Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Batu Bata, Mengenal Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Memilih batu bata - diminimalis.com

Batu bata, siapa yang tidak mengenalnya. Bahan bangunan yang satu ini memang sangat familiar digunakan sebagai bahan konstruksi tembok, pagar dan elemen rumah yang lain. Sebagian dari Anda mungkin hanya mengetahui kalau batu bata hanya terbuat dari tanah saja. Seiring perkembangan jaman, hari ini batu bata tidak hanya terbuat dari tanah saja, tetapi bisa dibuat dengan bahan lain. Berikut diminimalis berikan jenis batu bata beserta kelebihan dan kekurangannya:

batu bata
Memilih batu bata – diminimalis.com

Jenis batu bata beserta kelebihan dan kekurangannya

Batu bata yang beredar hari ini begitu berragam, berikut diantaranya:

1. Bata merah
Jenis batu bata ini merupakan jenis yang paling populer. Umumnya terbuat dari tanah liat yang dipres, baik secara manual ataupun dengan mesin pres. Tanah yang digunakan adalah tanah yang benar-benar liat sehingga menghasilkan batu bata merah yang baik.

batu bata
Bata merah – diminimalis.com

Kelebihan material jenis ini adalah memiliki harga yang murah dan mudah untuk mendapatkannya. Kekuatannya pun sudah teruji. Karena bahan baku yang digunakan dari tanah, maka bangunan yang menggunakannya akan terasa dingin dan nyaman ketika cuaca di luar sedang panas.

Namun, batu bata merah ini bukan tanpa kekurangan. Ukurannya yang kecil menjadikan pada saat pemasangan harus lebih teliti agar diperoleh hasil yang baik. Bagi Anda yang ingin mendirikan rumah dengan lantai lebih dari dua, bata jenis ini juga tidak disarankan dipakai, karena akan membebani struktur bangunan.

batu bata
Batu batako – diminimalis.com

2. Batako
Secara umum batako terbuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak atau dipres. Konstruksi bangunan yang sering menggunakn batako adalah gudang, pagar, pos jaga dan lain sebagainya.
Ukuran yang relatif besar menjadikan pemasangannya lebih mudah dan cepat selesai. Bobot yang ringan menjadikan batako cocok juga digunakan untuk bangunan yang berdiri lebih dari dua lantai seperti ruko.

Kelemahan batako ada pada kekuatannya, dikarenakan terbuat dari campuran semen dan pasir yang dipres, mengakibatkan batako mudah pecah dan retak. Pada saat cuaca di uar panas, rumah yang menggunakan batako akan terasa lebih panas dan pengap.

3. Bata ringan
Bata ringan atau hebel merupakan produk pabrikan yang dibuat dengan proses kimiawi. Material jenis ini terbuat dari campuran pasir kwarsa, semen, kapur, gypsum, air dan almunium pasta sebagai bahan pengembangnya.
Karena proses pencetakannya dilakukan pabrik maka ukurannya lebih presisi sehingga memudahkan dalam proses pemasangannya. Bata ringan juga sangat baik dalam menyerap panas sehingga rumah Anda akan terasa lebih sejuk.

Harga mahal dan cara mendapatkannya yang susah menjadi kekurangan tersendiri. Selain itu dalam pemasangannya juga harus menggunakan perekat khusus dan tidak semua tukang bisa mengaplikasikannya.

4. Bataton
Material yang digunakan untuk membuat bataton adalah campuran dari semen, agregat, pasir, kerikil, air dan bahan khusus lainnya. Pada umumnya bataton memiliki rongga pada tengahnya yang berfungsi sebagai jalur pipa air dan kabel listrik atau sebagai tempat pemasangan tiang baja untuk memperkuat struktur bataton.

batu bata
Batu bataton – diminimalis.com

Bataton yang memiliki rongga bisa bermanfaat sebagai isolator panas, sehingga menjadikan rumah Anda terasa lebih sejuk. Konstruksi bataton tidak memerlukan bekisting, sehingga menghemat kayu, waktu dan tenaga. Itulah beberapa keuntunggan bila Anda menggunakan bataton. Letak kekurangan dari bata jenis ini hanya terletak pada harga yang mahal dan cara mendapatkannya yang sulit.

Kebutuhan batu bata merah maupun jenis lain dalam menyusun rumah sangat urgent jadi pemilihan jenis batu bata yang sesuai menjadi penting. Jangan sampai dana yang Anda gunakan untuk mengadakan material ini menjadi terbuang percuma dikarenakan pemilihan yang keliru. Perhatikan dengan seksama dan jika diperlukan konsultasikanlah dengan arsitek yang Anda percayai agar diperoleh hasil yang maksimal.

Diantara keempat jenis batu bata di atas, jenis bata merah merupakan jenis yang paling banyak dicari. Pada kesempatan lain Anda akan kami ajak untuk membahas tentang batu bata merah ini. Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat (am.).

     Baca juga: Memilih Bata Merah

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.