Inilah Kesalahan Merawat Taman yang Jarang Kita Sadari

Anda juga perlu paham cara merawat taman yang benar - Diminimalis.com

Rumah bukan hanya menjadi tempat bernaung dan berlindung bagi manusia, tetapi juga sebagai hunian yang dapat melepaskan kepenatan dari segala rutinitas yang melelahkan. Banyak cara yang dilakukan orang untuk menjadikan rumah mereka menjadi tempat hunian yang nyaman. Salah satunya adalah dengan membuat taman kecil di halaman depan maupun belakang rumah. Namun sayangnya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan merawat taman, sehingga keasrian taman di rumah menjadi tidak maksimal.

Banyak sekali manfaat dari tanaman yang ditanam di sekitar rumah, salah satunya adalah dapat menyerap polusi seperti asap yang berasal dari gas kendaraan bermotor, rokok atau alat elektronik. Dengan adanya tanaman hijau serta beraneka pohon kecil pasokan oksigen akan bertambah banyak, sehingga udara dalam rumah Anda akan terasa lebih segar dan menyejukkan.

Kesalahan Merawat Taman, cara merawat taman, kesalahan merawat tanaman, 10 cara merawat tanaman, cara memelihara tanaman hias, cara merawat tanaman agar tumbuh subur, cara merawat tanaman sayuran, cara merawat taman sekolah, cara merawat tanaman bunga, manfaat merawat tanaman
Ada banyak kesalahan merawat taman yang sebaiknya Anda pahami – Diminimalis.com

Selain memberikan efek dari sisi kesehatan fisik, keberadaan taman juga memberikan dampak yang positif bagi psikologis Anda (penghuni rumah). Warna-warni daun maupun bunga dari tanaman tersebut bisa memberikan efek/perasaan senang bagi yang memandangnya. Bukan itu saja, aroma khas rerumputan dan dedaunan juga dapat membuat Anda menjadi rileks.

Ketika Anda sudah memutuskan untuk membuat taman kecil di rumah, maka Anda harus siap dengan konsekuensi yang harus Anda jalani, yaitu harus meluangkan waktu untuk mengurusi tanaman-tanaman tersebut.

Namun terkadang, karena kurangnya pengetahuan atau hal lain, membuat sebagian orang melakukan kesalahan dalam merawat taman, yang tentunya bisa membuat kondisi tanaman menjadi buruk atau rusak.
Lantas, kira-kira apa sajakah kesalahan merawat taman yang harus Anda jauhi agar taman Anda tumbuh dengan baik? Berikut 5 kesalahan saat merawat taman.

Kesalahan Merawat Taman yang Sering Terjadi

1. Menyiram berlebihan

cara menyiram tanaman yang benar, petunjuk menyiram tanaman, cara menyiram tanaman di musim kemarau
Menyiram tanaman terlalu berlebihan merupakan salah satu kesalhan yang perlu Anda hindari – diminimalis.com

Saking semangatnya merawat tanaman, kadang kita menjadi berlebihan dalam memberikan perawatan. Salah satu dari kesalahan merawat taman adalah memberikan air secara berlebihan. Dedaunan yang basah berlebihan akan menjadi lembab dan memicu tumbuhnya parasit penyakit pada tanaman.

Idealnya, Anda hanya perlu menyiram akar pada tanaman saja, karena daun akan menyerap nutrisi dan air dari akar. Waktu yang tepat untuk menyiram tanaman adalah pagi hari saat panasnya terik matahari belum menyeruak sehingga airnya tidak cepat kering dan sempat diserap oleh akar dalam tanah.

Jika sedang musim hujan, maka Anda hanya perlu menyiram tanaman sekali saja dalam sehari. Namun jika sedang musim kemarau Anda bisa menyiram maksimal 2 kali dalam sehari saat pagi dan sore hari.

2. Tidak melakukan kontrol rutin

Kesalahan Merawat Taman, cara merawat taman, kesalahan merawat tanaman, 10 cara merawat tanaman, cara memelihara tanaman hias, cara merawat tanaman agar tumbuh subur, cara merawat tanaman sayuran, cara merawat taman sekolah, cara merawat tanaman bunga, manfaat merawat tanamanqKesalahan Merawat Taman, cara merawat taman, kesalahan merawat tanaman, 10 cara merawat tanaman, cara memelihara tanaman hias, cara merawat tanaman agar tumbuh subur, cara merawat tanaman sayuran, cara merawat taman sekolah, cara merawat tanaman bunga, manfaat merawat tanaman
Sebaiknya selalu kontrol; rutin taman Anda agar selalu asri dan terhindar dari hama – Diminimalis.oc,

Kesalahan dalam merawat taman berikutnya adalah karena kurangnya kontrol. Untuk itu, sebaiknya Anda rajin melakukan kontrol terhadap tanaman Anda. Anda perlu memerikasa apakah ada serangga-serangga yang merusak tanaman, dan hal buruk lainnya. Ini dilakukan agar Anda dapat mencegah perkembangbiakan hama, serangga perusak dan lainnya, sebelum terlambat.

Jika sudah terlanjur terserang hama maka Anda perlu memangkas daun-daun yang sudah terlanjur rusak. Selain itu Anda dapat mengusir serangga pengganggu tersebut dengan menyemprotkan pestisida. Namun penggunaan pestisida yang mengandung bahan kimia sebaiknya dihindari karena tidak ramah dengan lingkungan.

Anda bisa membuat pestisida sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti bawang putih, tembakau, bunga kenikir, cabe merah yang sudah mulai membusuk, daun sirsak dan bahkan daun pepaya.

3. Tidak memberikan pupuk

Jangan menyepelekan pupuk. Walaupun tanaman bisa saja tumbuh subur tanpa adanya pupuk, namun kehadiran pupuk sangat berperan penting dalam perkembangbiakan tumbuhan.

Pupuk berperan untuk sebagai tambahan nutrisi pada tanaman. Manfaat dari pupuk ini juga sangat banyak, di antaranya adalah mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan hasil produksi dan menstabilkan kandungan unsur hara yang ada pada tanah.

Penggunaan pupuk perlu diperhatikan teknik dan cara pemakaiannya. Selain itu, jenisnya pun juga perlu diperhatikan. Sangat baik jika Anda memakai pupuk organik, bukan pupuk yang terbuat atau bercampur dengan bahan kimia.

4. Tidak memakai mulch

Mulch atau mulsa adalah media penutup tanah pada tanaman yang berguna untuk menjaga kelembaban dan suhu tanah agar tetap dingin serta menahan munculnya hama agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Ada banyak sekali material yang dapat digunakan sebagai mulsa, beberapa di antaranya adalah dedaunan, potongan rumput, kertas koran, plastik, potongan kayu, sekam mentah, sampah bekas potongan sayur atau buah-buahan dan juga kotoran hewan.

5. Tidak memperhatikan kondisi pot

Jika Anda tidak memakai pot sebagai media tanam untuk taman Anda, maka hal ini tidak akan menjadi masalah. Namun jika Anda memiliki keterbatasan lahan, maka solusi yang tepat adalah dengan menggunakan media tanam seperti pot.

Menanam tanaman dalam sebuah pot membutuhkan treatment yang berbeda dengan tanaman yang tumbuh di lahan langsung. Itu karena pot punya batasan media dan ruang. Genangan air ketika Anda menyiram akan membuat tanah menggumpal serta aliran udara dalam tanah menjadi terhambat. Kondisi ini mengakibatkan tanaman menjadi kuning dan akhirnya layu.

Buatlah lubang-lubang kecil di bagian bawah pot agar ketika air mengalir sampai ke bagian bawah tanah dan tidak menggenang. Campurlah tanah dengan media tanam yang lain seperti pupuk. Satu hal yang tak kalah penting adalah memperhatikan kondisi tanaman dengan pot. Kalau tanaman sudah tumbuh membesar, maka pindahkanlah ke pot yang lebih besar pula.

Nah itulah beberapa kesalahan merawat taman yang mungkin tanpa Anda sadari sering Anda lakukan. Setelah membaca ulasan diatas, semoga mulai sekarang taman Anda selalu subur, jauh dari kerusakan. (ka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.