Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Interior Rumah Minimalis Lengkap (bagian #1 dari 3)

Interior rumah minimalis menjadi salah satu pembentuk karakter rumah yang paling menentukan. Pemilihan material / bahan dan juga warna serta motifnya, akan sangat tergantung pada selera masing-masing si empunya rumah. Bagi Anda yang menghendaki suasana rumah terasa nyaman dan sesuai dengan karakter Anda dan keluarga, maka Anda perlu memperhatikan desain interior dan perabot yang mengisi ruangan rumah Anda.

interior rumah minimalis
interior rumah minimalis – diminimalis.com

Interior rumah minimalis

Rumah minimalis mengambil konsep simplicity (kesederhanaan), namun bukan berarti tidak dapat mengesankan interior rumah mewah. Dengan pemilihan warna dan motif yang tepat, dapat menjadikan rumah Anda terlihat mewah, tanpa kehilangan konsep minimalis. Berikut diminimalis sajikan daftar komponen interior yang dapat Anda kreasikan guna menunjang karakter dan suasana rumah yang Anda impikan.

1.    Lantai

Lantai menjadi bagian dari rumah yang paling sering diakses. Menghubungkan satu ruangan dengan ruangan yang lain, serta menjadi landasan bagi semua jenis perabot yang mengisi ruangan dalam rumah. Guna menjadikan lantai sebagai bagian dari kepribadian Anda, kiranya Diminimalista perlu memperhatikan hal-hal berikut,

Memilih material lantai

interior rumah minimalis
lantai – diminimalis.com

Ada banyak pilihan untuk material lantai Anda, yang masing-masing dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan Anda. Berikut diminimalis sampaikan jenis-jenis material lantai yang umum digunakan saat ini.

a.    Semen/plester/cor beton : dibuat dari campuran semen dan pasir yang diratakan di atas permukaan bidang lantai. Dapat dibuat mengkilap dengan melakukan proses penggosokan menggunakan mesin poles.

b.    Ubin/tegel/tehel : campuran semen dan pasir yang dibuat dalam bentuk seragam, ukuran kotak mirip keramik. Mempunyai motif khas klasik, lebih tebal dari keramik sehingga dapat sebagai penyeimbang suhu ruangan.

c.    Keramik/tiles : bentuk dan ukuran seragam serta memiliki berbagai motif yang variatif. Tersedia pilihan jenis permukaan halus mengkilap, doph maupun kasar, tergantung keperluan ruangan.

d.    Batu alam (granit, marmer) : terbentuk dari batuan alam yang di gergaji menjadi bentuk seragam, berukuran besar dan tebal, serta berat. Harganya relatif mahal, namun memberikan kesan mewah dan mampu menjadikan suhu lantai selalu terasa sejuk.

interior rumah minimalis
jenis material lantai – diminimalis.com

e.    Parket/parquete/kayu : terbuat dari kayu pilihan yang bermaterial keras, dipotong sesuai ukuran tertentu dan seragam, sehingga memudahkan ketika disusun membentuk permukaan lantai. Memiliki kekhasan berupa tampilan natural dari serat kayunya. Kini tersedia juga parket jenis sintetis.

f.    Vynil : material jenis ini tersusun dari campuran bahan plastik dan karet, sehingga menghasilkan material yang kuat, namun lentur. Dipasang dengan cara penyusunan parquete, dengan lapisan lem kuat pada bagian permukaan bawah yang dapat di lepas menyerupai stiker.

g.    Karpet / carpet : penggunaan karpet untuk lantai yang bersifat permanen biasanya dilakukan dengan cara direkatkan dan dipilih jenis karpet yang tebal. Sering dijumpai pada hunian di kawasan empat musim, terutama ketika musim dingin karena dapat membantu menghangatkan ruangan. Tanpa direkatkan permanen pun, karpet bisa menjadi alternatif pilihan untuk variasi lantai Anda.

Warna, motif dan corak lantai
Berbagai jenis meterial lantai hari ini menawarkan banyak pilihan warna. Anda hanya perlu memilih yang sesuai dengan selera Anda, atau memadukannya dengan rencana cat dinding yang hendak Anda aplikasikan nantinya. Beberapa pilihan karakter warna lantai sebagai berikut,

a.    cerah : warna cerah menjadi pilihan hampir setiap keluarga. Selain dapat membantu pencahayaan ruangan agar tidak terkesan gelap, warna cerah relatif mudah dipadupadankan dengan hampir semua konsep dan warna lain.

b.    gelap : warna gelap dapat menjadi alternatif bagi Anda yang berkarakter tegas, namun Anda tetap perlu memperhatikan kecukupan cahaya pada ruangan tersebut.

c.    medium : abu-abu menjadi pilihan berikutnya jika Anda kurang suka dengan warna cerah, namun juga menghindari warna gelap. Pilihan shade dan tint yang berimbang dapat mengakomodir selera Anda yang menginginkan kedua warna kontras berada dalam satu paket.

interior rumah minimalis
variasi warna – diminimalis.com

Selain tingkat kecerahan warna, pilihan juga terdapat pada variasi warna yang mengkilat (glossy) atau matte (doph). Motif lantai juga beraneka ragam, terutama pada jenis pilihan material keramik, ada motif polos, garis, dan abstrak. Tekstur licin atau kasar juga terkadang menjadi pilihan dalam menentukan jenis keramik yang hendak dipilih. Untuk lokasi seperti tempat cuci dan kamar mandi, umumnya digunakan tekstur permukaan yang kasar, sehingga mengurangi resiko tergelincir pada permukaan keramik yang licin ketika terkena air.

2.    Dinding

Dinding merupakan interior yang biasanya di-finishing setelah lantai. Pemilihan warnanya juga seringkali menyesuaikan dengan warna keramik yang telah dipasang sebelumnya, atau memang sejak awal sudah direncanakan. Berikut beberapa hal terkait dinding tembok yang seringkali menjadi pertimbangan ketika proses finishing.

a.    Cat : cat merupakan pelapis paling banyak digunakan untuk dinding rumah. Pilihan harga dan warna yang beraneka ragam, menjadi faktor utama pemilihan pelapis dinding jenis ini, selain kemudahan dalam pengaplikasiannya.

desain interior
wallpaper – diminimalis.com

b.    Wallpaper : terbuat dari bahan kertas khusus, memiliki motif yang seragam menjadikan wallpaper sebagai alternatif selain cat. Wallpaper dipilih karena ia mempunyai motif yang memadukan lebih dari satu warna dalam proses cetaknya, hal ini lah yang kemudian menjadi nilai lebih wallpaper di bandingkan cat, yang terbatas pada hanya satu warna dalam aplikasinya, serta tidak bisa membuat pola atau motif yang sama dan berulang pada dinding.

c.    Variasi cat motif : jenis ini memadukan antara kemudahan cat sebagai lapisan polos dasar, dan mengadopsi motif pada wallpaper sebagai variasi. Pembuatan motif juga menggunakan bahan cat, dengan cara diaplikasikan menggunakan roll khusus yang memiliki motif tertentu sehingga menghasilkan pola yang seragam ketika digulungkan pada tembok.

d.    Hiasan dinding : alternatif lain untuk memberi aksen pada dinding yang polos adalah denagn memberi hiasan pada dinding. Yang paling sering digunakan tentunya adalah lukisan. Bagi Anda pencinta seni, pilihan bentuk abstrak bisa Anda dapatkan dengan mudah hari ini.

e.    Coating anti rembes : pengaplikasian pelapis anti air bisa menjadi pertimbangan ketika dinding tembok Anda bersebelahan dengan lokasi yang sering terkena air, apakah berupa kamar mandi, atau bagian outdoor rumah yang sering terpapar angin yang disertai hujan deras. Harapannya dapat mengurangi efek dari rembesan seperti lumut dan dinding yang selalu basah.

f.    Batu alam : batu alam dapat pula menjadi pilihan untuk menghiasi dinding rumah Anda. Jika Anda mempunyai taman di dalam rumah, atau pilar yang terkesan monoton, Anda bisa mengaplikasikan batu alam sebagai penambah kesan alami pada rumah Anda. Sehingga rumah Anda menjadi lebih berkarakter tegas dan natural.

interior rumah minimalis
vertical garden – diminimalis.com

g.    Vertical garden : penggunaan jenis tanaman merambat untuk vertikal garden/ taman menggantung mulai lumrah diterapkan. Selain memiliki nilai estetis pada dinding, juga dapat bermanfaat sebagai penjaga kebersihan udara di rumah Anda.

3.    Perabot / furniture

Rumah tanpa perabot tentunya tidak lazim, karena fungsi rumah tidak hanya sebagai tempat untuk ditinggali, namun juga untuk menyimpan harta benda dan seluruh penghuninya beraktivitas. Pemilihan perabot dapat berangkat dari kebutuhan akan fungsi dari perabot tersebut, baru lantas kemudian memperhatikan nilai estetisnya. Seperti misalnya meja kursi ruang tamu dan ruang makan, memiliki fungsi dasar yang sama, namun pemilihannya seringkali berbeda, dan menjadi kurang pas ketika saling tertukar diantara kedua ruangan dalam menempatkannya.

Berikut furniture yang sering terdapat pada sebuah hunian yang pemilihannya umumnya dipadupadankan dengan tema ruangan dimana ia ditempatkan.

interior rumah minimalis
meja kayu – diminimalis.com

a.    Meja/table : memiliki fungsi dasar untuk meletakkan barang di atas permukaannya. Umumnya dipasangkan dengan kursi atau sofa sebagai satu paket dalam penjualan, namun banyak juga yang dijual terpisah.

b.    Kursi/chair : sedikit berbeda dengan meja, kursi justru lebih banyak terjual secara mandiri, dalam artian tidak sepaket dengan meja dalam penjualannya. Pada paket penjualan kursi dan meja, umumnya dikarenakan keduanya memiliki motif atau tema yang seragam, sehingga akan terkesan manis jika disatukan berada pada ruangan yang sama.

interior rumah minimalis
rak buku – diminimalis.com

c.    Rak/rack/shelf : merupakan kotak kayu dengan bagian depan yang umumnya terbuka. Bagian dalam berupa pembatas yang disusun secara horizontal untuk menopang benda di atasnya. Biasa di gunakan untuk menyimpan koleksi buku atau sekedar hiasan

d.    Lemari/cupboard : memiliki penutup pada bagian depannya, difungsikan untuk menyimpan benda agar tidak berserakan. Variasi penutup dapat berupa pintu ber-engsel, atau pintu geser yang memiliki bagian berupa kaca tembus pandang, cermin, atau papan kayu. Bagian dalam bersekat-sekat bertingkat menyerupai rak. Fungsi yang paling sering dipakai adalah untuk menyimpan pakaian (lemari pakaian/wardrobe), atau benda lain seperti makanan, bahkan piala kebanggaan prestasi putra-putri kita tercinta juga dapat terlihat cantik dipajang pada lemari kaca tembus pandang.

e.    Pintu/door : berupa papan kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga memiliki fungsi sebagai penutup sekaligus akses keluar masuk dari sebuah ruangan. Modifikasi material hari ini memiliki banyak variasi, seperti aluminium, besi, PVC maupun perpaduan lebih dari satu material. Selain menggunakan engsel sebagai porosnya, bukaan pintu juga dapat dibuat geser (sliding door).

f.    Jendela/window : jika pintu merupakan akses keluar masuk seseorang terhadap ruangan, maka jendela hanya digunakan sebagai akses sirkulasi udara dan cahaya matahari dari luar ke dalam, atau sebaliknya. Berukuran lebih kecil dari pintu, dan biasanya dipasang tidak
dekat dengan lantai.

g.    Kusen : merupakan satu paket tak terpisahkan dengan pintu atau jendela. Berupa bingkai kayu berukuran tebal yang membingkai pintu atau jendela, serta memberi rangka luar agar jendela atau pintu dapat terpasang pada dinding dan berfungsi dengan baik.

interior rumah minimalis
sofa – diminimalis.com

h.    Sofa : memiliki fungsi yang sama dengan kursi, hanya saja sofa identik dengan material berupa busa, sehingga memiliki tekstur yang empuk pada bagian yang digunakan sebagai alas duduk. Umumnya dijual dalam bentuk set lengkap dengan meja yang memiliki warna dan tema senada.

Berikutnya akan diminimalis ulas mengenai pemilihan material, warna dan corak furniture pada desain interior rumah minimalis agar Anda bisa menciptakan kesan mewah di rumah Anda. (rd)

Lanjut ke desain interior rumah minimalis bagian #2 >>

Comments are closed.