Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Dinding Rembes Saat Hujan? Ini solusinya

dinding yang rembes saat hujan - diminialis.com

Dinding rembes saat hujan memang menyebalkan, terlebih bagi kita pemilik rumah minimalis. Hal ini bisa membuat suhu di dalam ruangan menjadi dingin. Bila hal itu terjadi, maka udara menjadi tidak sehat dan bisa berdampak buruk kepada seluruh anggota keluarga.

Namun kita yang yang tinggal di Indonesia, pasti akan mengalami musim hujan setap tahunnya. Musim hujan sendiri hanya dikenal di wilayah tropis sebagaimana yang dijelaskan di wikipedia sebagai berikut :   Musim hujan atau musim basah adalah musim dengan ciri meningkatnya curah hujan di suatu wilayah dibandingkan biasanya dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Musim hujan hanya dikenal di wilayah dengan iklim tropis. Secara teknis meteorologi, suatu wilayah memasuki musim hujan apabila besarnya curah hujan dalam satu dasarian sama atau lebih dari 50 milimeter dan diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya.


Permulaan musim hujan bisa terjadi lebih awal (maju), sama, atau lebih lambat (mundur) daripada normalnya (rata-rata dari periode 30 tahun yang ditetapkan. Berdasarkan besarnya curah hujan, musim hujan bersifat “Normal” (85% – 115% dari rata-rata catatan 30 tahun), bersifat “Atas Normal” (lebih dari 115% dari rata-rata catatan 30 tahun), atau bersifat “Bawah Normal” (kurang dari 85% dari rata-rata catatan 30 tahun). Apabila dasarian berikutnya belum menunjukkan konsistensi curah hujan, kondisi cuaca dianggap sebagai peralihan musim (pancaroba).

Di daerah tropis, musim hujan bergantian dengan musim kemarau (musim kering) dan sangat dipengaruhi oleh pergerakan semu matahari tahunan. Pergerakan matahari mengubah peta suhu udara dan permukaan tanah dan samudera. Pada gilirannya perbedaan suhu akan mengubah konsentrasi uap air di udara. Biasanya musim hujan terjadi pada bagian bumi yang tengah mengalami posisi zenith peredaran semu matahari.

 dinding rembes saat hujan, cara mengatasi tembok rembes air, pelapis tembok rembes, mengatasi tembok lembab dan basah
dinding rembes saat hujan – diminialis.com

Dinding rembes saat hujan dan solusinya

Dengan tingginya curah hujan tiap tahunnya, maka kita harus selalu siap menghadapinya. Pertama kita bisa mengecek dinding itu sendiri, cek bagian yang rembes dan juga sisi sebaliknya. Adakah retakan di tembok tersebut? Carilah retakan sekecil apapun bahkan yang sekecil rambut.

Adanya retak rambut pada dinding, biasanya dikarenakan terdapat unsur pembentuk plesteran yang kurang bersih atau mengandung tanah dan material lainnya. Bisa juga karena air yang digunakan untuk mengaduk semen berasal dari selokan.

Penyebab lainnya juga bisa karena proses pengacian dilakukan saat plesteran belum kering sempurna. Sifat air yang fleksibel dapat melewati celah kecil apalagi jika air dalam jumlah banyak seperti hujan deras. Solusi yang bisa kita lakukan cukup mudah, yaitu dengan memperbesar sedikit retak-retak rambut tersebut dan tutuplah retakan dengan plamir tembok. Tunggu hingga plamir mengering sempurna, barulah kita lakukan finishing.

Kemudian Anda bisa melanjutkan dengan memberi lapisan waterproof ke dinding yang berhadapan langsung dengan hujan. Alangkah baiknya, Anda memasang kanopi ataupun menanam pohon di dekat dinding luar untuk mengurangi dampak guyuran hujan.

 dinding rembes saat hujan, cara mengatasi tembok rembes air, pelapis tembok rembes, mengatasi tembok lembab dan basah
dinding rembes karena belum diplester – diminimalis.com

Untuk dinding yang belum diplester.
Dinding merembes kadang juga kita jumpai pada dinding rumah yang belum diplester. Daya kapiler membuat air hujan meresap melalui pori-pori material dinding, menembus ketebalan dinding dan membentuk pola air pada dinding.

Tentu saja solusinya adalah dengan memplester dinding luar dengan perbandingan material semen dan pasir 1:3, sebelum diaci tunggu plesteran kering total atau kurang lebih 2 minggu setelah diplester.

Untuk dinding yang rembes dari air kamar mandi.
Antisipasinya adalah dengan melapisi dinding kamar mandi dengan keramik agar percikan air tidak masuk ke dalam dinding dan menyebabkan lembab dan berjamur. Kemudian Anda cek keramik maupun sela-selanya, adakah keramik yang lepas ataupun retak?

Selain itu, masalah rembesan air yang berasal dari kamar mandi kadang disebabkan oleh sambungan pipa air yang rusak atau bisa juga karena kualitas material plesteran yang kurang bagus. Untuk mengatasinya kita harus membetulkan sambungan yang rusak atau putus tersebut. Setelah itu, kerok plesteran dan ganti dengan plesteran yang baik dengan material sesuai.

Demikian artikel dari kami tentang mengatasi dinding yang merembes karena hujan, Anda juga bisa membaca ulasan kami tentang persiapan menghadapi musim hujan untuk melindungi rumah Anda di bawah ini, semoga bermanfaat. (ls.)

Persiapan musim hujan utuk rumah minimalis Anda (Bagian #1 dari 2)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.