seiring perkembangan jaman, Anda bisa memaksimalkan kegunaan carport agar bisa memberi manfaat dari segi fungsional, maupun setetika.

Nah, jika Anda saat ini sedang ingin membuat carport atau mengupgrade carport di rumah Anda, maka kami sarankan membaca dulu tips yang kami rangkum berikut ini. Karena kami akan menjelaskan bagaiama cara memaksimalkan kegunaan carport, sekaligus membuatnya terlihat lebih menarik. Ingin bagaimana caranya?

Memaksimalkan kegunaan carport mendesain carport ideal, membangun carport, lantai carport minimalis
Ada banyak hal yang bisa dimaksimalkan dari carpost Anda – diminimalis.com

Memaksimalkan Kegunaan Carport, dan Membuatnya Terlihat Lebih Menarik

1. Sesuaikan Ukuran Carport dengan Jenis Mobil

carport minimalis modern
Sesuaikan ukuran carport dengan jenis mobil – Diminimalis.com

Ukuran carport haruslah disesuaikan dengan mobil yang Anda miliki, atau bisa juga mobil yang akan Anda miliki. Karena ada juga beberapa orang yang membuat carportnya dulu, baru membeli mobil yang sesuai dengan carport yang sudah dibuat.

Konsepnya cukup sederhana, Anda cuma harus membuat carport yang lebih besar dimensinya dari mobil Anda. Karena yang diukur dimensinya, berarti ada panjang lebar dan juga tinggi. Tujuan dari hal ini adalah untuk memudahkan mobil saat melakukan manuver keluar maupun masuk.

Nah, jika Anda ingin memaksimalkan kegunaan carport untuk memarkirkan kendaraan selain mobil, maka Anda harus menyiapkan space yang cukup untul lebar carportnya. Sedangkan untuk tinggi, Anda bisa memasang kanopi dengan jarak clearence kira-kira 2,3 m dibawah kanopi.

2. Kemiringan untuk Bekas Air Mengalir

Lantai carport yang ideal harus memperhatikan kemiringan yang tepat. Untuk kemiringan, usahakan carport miring dengan bagian dalam yang sedikit lebih tinggi, kira-kira 10-15 cm. Karena carport biasanya juga digunakan untuk mencuci mobil, maka Anda juga bisa menambahkan selokan dengan kemiringan yang sama.

3. Lindungi Mobil dengan Kanopi Carport

carport minimalis modern
Lindungi mobil dengan kanopi carport – Diminimalis.com

Sebagaimana yang kita tahu, kanopi carport mempunyai fungsi untuk melindung mobil yang ada di bawahnya, baik itu hujan, panas, maupun kelembaban. Nah, untuk membuat kanopi carport, ada banyak pilihan material yang bisa Anda gunakan, misalnya besi tempa, stainless steel, besi galvanized, besi hollow, beton, kayu, atau Anda juga bisa menggabungkan beberapa material menjadi satu. Karena fungsi kanopi carport cukup penting, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih material. Anda bisa mempertimbangkan poin-poin dibawah ini.

  • Segi biaya.
  • Waktu pengerjaan.
  • Keragaman bentuk.
  • Keterbatasan umur.

4. Material yang Bisa Anda Gunakan Sebagai Penutup Kanopi

Sebenarnya ada banyak material yang bisa digunakan sebagai penutup kanopi, akan tetapi idealnya Anda harus memperhatikan hal ini:

  • Pilih bahan yang tidak transparan.
  • Jangan pilih bahan yang terlalu masif.
  • Hindari bahan yang membuat kesan penuh pada halaman rumah.

Kalau yang umum digunakan oleh banyak orang itu adalah policarbonate. Tapi, jika Anda ingin menggunakan bahan ini, sebaiknya Anda harus hati-hati. Karena beberapa jenis policarbonate sekilas nampak sama. Jadi jangan sampai Anda tertipu dengan harga yang murah tapi malah mendapatkan kualitas yang rendah. Untuk bahan lain yang bisa Anda gunakan, misalnya, mika, asbes, atau fiberglass.

5. Material yang Ideal untul Lantai Carport

Pastikan untuk memilih material lantai carport yang mempunyai tekstur kasar. Tujuannya, agar tidak licin dan terjadi slip. Selain tidak baik bagi mobil, lantai yang licin juga berbahaya untuk sang penghuni. Selain itu, Anda juga harus menghindari material-material yang bisa membuat air tergenang.

Untuk lantai, ada beberapa material yang bisa dipilih. Antara lain :

Plesteran atau rabat beton. Gunakanlah semen dan pasir dengan kualitas terbaik untuk mendapatkan rabat beton yang kuat dan bisa menahan beban mobil. Ratakan permukaan tanah, kemudian lapisi dengan pasir uruk, dan terakhir tuangkan campuran beton diatasnya untuk membuat rabat beton dengan ketebalan 8-10cm. Jangan lupa untuk membuat tali air di atas permukaan beton supaya air dapat mengalir keluar carport.

Paving block. Gunakanlah paving block dengan ketebalan 7-8 cm agar dapat menahan beban mobil. Jika Anda mau memperbanyak elemen hijau di halaman rumah, Anda bisa memakai grassblock, yaitu paving block yang memiliki lubang-lubang untuk diisi dengan rumput.

Keramik. Keramik biasanya dijadikan sebagai variasi dengan menggunakan rabat beton. Perlu Anda perhatikan, pilihlah keramik yang tidak licin dan kalau ada pilihlah yang memiliki alur supaya tidak licin saat ada air yang masuk ke dalam carport.

Koral Sikat. Material ini mempunyai aspek estetika yang begitu tinggi, tapi material ini juga memerlukan biaya yang paling besar. Terkadang, untuk menghemat biaya, biasanya orang-orang mengkombinasikan material koral sikat dengan material keramik. Jangan lupa untuk selalu menggunakan semen yang berkualitas tinggi sebagai media untuk menempelkan batu koral.

6. Aturan Lain untuk Memaksimalkan Kegunaan Carport

Aturan pertama: Anda bisa menghubungkan pagar rumah dan jalan dengan ramp yang memiliki kemiringan tertentu. Ramp ini nantinya akan berfungsi sebagai jembatan yang menutupi saluran. Kemiringan ramp perlu diperhatikan, agar aliran air tidak macet dan menggenang. Ramp juga bisa dibuat dengan motif atau pola tertentu, yang berfungsi sebagai tali air. Akan lebih baik jika tali air dibuat antara ujung jalan dengan ujung ramp, supaya tidak menggenangi jalan.

Aturan kedua: Ramp tidak boleh melebihi jalan. Mungkin Anda sering menemui ramp carport yang sampai ke badan jalan.

Aturan ketiga: Selama carport tersebut hanya semi permanen, meski terbuat dari meterial keras, masih diijinkan untuk melebihi batas GSB. Tapi akan lebih baik jika memilih meterial yang ringan.

Nah, itulah beberapa cara atau tips yang sebaiknya diperhatikan untuk memaksimalkan kegunaan carport. Terima kasih dan semoga bermanfaat. (ka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed