Rujukan desain rumah minimalis dan kolam renang keluarga cerdas

Sebelum Terlambat, Kenali Dampak Buruk Atap Asbes untuk Kesehatan

Meski populer, ternyata atap asbes ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan - Diminimalis.com

Saat ini penggunaan atap asbes semakin populer karena memiliki beberapa manfaat dibandingkan dengan jenis atap lain, seperti bobotnya yang ringan, mudah dipasang dan harganya cenderung lebih murah. Namun dibalik berbagai kelebihan tersebut, ternyata ada cukup banyak dampak buruk dari penggunaan atap asbes untuk kesehatan. Memang masih jarang orang yang menyadari akan bahaya ini, karena dampaknya baru bisa dirsakan pada jangka panjang. Dan pada kesempatan kali ini, Diminimalis akan fokus mengulas tentang dampak buruk atap asbes untuk kesehatan yang perlu kita ketahui.

 Dampak buruk atap asbes untuk kesehatan, jelaskan pengaruh serat asbes terhadap kesehatan, cara mencegah bahaya asbes
Meski populer, ternyata atap asbes ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan – Diminimalis.com

Dampak buruk atap asbes untuk kesehatan

Dampak bahaya dari menghirup serat asbes tidak bisa dilihat dalam jangka waktu singkat. Terkadang gejala penyakit ini baru muncul dalam waktu 20-30 tahun setelah terpapar serat asbes pertama kali. serat asbes yang terhirup dan masuk ke dalam paru-paru bisa menyebabkan asbestosis (timbulnya jaringan parut di paru-paru), kanker paru-paru dan mesothelioma (kanker ganas yang menyerang selaput mesothelium).
Risiko terkena penyakit ini akan meningkat setara dengan banyaknya jumlah serat asbes yang dihirup. Di bawah ini ada beberapa dampak buruk pada kesehatan yang disebabkan oleh adanya atap asbes, diantaranya yaitu.


Menyebabkan nyeri dada

atap asbes, atap asbes biar tidak panas, macam macam asbes
Atatp asbes memiliki bobot yang ringan dan mudah di pasang – diminimalis.com

Pengaruh hujan dan pansa dapat menjadikan asbse mengalami proses kimiawi yang efeknya buruk bagi saluran pernafasan kita. Ini disebabkan asbes terdiri dari serat-serat kecil yang mudah terpisah, sehingga jika serat tersebut terhirup oleh tubuh, akan berbahaya bagi paru-paru. Serat silikat mineral yang ada pada asbes dapat menyebabkan dada terasa berat dan sangat nyeri.

Kanker paru-paru

Sama halnya dengan rokok, debu asbes juga merupakan salah satu penyebab terjadinya kanker paru-paru. Seperti yang telah kita ketahui bahwa asbes merupakan mineral berserat yang dapat menghasilkan debu pada kondisi tertentu. Dan apabila terhirup, maka dalam jangka waktu yang panjang debu-debu tersebut akan mengalami pengendapan di bagian paru-paru. Dalam kasus ini, debu akan mengendap di bagian bronchiolus atau dinding saluran pernafasan yang nantinya pada stadium lanjut dapat menyebar ke organ tubuh yang lain.

Mesothelioma

Akibat paparan dengan intensitas tinggi dan dalam jangka waktu yang cukup lama (sekitar 30 hingga 40 tahun), debu asbes bisa bermanifestasi untuk menimbulkan mesothelioma, yaitu sejenis kanker yang menyerang lapisan pelindung yang mengelilingi bagian perut, paru-paru, dada, dan organ internal tubuh lainnya. Selain itu, debu asbes dapat merusak DNA dari mesothelium tersebut, sehingga kondisi tersebut akan mengganggu pertumbuhan sel.

Sari berbagai dampak buruk asbses pada kesehatan kita, maka sebaiknya kita juga memahami cara untuk meminimalisr dampak tersebut. Untuk itu, Anda bisa melakukan beberapa di bawah ini:

• Menyemprotkan air ke lembaran asbes untuk mencegah tanah, debu atau serat beterbangan di udara.
• Menutup asbes dengan lembaran plastik atau terpal untuk menghindari paparan cuaca.
• Mencegah anak untuk bermain di bawah atap rumah yang terbuat dari asbes.
• Mengganti lembaran asbes yang sudah rusak atau berlubang.
• Sebisa mungkin memberikan sekat pembatas batas antara asbes denga ruangan dalam rumah.

Demikian ulasan kami tentang dampak buruk atap asbes untuk kesehatan. Namun kita juga perlu pahami bahwa dampak buruk ini sifatnya jangka panjang. Dan selain material asbes, masih banyak benda-benda di sekitar rumah kita yang juga memiliki resiko memberikan dampak buruk pada jangka panjang yang juga harus kita sadari. (ls)

Leave A Reply

Your email address will not be published.