Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Jenis Kerusakan Cat Dinding dan Solusinya (bagian #2 dari 3)

cat dinding rusak - diminimalis.com

Jenis kerusakan cat dinding pada rumah sangat beragam, sebagaimana yang telah kami paparkan pada artikel sebelumnya. Pada artikel bagian pertama secara ringkas jenis dan kerusakan cat dinding adalah sebagai berikut,

1.    Pengelupasan (Flaking), solusinya adalah dengan melakukan pengelupasan cat menggunakan ampelas pada cat tembok yang bermasalah sampai habis, kemudian dibersihkan dan lakukan pengecatan ulang.


2.    Cat menggelembung (Blistering), solusinya adalah dengan menghilangkan cat lama yang sudah rusak. Kemudian selanjutnya lakukan pengampelasan pada acian.

3.    Pengapuran (Chalking), solusinya adalah dengan dengan terlebih dahulu menganalisa letak cat yang bermasalah, pada bagian eksterior atau interior. Jika cat dinding yang rusak adalah bagian ekterior, maka solusinya adalah dengan mengganti cat dinidng dengan cat khusus eksterior. Dan jika cat tembok yang rusak adalah bagian interior, maka solusinya adalah menggunakan alkali killer untuk mengurangi tingkat keasaman pada dinding.

4.    Penyabunan (Saponification), solusinya adalah mehilangkan cat lama dengan cara melakukan pengelupasan. Langkah berikutnya adalah melapisi tembok yang akan dicat menggunakan alkali killer agar pH dinidng menjadi normal.
Empat jenis kerusakan cat tembok diatas bisa Anda baca lebih detailnya pada lini di bawah ini
Jenis Kerusakan Cat Dinding dan Solusinya (Bagian #1 dari 3)

 jenis kerusakan cat dinding, macam-macam kerusakan cat dinding, jenis kerusakan cat dinding dan solusinya, jenis kerusakan cat tembok
cat dinding rusak – diminimalis.com

Jenis kerusakan cat dinding secara umum (bagian 2)

5. Pengkristalan (Efflorescence)

Seperti halnya dengan masalah penyabunan/saponification, penyebab terjadinya pengkristalan adalah karena adanya kandungan asam yang tinggi pada dinding. Kandungan asam akan membentuk garam dan terbawa di permukaan cat tembok. Proses ini akan menjadi lebih cepat apabila kondisi lingkungan/dinding lembab.

Cara mengatasi masalah pengkristalan ini sama dengan mengatasi masalah saponification, Yaitu menggunakan alkali killer agar pH dinidng menjadi normal.

6. Cat membercak air (Water spot)

Waterspot atau timbulnya bercak basah pada cat disebabkan oleh adanya rembesan air pada dinding/tembok.  Rembesan air ini dapat disebabkan oleh beberapa hal diantaranya, kebocoran saluran air yang ditanam di dalam dinding, kebocoran talang air, serta rembesan air dari bagian luar/sisi dinding lain. Terjadinya  waterspot  inidapat memicu munculnya jamur pada dinding rumah minimalis Anda.

Cara memperbaiki cat dinding yang mengalami waterspot adalah dengan cara menghilangkan lapisan cat yang lama, setelah itu lapisi kembali dinding yang mengalami kontak dengan air menggunakan waterproofing (pelapis anti bocor), dan lakukan pengecatan ulang setelah lapisan kering.

 jenis kerusakan cat dinding, macam-macam kerusakan cat dinding, jenis kerusakan cat dinding dan solusinya, jenis kerusakan cat tembok
cat membekas kuas – diminimalis.com

7. Cat membekas kuas (Roller marks/brush marks)

Cat yang diaplikasikan ke dinding dapat membentuk bekas dari kuas yang digunakan. Hal ini disebabkan karena penggunaan kuas cat yang berkualitas rendah, serta teknik menggunakan kuas yang salah. Dua hal inilah yang menyebabkan terjadinya roller marks/brush marks.
Cara mengatasi cat tembok yang mengalami roller marks adalah dengan melakukan penghalusan tembok dengan menggunakan ampelas. Selanjutnya lakukan pengecatan ulang dengan memperhatikan perbandingan campuran cat sesuai spesifikasi yang direkomendasikan. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kondisi kuas yang digunakan. Karena kuas dengan kondisi tidak baik dapat menyebabkan munculnya masalah yang sama. (Bersambung ke bagian #3) (ls)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.