Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

JAUHKAH HARTA HARAM DARI RUMAH KITA

Setiap muslim bercita-cita memiliki keluarga yang sakinah, yang mampu mencetak generasi shalih-shalihah. Bermula dari madrasah di rumah, dimana ayah dan ibu menjadi ustadz-ustadzahnya. Pendidikan agama yang diberikan orang tua kepada anak sejak dini akan membentuk pribadi yang bertakwa.
Namun, terkadang cita-cita itu sulit diraih meski orang tua sudah berusaha maksimal dalam mendidik anak. Selain persoalan hidayah sebagai hak Allah, bisa jadi ada faktor lain yang menjadi penghambat terwujudnya cita-cita membentuk anak menjadi generasi Rabbani.

JAUHKAN HARTA HARAM DARI RUMAH KITA #rumahkusurgaku - diminimalis.com
JAUHKAN HARTA HARAM DARI RUMAH KITA #rumahkusurgaku – diminimalis.com

Penghalang Itu Bernama Harta Haram

Sebuah rumah, bagaimana mungkin akan menjadi madrasah pencetak generasi takwa, sementara rumah tersebut dibangun dari harta haram? Sungguh, merupakan hal yang berlawanan jika keluarga muslim menginginkan rumah Islami tetapi dibangun, dihiasi dan diisi dengan harta yang haram.
Harta haram adalah harta yang diperoleh dengan cara yang dilarang syariat. Misalnya, harta yang diperoleh dari riba, dari perniagaan yang mengandung gharar (ketidakjelasan), perjudian atau dengan cara-cara yang mengandung kedzaliman.

Fenomena banyaknya orang yang mencari harta haram bukanlah isapan jempol.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menubuwahkah,
“Akan datang atas manusia suatu zaman, dimana orang-orang tidak peduli darimana hartanya diperoleh, apakah dengan cara halal atau haram.”
(HR. Bukhari)

Dampak Harta Haram

Harta haram membawa banyak sekali dampak buruk untuk kita di dunia, terlebih lagi di akherat. Memakan harta haram sama dengan mendurhakai Allah.

Allah berfirman,
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah setan…”
(QS Al-Baqarah: 168).

Jika kita masih bercita-cita menjadikan rumah sebagai rumah Islami dan anak-anak menjadi generasi takwa, maka wajib bagi kita memilih yang halal dan baik bagi keluarga. Selain itu, menghindari harta haram sama dengan kita menghindari api neraka.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Wahai Kaab bin Ujrah, sesungguhnya tidaklah tumbuh setiap daging yang diberi asupan makanan haram, melainkan nerakalah yang berhak membakarnya.”
(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi).

Dan bagaimana mungkin kita selalu berdoa agar anak kita menjadi shalih, sedangkan makanan dan pakaian kita berasal dari harta haram?

Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengingatkan,
“Seorang laki-laki mengadakan perjalanan jauh, berambut kusut dan berdebu, menengadahkan tangannya ke langit (berdoa), ‘Ya Tuhanku, Ya Tuhanku,’ padahal makanannya dari harta haram, minumannya dari harta haram dan pakaiannya dari harta haram, maka bagaimana doanya akan dikabulkan?”
(HR. Muslim)

harta haram bagaimana akan mengabulkan doa - diminimalis.com
harta haram bagaimana akan mengabulkan doa – diminimalis.com

Baca tips dan kiat agar rumah menjadi terasa lapang

Oleh karenanya, keluarga muslim hendaknya menjauhkan harta haram dari rumahnya! Mari kita jadikan rumah kita dibangun dengan jerih payah yang halal. Niscaya apa yang kita cita-citakan agar putra-putri kita menajdi anak yang sholeh dan sholehah, yang kemudian mampu menjadi tabungan untuk kedua orang tuanya di akherat kelak, akan menjadi nyata, in sya Allah. (aa)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.