oleh

Bagaimanakah Cara Membuat Mural pada Dinding Rumah Minimalis?

Mural adalah salah satu cara melukis dengan media dinding. Pada desain interior modern, mural mulai banyak diaplikasikan untuk memberikan nilai seni dibanding hanya sekedar memberikan motif menggunakan wallpaper saja. Nilai artistik pada mural lebih terasa dan kesan kreatif yang timbul juga terasa nyata. Lalu bagaimana cara membuat mural agar menghasilkan karya yang apik dan menawan? Disini Diminimalis akan mengulas untuk Anda tentang cara membuat mural pada dinding rumah minimalis Anda.

cara membuat mural, cara menggambar di tembok kamar, contoh lukisan mural
Contoh lukisan mural yang indah pada sebuah interior rumah – Diminimalis.com

Cara membuat mural pada dinding rumah

Bila beberapa waktu yang lalu mural hanya menghiasi eksterior dari sebuah rumah, kini lukisan dinding tersebut telah banyak diaplikasikan untuk interior. Selain menambah nilai estetika sebuah ruangan, mural juga dapat menciptakan kesan tertentu.

Di bawah ini ada beberapa tahapan yang bisa Anda lakukan untuk membuat mural pada dinding rumah minimalis Anda.

Persiapan lantai dan benda keras untuk lukisan.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah meletakan lembaran kanvas di atas lantai. Tutup seluruhnya, amankan kanvas dengan perekat dan pastikan itu tidak bergerak. Selain itu, singkirkan semua tempat saklar dan selimuti stop kontak listrik, tempelkan pita perekat di atasnya.Tempelkan perekat pada semua perangkat keras yang tidak bisa dihapus.

manfaat lukisan mural, cara membuat lukisan mural, lukisan mural rumah minimalis
mural deco painting sebagai media berekspresi pemilik rumah – diminimalis.com

Bersihkan dinding.

Saat dinding masih dalam keadaan kering, bersihkan dinding dari debu dan puing-puing yang terlepas oleh proses pengampelasan. Kemudian cuci dinding menggunakan air hangat yang sudah dicampuri dengan deterjen. kemudian usaplah dinding menggunakan spon atau handuk yang sudah dicelupkan ke cairan deterjen tersebut. Dinding yang bersih akan lebih mudah untuk dilukis dan akan memberikan hasil akhir yang lebih baik. Kemudian tunggu hingga dinding menjadi kering, atau Anda bisa mempercepat proses pengeringannya dengan mengarahkan kipas angin pada dinding yang baru dibersihkan tersebut.

Gunakan proyektor

Jika Anda ingin menggunakan cara yang aman dan belum berani mengandalkan iamjinasi secara langsung, Anda bisa menggunakan proyektor sebagai alat bantunya.
Cari atau buatlah desain yang ingin digunakan sebagai mural. Cetak gambar tersebut dengan format hitam-putih, agar mudah untuk diproyeksikan. Kemudian pindai salinan tersebut, lalu cetak ini pada sebuah plastik transparan proyektor. Saat sudah mengecek kondisi dinding, atur posisi proyektor pada sebuah meja, posisikan ini berlawanan dengan dinding yang akan menjadi tempat mural.

Matikan lampu, kemudian nyalakan proyektor. Letakan plastik transparasi tadi di tempatnya. Atur ukurannya sesuai dengan keinginan Anda. Ikuti jejak dari pantulan proyeksi dengan pensil. Ini adalah panduan Anda, maka ikuti sampai gambar Anda lengkap, kemudian nyalakan lampu dan Anda bisa balurkan cat diatasnya.

Gambar sketsa

Selanjutnya, Anda bisa memulai menjiplak sketsa gambar yang diproyeksikan ke dinding menggunakan kapur tulis warna. Tujuan penggunaan kapur tulis agar mudah dihapus, bila terjadi kesalahan. Di tahap ini, Anda bisa membuat outline atau sketsa untuk mural Anda. Dengan sebuah pensil di tangan, mulai gambarkan outline dari bentuk dasar di desain Anda. Jika membuat kesalahan pada gambar, bersihkan ini dengan penghapus karet dan perbaiki.

Sebelum mengecat

Salah satu tahapan awal yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggambar langsung di atas dinding. Membiarkan dinding untuk menjadi kanvas Anda dan menerjemahkan kreatifitas Anda. Melukis langsung ini bukan berarti Anda tak memiliki perencanaan, tak ada salahnya untuk riset beberapa ide desain mural sebelumnya agar Anda mendapat inspirasi.

Apabila proses pembuatan outline telah selesai, Anda bisa memulai mewarnainya dengan cat. Saat sudah siap, mulai melukis dengan cat lateks atau akrilik. Pada titik ini Anda bisa bebaskan kreasi dan insting yang muncul.

Mulailah untuk mengecat dari pinggir gambar, dan gunakan kuas kecil untuk mempertebal outline. Lakukan proses pengecatan dengan hati-hati. Proses ini memang memakan waktu lama, karena butuh kehati-hatian ekstra. Setelah mewarnai outline selesai, Anda bisa menyelesaikan pengecatan bagian dalam gambar.

Siap melukis

Buka kaleng cat, dan siapkan cat dalam wadah sesuai porsinya, lalu tambahkan tinner secukupnya. Gambarlah obyek dari sektsa yang sudah Anda buat menggunakan cat dengan kuat kecil. Setelah itu, lanjut dengan memberikan sentuhan warna-warni dari sektsa tersebut. Saat sudah siap, mulai melukis dengan cat lateks atau akrilik. Pada titik ini Anda bisa bebaskan kreasi dan insting yang muncul.

Warnai semua objek secara penuh. Revisi lukisan Anda, lalu perbaiki objek yang kurang seimbang maupun paduan warnanya. Saat menunggu cat kering, usahakan sterilkan ruangan dari anak-anak. Setelah cat kering, rapikan kembali semua barang-barang dan kembalikan lagi ke tempat sempurna.

Demikian ulasan kami tentang cara membuat mural pada dinding rumah minimalis Anda. Semoga dengan membuat sendiri mural di rumah, interior rumah minimalis Anda akan semakin indah dan menawan. (ls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed